Minggu, 19/4/26 | 01:32 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Minggu, 03/11/24 | 17:25 WIB

Rindu yang Tak Kunjung Usai

Oleh: Yogi Resya Pratama

Rindu yang terbentang jauh dan terlelap
Menyeru malam tinggalkan ingatan
Ia kabulkan pinta yang tak sempat hinggap
Rahasiakan ucapan dalam pekik seruan

Dirinya bersembunyi di hulu musim
Merangkak tapaki tepian angan
Berharap temukan kesaksian malam
Meski waktu tak henti menyapa diam-diam

Aku tetap di sini
Menunggu waktu habiskan tipuan janji
Hingga pada saatnya nanti
Jari-jari ini telah usai menampar diri

BACAJUGA

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB
Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Namun, di buku-buku jari ini rinduku tak kian purna
Terpaut hangatkan angan dalam selimut penantian
Ia bawakan nada-nada renungan
Dalam serak-serak suara

Rindu ini tak kunjung usai
Hanya berlabuh di balik senyum

Pariaman, Oktober 2024

 

Terima kasih kepada Ingin yang Tak Sudah

Oleh: Yogi Resya Pratama

Selamat tinggal kepada ingin yang tak sudah-sudah
Kurapikan kembali langkah-langkah tak bertemu itu
Jalan pun telah kubersihkan lagi
Agar pintamu terus abadi

Tinggal tidaklah harus menetap
Yang penting di sana kau tak terusik
Tenang penglihatan takkan bias menatap
Seperti sunyinya aku di pikiranmu

Hari-hari telah cukup puas menemani
Suara-suara hati pun juga rindang tatingkan hiburan
Kau tak perlu siasati jalan untuk berlari
Sebab pergi adalah jalan utama pengharapan

Jangan pula kau takut jika nanti sendiri
Sebab napasku tak lekang temanimu
Karena kau sangat ramai di pikiranku
Dan takku biarkan lapuk dihina cemburu

Terima kasih kepada ingin yang tak mau sudah
Tetap setia temaniku melalui sunyi.

Pariaman, Oktober 2024

 

Luka yang Lupa Kau Ikat

Oleh: Yogi Resya Pratama

Rintik-rintik hujan tertawa pada air yang menggenang
Entah mengapa ia temani tanah yang terbiasa kering
Sedangkan, dirinya menggigil kedinginan
Sungguh payah, matamu kalimpanan

Sampai kapan kau harapkan duka itu sembuh
Setiap kali kau hapus ia tetap mengering
Karena tintanya darah yang tak henti mengalir
Selalu banjiri rongga kepala

Jauh sudah tatapanmu menancap
Hingga tak peduli kemana tujuannya
Kau pikir kau akan baik-baik saja
Ternyata kau gagap selamanya

Juga tak terasa telah purna dirimu
Dalam bait-bait yang pernah kau tulis
Sekarang hanya tinggal sisa baktimu
Menyusuri rimba yang tak bisa kau lukis

Kini, hari-harimu sudah lewat
Tertunduk luka yang lupa kau ikat

Pariaman, Oktober 2024

Biodata Penulis:

Yogi Resya Pratama lahir di Kota Pariaman. Kegiatan sehari-hari sebagai jurnalis dan pengurus KNPI Kota Pariaman. Alumni SMA Negeri 3 Pariaman dan alumni Program Studi Jurusan Bimbingan dan Konseling, IAIN Batusangkar senang menulis puisi.

 

Tags: #Yogi Resya Pratama
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Digitalisasi dan Kata Serapan dari Bahasa Korea

Berita Sesudah

Tular Nalar Latih Generasi Muda Melek Teknologi dan Politik

Berita Terkait

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB

Gambar: GeminiAI Sebuah Petang di 5 Maret Pada sebuah petang di 5 Maret Aku membaca hatimu dalam kisah Yang kau...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Gambar: Meta AI Ketenangan Apa yang Kau Cari Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Ketenangan apa yang kau cari Ketenangan dunia yang...

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Berita Sesudah
Tular Nalar Latih Generasi Muda Melek Teknologi dan Politik

Tular Nalar Latih Generasi Muda Melek Teknologi dan Politik

POPULER

  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026