Selasa, 10/3/26 | 04:42 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Seperti Lari Pagi: Sulit Sekali

Minggu, 01/12/24 | 17:52 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Rencana lari pagi itu memang terdengar sederhana, tapi kenyataannya seperti misi sulit yang penuh tantangan. Biasanya niat mulia ini dirancang matang, mulai dari janji manis di grup WhatsApp, hingga rapat kecil-kecilan sambil ngopi-ngopi santai. Bahkan, terkadang agenda ini terasa begitu serius sampai ada yang menawarkan konsep rute dan kostum seragam. Tentu saja, dengan waktu yang kami jadwalkan di akhir pekan.

Namun, hasil akhirnya? Seperti sinetron dengan plot yang sudah bisa ditebak. Rencana tinggal rencana, semangat kami menguap entah ke mana. Begitu alarm berbunyi, yang terbangun lebih dulu justru rasa malas, sementara semangat lari pagi entah bersembunyi di sudut mana. Kasur dengan segala kehangatannya selalu jadi juara, membuat kaki tak pernah menyentuh sepatu olahraga.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Padahal, grup WhatsApp penuh dengan stiker motivasi, meme lucu, dan janji manis, “Besok kita gas, ya!”. Tapi yang bergerak hanya jemari yang sibuk membalas pesan, sedangkan kaki malah tak kunjung berlari. Akhirnya, alur ceritanya selalu sama, pagi berlalu, grup sunyi, dan para “pelari” hanya bisa menatap sepatu yang tetap bersih. Begitu indahnya rencana lari pagi yang berakhir di angan.

Berbagai informasi dari media daring menyatakan bahwa lari adalah olahraga yang paling mudah dan murah. Tapi, bagi saya mudah itu relatif, terutama kalau rasa malas sudah menempel seperti perekat. Setiap akhir pekan, saya sering berniat melakukan lari pagi, asalkan berhasil menaklukkan godaan kasur yang memanggil-manggil.

Terkadang, alam semesta sepertinya sangat memahami keinginan terdalam kami. Saat semua sudah siap, sepatu sudah diikat, dan grup WhatsApp penuh pesan optimis, tiba-tiba langit mendung dan hujan turun. Bukannya kecewa, dari lubuk hati paling dalam kami justru merasa lega luar biasa. Ada yang pura-pura kecewa, “Aduh, sayang banget ya, padahal semangat banget nih!”, padahal dalam hati sudah bersorak, “Yes, balik ke kasur!”.

Hujan menjadi alasan sempurna untuk menunda lari pagi tanpa merasa bersalah. Tentu saja dengan alasan tidak mau basah kuyup di tengah jalan, pun juga tidak sehat. Bahkan ada yang tiba-tiba jadi puitis, mengunggah status, “Hujan adalah cara langit memberi kita waktu untuk istirahat.” Intinya, rencana tetap mulia, hanya saja semesta punya cara lucu untuk memastikan kami tetap bersatu dalam grup, bukan di jalan.

Pada akhirnya, rencana lari pagi kami memang tak pernah terlaksana, tapi siapa yang peduli? Terkadang yang kami butuhkan itu sebenarnya bukan lari pagi, tapi sedikit istirahat dan tawa. Setelah semua alasan yang tercipta, sepatu kami tetap bersih dan grup WhatsApp tetap penuh dengan semangat semu. Tidak masalah, esok masih ada kesempatan untuk mencoba. Mungkin besok, atau mungkin minggu depan, atau mungkin nanti, saat kasur tak lagi begitu menggoda.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemprov Sumbar Luncurkan Klik Gema untuk Pembinaan Generasi Muda Berkarakter

Berita Sesudah

Masyarakat Diajak Rangkul Orang dengan HIV/AIDS

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Berita Sesudah
Masyarakat Diajak Rangkul Orang dengan HIV/AIDS

Masyarakat Diajak Rangkul Orang dengan HIV/AIDS

POPULER

  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKDP Sumbar Perkuat Silaturahmi Perantau Pariaman Lewat Buka Puasa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPASN Perkuat Pemecatan ASN Dharmasraya Anike Maulana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Teks, Ko-teks, dan Konteks dalam Wacana Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024