Jumat, 16/1/26 | 16:17 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 17/8/25 | 16:52 WIB
Ilustrasi:Meta AI

Suara dari Sajadah Ayah

Oleh: M. Subarkah

Di atas sajadah usang itu,
ayah duduk seperti gunung yang berzikir.
Bahu tegapnya menunduk,
namun dadanya bergemuruh
tak seperti petuah yang biasa ia titip
di sela makan malam atau raut keras wajahnya.

Aku kecil waktu itu,
memandang dari celah pintu
dan tak mengerti mengapa pelipis ayah basah
meski tak ada hujan yang turun di dalam rumah kami.

Tangannya bergetar memintal doa,
lalu larut dalam sujud panjang
seolah menanam seluruh gelisah
ke dalam tanah sajadah yang telah hafal
setiap masalah yang tak pernah dibicarakannya.

BACAJUGA

Puisi-puisi M. Subarkah

Budaya Overthinking dan Krisis Makna di Kalangan Gen Z

Minggu, 16/11/25 | 13:35 WIB
Puisi-puisi M. Subarkah

Ketika Bahasa Daerah Mulai Sunyi, Siapa yang Menjaga?

Minggu, 26/10/25 | 10:29 WIB

Ayah tak pernah mengajariku menangis,
tapi sore itu
aku tahu:
ada air mata yang lebih laki-laki
daripada kemarahan.

 

Sebelum Takbir, Aku Rindu

Oleh:M. Subarkah

waktu bergantung di langit
azan belum diseru,
tapi dadaku lebih dulu gemetar
mengingat suaramu yang dulu memanggilku
untuk berdiri dalam saf-saf sunyi

di antara takbir pertama dan kedua,
ada namamu yang tak sempat kusebut
rindu yang menggigil
di antara lipatan mukena ibu
dan sajadah yang tak lagi wangi.

 

Allah, di Sudut yang Lupa Kuingat

Oleh:M. Subarkah

Aku mencari-Mu di sajadah orang-orang
di ceramah-ceramah bertabur jargon
di rak buku tebal yang mengatasnamakan-Mu
dengan sampul berlapis emas dan penulis asing.

Tapi malam itu,
aku menemui-Mu bukan di masjid
bukan di khutbah, bukan di halaqah
melainkan di cermin kecil kamar mandi,
saat mataku basah
dan dadaku tak sanggup menampung
rasa sesak dari dosa yang terlalu banyak.

Aku bicara pada-Mu tanpa bahasa Arab,
tanpa tartil, tanpa hafalan.
Hanya dengan lirih yang patah-patah:
“Ya Allah… jika Kau masih dengar…”
Dan ternyata,
Kau mendengarku lebih dekat dari urat leher
yang sering kupalingkan dari arah-Mu.

 

Hijrah di Dada

Oleh:M. Subarkah

Bukan langkah yang berpindah,
tapi hati yang pulang

Aku telah pergi ke banyak tempat
meninggalkan dosa seperti jejak
tapi baru hari ini,
aku merasa benar-benar berjalan
menuju sepi yang penuh cahaya

 

Biodata Penulis:

M. Subarkah, lahir di Bengkalis, Agustus 2002. Ia merupakan alumni Prodi Sastra Indonesia angkatan 2020 dan pernah aktif di berbagai kegiatan seni dan kepenulisan di Universitas Andalas.

Tags: #M. Subarkah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Langkuik, Hidden Gem di Tengah Hutan Tanah Galugua

Berita Sesudah

Tuah Rumah

Berita Terkait

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 02/11/25 | 18:34 WIB

Sumber: Meta AI Penjara Air Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Air pernah jadi kebebasan Sirip pernah menari tanpa batas Lalu datang...

Berita Sesudah
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tuah Rumah

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Tegaskan Gerakan Pramuka Pembentuk Generasi Muda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PDAM Kota Padang Putuskan Sambungan Air Tanpa Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024