Selasa, 18/8/26 | 14:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Karhutla di Sumbar Meluas, Lebih 500 Hektar Wilayah Terdampak

Jumat, 25/7/25 | 16:57 WIB
Karhutla di Harau Limapuluh Kota. (SCIENTIA/Istimewa)

Padang, SCIENTIA – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Barat (Sumbar) semakin meluas hingga mengkhawatirkan. Setidaknya, hingga saat ini sudah tercatat delapan kabupaten dan kota yang terdampak Karhutla sepanjang musim kemarau, dengan luas terdampak lebih 500 hektar.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy saat meninjau langsung persiapan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, dalam rangka penanganan Karhutla.

“Tapi yang paling parah memang dua kabupaten, yakni Solok dan Limapuluh Kota, yang sudah ditetapkan Tanggap Darurat Karhutla. Sementara kita di provinsi sudah menyiapkan Surat Keputusan Siaga Darurat. Tapi mudah-mudahan dengan OMC ini Karhutla bisa diatasi,” terangnya pada Jumat, (25/7).

Menurut Rudy, peristiwa Karhutla ini mayoritas akibat adanya pembukaan lahan atau perkebunan baru oleh masyarakat setempat dengan cara membakar. Dengan kondisi cuaca yang sangat kering, pembakaran yang dilakukan memicu terjadinya Karhutla yang lebih luas.

BACAJUGA

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB
Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada pelaku yang melakukan pembakaran yang diproses atau diamankan. “Karena ranahnya kita dan yang kita lakukan lebih fokus untuk mengatasi api di lokasi agar tidak meluas,” ujar Rudy.

Selain itu, Kalaksa BPBD Sumbar ini juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Apalagi di musim kemarau ini percikan api sekecil apapun bisa berdampak besar.

“Karhutla ini bukan berdampak bagi pemilik lahan, tapi juga bisa merugikan orang lain dan masyarakat sekitarnya. Jadi mari sama-sama kita waspadai, jangan sampai membuka lahan dengan cara membakar,” imbaunya.

Kepala BMKG Stasiun BIM, Desindra Deddy Kurniawan mengungkapkan, beberapa daerah di Sumbar sudah berlangsung musim kering 60 hari lebih, dan tidak ada curah hujan sejak awal Mei lalu. Ia memprediksi, kondisi ini akan berlangsung hingga September mendatang.

“Puncak musim kering pada Juli ini, bahkan sudah mendekati ekstrem, makanya tak heran banyak terjadi Karhutla dan titik-titik api, karena kondisinya sudah benar-benar kering, contohnya di Limapuluh Kota dan Solok,” ujarnya. (hyu)

Tags: BPBD SumbarKarhutla Limapuluh KotaKarhutla SolokKarhutla SumbarOperasi Modifikasi Cuaca
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemkab dan UNP Luncurkan Program RPL untuk Wali Nagari di Pesisir Selatan

Berita Sesudah

Semai Tiga Ton Garam, Daerah Karhutla Sumbar Mulai Diguyur Hujan

Berita Terkait

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB

PESISIR-Upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah...

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Psisir Selatan - Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Bakri Bakar, SH, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan...

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Jumat, 31/7/26 | 19:04 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan sebanyak 120.000 benih ikan, serta...

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 27/7/26 | 19:43 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Dharmasraya melaksanakan penggeledahan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya pada...

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan pungutan karcis retribusi pelayanan parkir oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dharmasraya...

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Minggu, 07/6/26 | 09:42 WIB

BUKITTINGGI — Peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang tidak hanya menjadi perayaan sejarah bagi masyarakat Bukittinggi, tetapi juga momentum strategis...

Berita Sesudah
Semai Tiga Ton Garam, Daerah Karhutla Sumbar Mulai Diguyur Hujan

Semai Tiga Ton Garam, Daerah Karhutla Sumbar Mulai Diguyur Hujan

POPULER

  • Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batagak Gala Mudo dalam Adat Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyusuri Makna Frasa Negasi “Tidak Tahu-Menahu”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026