Minggu, 04/10/26 | 00:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mediasi Kompensasi Lahan PT BRM dan Masyarakat Ampek Koto Dibawuah Belum Temui Titik Terang

Selasa, 15/4/25 | 22:45 WIB

Dharmasraya, Scientia.Id – Upaya mencari solusi terkait permasalahan kompensasi lahan antara masyarakat Nagari Ampek Koto Dibawuah dengan PT. Bukit Raya Medusa (BRM) terus berlanjut. Pemangku adat Nagari Ampek Koto Dibawuah menggelar rapat mediasi dengan pihak PT. BRM di Kantor Wali Nagari setempat pada Selasa (15/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Penguasa Ulayat Nagari Ampek Koto Dibawuah, Sahlil Datuak Bagindo Rajo Lelo, menegaskan bahwa pihaknya hanya menuntut PT BRM untuk memenuhi kesepakatan yang telah dibuat pada tahun 2001 dan adendum tahun 2006.

“Yang mana, kesepakatan di tahun 2006 itu adalah merupakan adendum kesepakatan di tahun 2001, dan keduanya disitu dikatakan, PT BRM akan menyediakan 1.000 Hektar kebun sawit yang berada dalam wilayah konsesi, sama sekali tidak berubah,” ungkapnya.

BACAJUGA

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Sabtu, 03/10/26 | 18:06 WIB
Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Sabtu, 03/10/26 | 14:23 WIB

Sahlil menjelaskan perbedaan kedua kesepakatan tersebut terletak pada pengelolaan. Kesepakatan tahun 2001 menyebutkan PT BRM bertanggung jawab menanam dan memelihara kebun sawit hingga berbuah sebelum diserahkan kepada masyarakat. Sementara adendum tahun 2006 mengatur bahwa masyarakat yang mengelola kebun, dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh PT BRM.

Ia mengakui masyarakat Nagari Ampek Koto Dibawuah telah menerima biaya pembuatan kebun sawit sebesar 6,5 Miliar beserta 21 unit alat berat. Namun, Sahlil mempertanyakan kejelasan lokasi lahan yang akan ditanami.

“Namun, sekarang tentu yang jadi pertanyaan, dimana letak lahan yang akan kami tanami tersebut? Dan itu, selambat-lambatnya harus sudah ada jawaban dari pihak PT BRM pada hari Jum’at tanggal 18 April 2025 besok,” tegasnya.

Sahlil juga menyebutkan bahwa dari 1000 Hektar yang dijanjikan, PT BRM baru memenuhi 450 Hektar.

“Tapi itu kan belum sesuai, masih ada 550 Hektar lagi yang belum terpenuhi, sebab dalam perjanjian telah disepakati PT BRM akan menyediakan Kebun Sawit untuk masyarakat sebanyak 1.000 Hektar,” sebutnya.

Menanggapi hal tersebut, Humas PT BRM, Angga Saputra, menyatakan bahwa pihaknya merasa perjanjian terkait hak masyarakat Nagari Ampek Koto Dibawuah sudah diselesaikan dengan menyerahkan lahan dan biaya sesuai kesepakatan.

Mengenai jumlah lahan yang dijanjikan, Angga mengaku belum ada kesepakatan pasti mengenai luas lahan yang akan diberikan kepada masyarakat. Terkait kekurangan 550 Hektar yang disebutkan pemangku adat, Angga menyatakan belum dapat memberikan jawaban karena bukan wewenang bagian humas.

Baca Juga: PT. BRM Serahkan Biaya dan Alat Berat, Tapi Bungkam Soal Sisa Lahan Kompensasi

Rapat mediasi ini turut dihadiri oleh perwakilan DPRD Kabupaten Dharmasraya, Kapolsek Pulau Punjung, Danramil Pulau Punjung, Camat Sembilan Koto, serta Walinagari Ampek Koto Dibawuah. Namun, belum ada titik temu yang jelas dalam pertemuan tersebut. (tnl)

Tags: DharmasrayaLahanPT BRM
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Sumbar Tetapkan Ranwal RPJMD 2025-2029

Berita Sesudah

HMI Dharmasraya Gelar Halalbihalal Eratkan Silaturahmi di Bulan Syawal

Berita Terkait

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Sabtu, 03/10/26 | 18:06 WIB

  Dharmasraya, Scientia.id — Sungai Batang Siat di wilayah Jorong Rumah Padang, Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya,...

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Sabtu, 03/10/26 | 14:23 WIB

Padang, Scientia.id — Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2026 Saraso Fest resmi ditutup pada Jumat (2/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak...

Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai Bertahan di Tengah Arus Musik Modern

Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai Bertahan di Tengah Arus Musik Modern

Kamis, 01/10/26 | 23:45 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah perkembangan musik digital dan semakin beragamnya bentuk pertunjukan modern, Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai masih...

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) [foto: ist]

Donizar Apresiasi Penampian Kesenian Musik Gondang Boroguang, Warisan Adat Lubuak Gadang yang Terus Dijaga

Rabu, 30/9/26 | 18:46 WIB

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) Padang, Scientia — Denting alat musik...

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Rabu, 30/9/26 | 13:48 WIB

Arosuka, Scientia.id — Di tengah suasana pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, kepedulian terhadap warga terdampak terus mengalir. Salah satunya datang...

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Rabu, 30/9/26 | 09:22 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya pada Selasa (29/9/2026), setelah beberapa hari belakangan sempat...

Berita Sesudah
HMI Dharmasraya Gelar Halalbihalal Eratkan Silaturahmi di Bulan Syawal

HMI Dharmasraya Gelar Halalbihalal Eratkan Silaturahmi di Bulan Syawal

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026