Sabtu, 17/10/26 | 16:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Calon Kepala Daerah Harus Perhatikan Sektor Peternakan dan Pertanian

Selasa, 03/9/24 | 15:02 WIB

Padang, Scientia – Pengamat peternakan dan petanian Universitas Andalas, Riza Andesca Putra mengingatkan calon kepala daerah untuk serius dalam mengembangkan dan membangun pertanian dan peternakan di Sumatera Barat. Sebab, kedua sektor tersebut memberi kontibusi dalam menyerap lapangan pekerjaan yang signifikan. Hal itu terlihat ditahun 2023 yang mencapai angka 33 persen dari serapan tenaga kerja yang ada di Ranah ini.

“Namun yang lebih penting lagi bagaimana daerah mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman krisis pangan. Karena ancaman itu selalu mengintai setiap saat. Apalagi secara geopolitik kondisi negara – negara di belahan dunia sedang tidak baik – baik saja,” ujar Andes.

Menurut Andes, ancaman krisis pangan yang sedang merebak dewasa ini, bisa diantisipasi dengan mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Sebab, pengembangan sektor pertanian dan peternakan adalah untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang merupakan salah satu komponen kedaulatan bangsa.

“Kondisi hari ini, kita sudah sangat banyak impor komoditi pertanian dan peternakan dari negara luar. Sehingga menjadi urgen untuk mengembangkan sektor pertanian dan peternakan khususnya di Sumbar,” kata Andes.

BACAJUGA

Kabut Regulasi: UU ITE Berubah, Tetapi Apakah Publik Benar-Benar Memahaminya?

Kabut Regulasi: UU ITE Berubah, Tetapi Apakah Publik Benar-Benar Memahaminya?

Selasa, 13/10/26 | 18:50 WIB
Regulasi Saja Tidak Cukup: Menangkal Gangguan Informasi di Ruang Digital

Regulasi Saja Tidak Cukup: Menangkal Gangguan Informasi di Ruang Digital

Senin, 12/10/26 | 14:55 WIB

Di samping itu, sebut Andes, sektor pertanian dan peternakan sudah menjadi mata pencarian masyarakat di Sumbar sejak dulu kala atau semenjak zaman nenek moyang, sehingga sudah menyatu dengan kehidupan sosial dan budaya. Terpenting, secara umum, Sumatera Barat masih memiliki lahan pertanian yang cukup.

“Secara agroklimat, daerah – daerah di sumbar relatif cocok untuk mengembangkan pertanian dan peternakan,” tutup Andes. (yrp)

Tags: #Riza Andesca PutraCalon Kepala DaerahPeternakan dan Pertanian
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sekda Hansastri Buka Kegiatan Penyadartahuan Indonesia’s Folu NET SINK 2030

Berita Sesudah

Antisipasi Perilaku Menyimpang, Mahyeldi Minta Pengawasan di Sekolah Berasrama dan Ponpes Diperkuat

Berita Terkait

Kabut Regulasi: UU ITE Berubah, Tetapi Apakah Publik Benar-Benar Memahaminya?

Kabut Regulasi: UU ITE Berubah, Tetapi Apakah Publik Benar-Benar Memahaminya?

Selasa, 13/10/26 | 18:50 WIB

Taufiq Muhammad Akbar ‎Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Andalas (UNAND) Undang-undang berubah, Pasal diperbaiki, Ancaman pidana disesuaikan, Istilah hukum diperbarui. Tetapi...

Regulasi Saja Tidak Cukup: Menangkal Gangguan Informasi di Ruang Digital

Regulasi Saja Tidak Cukup: Menangkal Gangguan Informasi di Ruang Digital

Senin, 12/10/26 | 14:55 WIB

Ilustrasi: Hukum dan regulasi hanyalah pagar luar, namun kesadaran dan etika digital masyarakat adalah benteng utama yang sesungguhnya dalam menangkal...

Puisi-puisi M. Subarkah

Bahasa, Miskomunikasi, dan Konflik Rumah Ibadah

Senin, 12/10/26 | 06:40 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Bahasa memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman, hubungan sosial, dan sikap...

Penentu Arah Perubahan Zaman

Penentu Arah Perubahan Zaman

Minggu, 11/10/26 | 20:39 WIB

Oleh: Arza Kailla Chaerani (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Dunia terus berubah, begitu pula cara manusia memahami identitas,...

Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

Minggu, 11/10/26 | 20:02 WIB

Oleh: Arina Isti’anah (Dosen Sastra Inggris, Universitas Sanata Dharma)   Dalam ranah sosio-kognitif, bahasa merupakan piranti yang menjembatani memori dan...

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Minggu, 04/10/26 | 22:27 WIB

Oleh: Irfan Pandesta Putra, S.Hum (Sejarawan & Alumni S1 Ilmu Sejarah FIB Universitas Andalas)   Novel Siti Nurbaya: Kasih Tak...

Berita Sesudah
Antisipasi Perilaku Menyimpang, Mahyeldi Minta Pengawasan di Sekolah Berasrama dan Ponpes Diperkuat

Antisipasi Perilaku Menyimpang, Mahyeldi Minta Pengawasan di Sekolah Berasrama dan Ponpes Diperkuat

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026