Minggu, 30/8/26 | 19:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Yusri Latif Soroti SPMB Padang: Sistem Domisili Dinilai Diskriminatif, Situs Pendaftaran pun Dikeluhkan

Minggu, 29/6/25 | 16:13 WIB
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. (foto : ist]
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. (foto : ist]

Padang, Scientia – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang kembali menuai sorotan. Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Yusri Latif, secara tegas menyayangkan berbagai persoalan dalam pelaksanaan SPMB, terutama terkait sistem zonasi berbasis domisili yang dianggap tidak relevan dengan kondisi geografis sebagian besar calon siswa.

Menurut Latif, kebijakan penerimaan siswa berdasarkan domisili yang diterapkan saat ini justru merugikan siswa-siswa berprestasi yang tinggal jauh dari sekolah negeri. Ia menyebut bahwa sistem ini tidak berpihak kepada kualitas dan hanya mengandalkan jarak tempat tinggal tanpa mempertimbangkan aksesibilitas dan potensi akademik siswa.

“Jika memang domisili dijadikan acuan, mestinya harus melalui pengkajian yang jelas. Kan tidak semua daerah memiliki sekolah negeri. Ini sama saja dinas pendidikan tidak paham tentang penerapan sistem domisili itu,” ujar Yusri kepada Scientia, Minggu (29/06/2025).

Ketua Fraksi PKB Ummat itu juga menambahkan, kendati petunjuk teknis pelaksanaan SPMB sudah tersedia, pelaksanaannya tidak seharusnya kaku. Menurutnya, kebijakan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan kenyataan sosial dan geografis Kota Padang yang memiliki banyak wilayah pinggiran dan minim fasilitas pendidikan negeri.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Situs Pendaftaran Menambah Beban

Tak hanya soal zonasi, Yusri juga menyoroti buruknya akses pada situs pendaftaran online. Sistem yang seharusnya mempermudah justru dinilai menyulitkan masyarakat karena sering error, lambat diakses, dan prosedur yang terlalu panjang.

“Semestinya, pendaftaran secara online itu memberikan kemudahan, bukan malah menambah beban,” tegasnya.

Minta Masyarakat Aktif Melapor

Melihat banyaknya keluhan, Yusri Latif mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejanggalan dalam proses pendaftaran. Ia menyatakan, DPRD siap menerima aduan untuk kemudian disampaikan secara resmi kepada Dinas Pendidikan Kota Padang.

“Kalau ada ketimpangan, jangan diam. Laporkan. Supaya bisa kita kawal dan tindaklanjuti secara serius,” katanya.

Perlu Evaluasi Total dan Jalur Khusus Prestasi

Latif mengusulkan agar Pemko Padang bersama Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem SPMB, terutama dalam aspek domisili dan mekanisme online. Ia juga menekankan pentingnya membuka jalur khusus bagi siswa berprestasi, tanpa terkendala wilayah tempat tinggal.

“Anak-anak pintar, yang punya nilai tinggi dan prestasi, harusnya diberi ruang untuk berkembang. Jangan sampai mereka dikorbankan hanya karena tempat tinggal mereka jauh dari sekolah favorit,” pungkasnya.

Dengan suara kritisnya, Latif berharap agar sistem pendidikan di Kota Padang benar-benar berpihak pada kepentingan siswa dan keadilan akses pendidikan, bukan sekadar mengikuti aturan administratif tanpa melihat realita di lapangan. (yrp)

Tags: Ketua Fraksi PKB UmmatPKBSPMBYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Khairunnas Calon Tunggal, Musda Golkar Sumbar Dipastikan Berlangsung Aklamasi

Berita Sesudah

Ketua DPRD Sumbar Dukung Seleksi KPID Profesional dan Transparan

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Ketua DPRD Sumbar Dukung Seleksi KPID Profesional dan Transparan

Ketua DPRD Sumbar Dukung Seleksi KPID Profesional dan Transparan

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026