Senin, 09/3/26 | 12:39 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Cerita dari Salah Sambung

Minggu, 08/12/24 | 16:14 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Masa sekolah menengah atas adalah panggung utama bagi keisengan remaja yang penuh warna. Salah satunya menjadikan ponsel sebagai alat eksplorasi sosial yang tak terduga. Bayangkan, memiliki ponsel pertama saat itu rasanya seperti menggenggam dunia dalam satu genggaman. Tapi alih-alih digunakan untuk hal-hal yang bermakna, saya dan banyak teman lain lebih memilih jalan nyeleneh: mengacak-acak nomor telepon sembarangan lalu menekan tombol panggil.

Jika beruntung, suara ramah di seberang akan menyapa penuh tanya, “Siapa ini, ya?”. Tapi kalau sial, sambungan langsung diputus dengan dengusan kesal. Anehnya, justru di antara tawa-tawa kecil dan ketegangan itu, ada sensasi seru yang sulit dijelaskan, seperti menggulung dadu untuk permainan tak terduga.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Keisengan itu sebenarnya lebih dari sekadar mencari hiburan. Salah sambung, anehnya, sering membawa kejutan. Ada yang tiba-tiba menjadi teman berbincang hangat, bahkan berlanjut menjadi sahabat virtual yang tak pernah saya temui di dunia nyata. Pernah juga, salah sambung ini justru menyeret saya ke situasi canggung. Namun, bukankah hal-hal tak terduga seperti ini yang membuat masa remaja terasa begitu hidup dan penuh warna?

Dunia salah sambung sebenarnya adalah miniatur dari kehidupan itu sendiri: penuh ketidakpastian, mengundang tawa, kadang memalukan, tapi selalu menawarkan pelajaran kecil. Ini adalah sebuah cerita tentang bagaimana kesalahan kecil bisa menjadi pintu menuju pertemanan, kebetulan aneh, atau sekadar kenangan lucu yang terus dikenang.

Pernah suatu kali, nomor yang saya hubungi diangkat oleh suara bapak-bapak yang terdengar tegas. Tanpa basa-basi, dia langsung berkata, “Halo, ini bagian penagihan kredit.” Seketika, saya merasa seperti tokoh sinetron yang sedang dikejar-kejar rentenir. Jantung saya berdegup kencang, dan tanpa berpikir panjang, saya langsung minta maaf dengan nada gugup, “Maaf, Pak, salah sambung!” Meski percakapan itu hanya berlangsung beberapa detik, sensasi canggungnya masih teringat jelas hingga sekarang.

Hari-hari keisengan seperti itu kini terasa seperti cerita dari masa lalu. Di era teknologi canggih sekarang, ponsel dengan layar kecil dan tombol yang sering salah tekan sudah tergantikan oleh perangkat pintar. Salah sambung pun semakin jarang terjadi, nomor tak dikenal biasanya langsung diabaikan atau ditolak. Namun, salah sambung sebenarnya adalah pengingat sederhana bahwa kekacauan kecil bisa membuka pintu menuju cerita besar, cerita yang menghadirkan senyum di tengah rutinitas.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Balai Kota Lama Jadi Museum Destinasi Sejarah di Kota Padang

Berita Sesudah

DPD PWPS Periode 2024-2029 Dilantik, Fokus pada Program Kerja Konstruktif

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Berita Sesudah
DPD PWPS Periode 2024-2029 Dilantik, Fokus pada Program Kerja Konstruktif

DPD PWPS Periode 2024-2029 Dilantik, Fokus pada Program Kerja Konstruktif

POPULER

  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKDP Sumbar Perkuat Silaturahmi Perantau Pariaman Lewat Buka Puasa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPASN Perkuat Pemecatan ASN Dharmasraya Anike Maulana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Dharmasraya Bagi-bagi 200 Paket Takjil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024