Sabtu, 17/1/26 | 01:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Fenomena Joget dan Pamer Kecantikan di TikTok, Pakar Ungkap Dampak Psikologisnya

Kamis, 22/5/25 | 22:51 WIB

Foto wanita sedang joget. [foto : net]
Foto wanita sedang joget. [foto : net]
Padang, Scientia – Fenomena berjoget-joget dan mengumbar kecantikan di media sosial TikTok kini semakin marak, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Aktivitas ini memang sering dianggap sebagai bentuk hiburan dan ekspresi diri, namun para pakar psikologi mengingatkan bahwa kebiasaan ini juga bisa berkaitan dengan sejumlah gangguan psikologis jika dilakukan secara berlebihan.

Peneliti dari Universitas Milano, Casale dan Banchi, dalam jurnal Computers in Human Behavior menyebutkan bahwa perilaku sering memamerkan diri di media sosial erat kaitannya dengan sifat narsistik.

“Media sosial memberi peluang bagi individu narsistik untuk mencari validasi dan pujian secara instan melalui like dan komentar,” ungkap Casale dalam penelitiannya.

Selain kecenderungan narsistik, fenomena ini juga dinilai berisiko menimbulkan masalah pada citra tubuh atau bahkan memicu Body Dysmorphic Disorder (BDD), yaitu gangguan mental yang membuat seseorang terlalu terobsesi pada kekurangan fisik yang sebenarnya kecil atau bahkan tidak nyata. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Adolescent Health oleh Fardouly dan timnya menyebutkan, intensitas penggunaan media sosial berbasis penampilan fisik berhubungan erat dengan penurunan kepuasan diri dan meningkatnya gejala BDD serta depresi.

BACAJUGA

No Content Available

Fenomena lain yang tak kalah mengkhawatirkan adalah munculnya Fear of Missing Out (FOMO) dan kecenderungan melakukan perbandingan sosial. Psikolog Leon Festinger dalam teorinya menjelaskan, kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial dapat menimbulkan kecemasan dan stres, terutama jika seseorang merasa dirinya kalah menarik atau kurang populer.

Tak hanya itu, penelitian yang dimuat dalam Addictive Behaviors Reports menunjukkan bahwa motivasi mencari validasi melalui media sosial seperti TikTok dapat mendorong munculnya kecanduan, kecemasan, hingga depresi. Aktivitas mengumbar kecantikan dan berjoget di depan kamera, jika dilakukan untuk mendapatkan perhatian atau pengakuan, berpotensi memicu masalah psikologis jangka panjang.

Meski tidak semua pengguna media sosial mengalami gangguan tersebut, pakar mengimbau agar masyarakat, khususnya remaja, lebih bijak dalam menggunakan TikTok dan tidak menjadikan validasi dari dunia maya sebagai tolok ukur harga diri. (Rai)

 

Tags: Jogetpsikologitiktok
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tim Rajawali Satresnarkoba Polresta Padang Tangkap Pria Diduga Edarkan Sabu di Lolong Belanti

Berita Sesudah

Luar Biasa! Pasaman Barat Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Minggu, 21/12/25 | 08:01 WIB

Dekan, Wakil Dekan, Manajer serta tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Fakultas Ilmu Budaya...

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Jumat, 19/12/25 | 07:58 WIB

Padang, Scientia— Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand), Alfitri, resmi menamatkan studi doktoralnya (S3) di...

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Rabu, 17/12/25 | 20:50 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar saat melepas mahasiswa UNP KKN Tanggap Darurat Bencana, Rabu (17/12). (SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA -...

Sekolah Rakyat Kota Padang Bentuk Kolaborasi Perguruan Tinggi Dukung Program Prioritas Presiden

Sekolah Rakyat Kota Padang Bentuk Kolaborasi Perguruan Tinggi Dukung Program Prioritas Presiden

Rabu, 17/12/25 | 20:41 WIB

Padang, SCEINTIA - Perguruan Tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Terlebih lagi, ini merupakan program prioritas...

Angkat Tema “Negeri dan Ironi”, Festival Sastra Marah Rusli 2025 Soroti Realitas Sosial Indonesia

Angkat Tema “Negeri dan Ironi”, Festival Sastra Marah Rusli 2025 Soroti Realitas Sosial Indonesia

Selasa, 16/12/25 | 22:39 WIB

Padang, Scientia.id - Komitmen menjaga kesinambungan tradisi sastra di Sumatera Barat kembali diwujudkan melalui Festival Sastra Marah Rusli 2025. Kegiatan...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah
Luar Biasa! Pasaman Barat Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut

Luar Biasa! Pasaman Barat Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024