Senin, 23/2/26 | 11:27 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Azzatun Naziratul Jannah

Minggu, 20/10/24 | 11:49 WIB

Senja di Ujung Pandang

Di ujung pandang, senja melukis angkasa
Menyulap langit dengan warna emas
Angin berbisik lembut, membawa kenangan masa lalu
Di bawah pohon tua, aku merenung, dengan penuh rasa

Burung-burung kembali, dan terbang pulang ke sarangnya
Menari di langit, bebas seperti tanpa beban
Alam berbisik cerita, tentang waktu yang cepat berlalu
Mengajarkan hati ini, tentang arti sebuah perjalanan

Setiap cahaya yang mulai memudar, dan setiap bayangan yang telah hilang
Adalah tanda waktu yang tak pernah bisa diulang kembali
Namun, di setiap akhir pasti melalui dari awal yang menjelang
Seperti malam yang datang, membawa mimpi dan harapan yang besar

Senja di ujung pandang, adalah jeda yang menyejukkan hati
Sejenak berhenti, menikmati segala yang terhampar dilautan pikiran
Sebab hidup adalah tentang merasakan dan mengenang masa lalu
Setiap detik yang berlalu, adalah anugerah yang takkan terulang kembali

BACAJUGA

Puisi-puisi Azzatun Naziratul Jannah

Puisi-puisi Azzatun Naziratul Jannah

Minggu, 27/10/24 | 07:29 WIB

 

Senandung Malam di Tengah Kota

Di tengah sunyinya malam kota yang berisik
Ada lampu-lampu jalan yang merangkai mimpi
Asa yang terjaga di sela hiruk-pikuk
Menjunjung harapan di langit gelap

Hati manusia bagaikan pelita
Terang di tengah kegelapan
Menelusuri langkah di lorong-lorong sepi
Menggapai bintang yang tak pernah mati

Rindu terselip di sudut-sudut gedung
Mengiringi langkah kecilnya
Di bawah cahaya rembulan yang terang
Ada kehidupan yang tak pernah ada kata lelah

Kota ini merupakan saksi bisu perjalanan
Setiap detik menjadikan kisah terukir di dalamnya
Antara sebuah harapan dan kenyataan
Di sinilah mimpi dan realita kehidupan tercampur

 

Matahari di Hari Hujan

Di balik langkah yang tak begitu cepat
Ada cerita yang tak bisa diceritakan
Orang tua merupakan pilar yang tak pernah redup
Dalam setiap hela napasnya ada kehidupan

Mereka bukan sekadar wajah yang berkerut dan berkeriput
Tapi, ini merupakan kisah panjang yang telah mereka lalui
Di setiap garis di wajah mereka
Terukir pengorbanan dan cinta yang tulus

Mereka adalah matahari di hari hujan
Pelabuhan yang aman di lautan badai
Dalam pelukan mereka ada ketenangan dan kehangatan
Dalam senyuman mereka ada kebahagiaan

Dengan sabar mereka mengajar
Dengan lembut mereka menyayangi
Mereka adalah pahlawan bagi anak-anaknya
Tak terhingga seperti samudra yang tak terbatas

Ketika senja menjelang dan cahaya mulai redup
Mereka tetap menjadi menara yang kokoh
Mereka ialah orang tua yang cintanya takkan tergantikan
Di hatiku mereka akan tetap abadi selamanya

 

Biodata Penulis:
Azzatun Naziratul Jannah lahir di Alahan Mati pada 24 Desember 2003. Ia berasal dari Kabupaten Pasaman dan anak tunggal. Ia menyelesaikan pendidikan formalnya di TK Islam Bakti 30 Simpati selesai pada tahun 2010, SDN 08 Bukit Malintang selesai pada tahun 2015, SMPN 2 Simpati pada tahun 2018, dan SMAN 1 Bonjol selesai pada tahun 2022. Pada tahun 2022, ia terdaftar sebagai mahasiswi di Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru berjalur SIMA-UTBK. Motto hidup: hiduplah untuk mati, hiduplah untuk orang banyak, dan berikan ilmu yang bermanfaat untuk sesama walaupun hanya sekecil biji sawi.

Tags: #Azzatun Naziratul Jannah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dua Prajurit TNI Terluka Ditembak Israel Kembali Bertugas di UNIFIL

Berita Sesudah

Resmi Dilantik, ini Sumpah dan Janji Prabowo – Gibran

Berita Terkait

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Berita Sesudah
Resmi Dilantik, ini Sumpah dan Janji Prabowo – Gibran

Resmi Dilantik, ini Sumpah dan Janji Prabowo - Gibran

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abreviasi pada Perjanjian Kinerja Damkar Kabupaten Bengkalis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memaknai Ulang Arti Kata Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasangan Kata “Bukan” dan “Tidak” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024