Sabtu, 18/4/26 | 23:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Calon Kepala Daerah Harus Perhatikan Sektor Peternakan dan Pertanian

Selasa, 03/9/24 | 15:02 WIB

Padang, Scientia – Pengamat peternakan dan petanian Universitas Andalas, Riza Andesca Putra mengingatkan calon kepala daerah untuk serius dalam mengembangkan dan membangun pertanian dan peternakan di Sumatera Barat. Sebab, kedua sektor tersebut memberi kontibusi dalam menyerap lapangan pekerjaan yang signifikan. Hal itu terlihat ditahun 2023 yang mencapai angka 33 persen dari serapan tenaga kerja yang ada di Ranah ini.

“Namun yang lebih penting lagi bagaimana daerah mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman krisis pangan. Karena ancaman itu selalu mengintai setiap saat. Apalagi secara geopolitik kondisi negara – negara di belahan dunia sedang tidak baik – baik saja,” ujar Andes.

Menurut Andes, ancaman krisis pangan yang sedang merebak dewasa ini, bisa diantisipasi dengan mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Sebab, pengembangan sektor pertanian dan peternakan adalah untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang merupakan salah satu komponen kedaulatan bangsa.

“Kondisi hari ini, kita sudah sangat banyak impor komoditi pertanian dan peternakan dari negara luar. Sehingga menjadi urgen untuk mengembangkan sektor pertanian dan peternakan khususnya di Sumbar,” kata Andes.

BACAJUGA

Makna Konotasi dan Denotasi Kata Cabe-Cabean

Makna Konotasi dan Denotasi Kata Cabe-Cabean

Minggu, 12/4/26 | 16:27 WIB
Peran Sintaksis dalam Kehidupan Sehari-hari

Peran Sintaksis dalam Kehidupan Sehari-hari

Minggu, 12/4/26 | 15:54 WIB

Di samping itu, sebut Andes, sektor pertanian dan peternakan sudah menjadi mata pencarian masyarakat di Sumbar sejak dulu kala atau semenjak zaman nenek moyang, sehingga sudah menyatu dengan kehidupan sosial dan budaya. Terpenting, secara umum, Sumatera Barat masih memiliki lahan pertanian yang cukup.

“Secara agroklimat, daerah – daerah di sumbar relatif cocok untuk mengembangkan pertanian dan peternakan,” tutup Andes. (yrp)

Tags: #Riza Andesca PutraCalon Kepala DaerahPeternakan dan Pertanian
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sekda Hansastri Buka Kegiatan Penyadartahuan Indonesia’s Folu NET SINK 2030

Berita Sesudah

Antisipasi Perilaku Menyimpang, Mahyeldi Minta Pengawasan di Sekolah Berasrama dan Ponpes Diperkuat

Berita Terkait

Makna Konotasi dan Denotasi Kata Cabe-Cabean

Makna Konotasi dan Denotasi Kata Cabe-Cabean

Minggu, 12/4/26 | 16:27 WIB

Oleh: Alya Najwa Abdillah (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan S1 Teknik Lingkungan Universitas Andalas)   Bahasa berkembang seiring dengan berjalannya...

Peran Sintaksis dalam Kehidupan Sehari-hari

Peran Sintaksis dalam Kehidupan Sehari-hari

Minggu, 12/4/26 | 15:54 WIB

Oleh: Gilang Nindra (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)   Dalam Tarmini dan Sulistyawati (2019: 1-2), sintaksis...

Membongkar Rahasia Kalimat Menurut Para Ahli

Membongkar Rahasia Kalimat Menurut Para Ahli

Minggu, 12/4/26 | 15:41 WIB

Oleh: Febby Gusmelyyana (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Bahasa adalah sistem komunikasi paling sempurna yang...

Batu dan Zaman

Lebih dari Ego: Membaca Bawang Merah Bawang Putih melalui Psikoanalisis

Minggu, 05/4/26 | 11:04 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Cerita Bawang Merah Bawang Putih dalam antologi berjudul...

Puisi-puisi M. Subarkah

Konfigurasi Makna Leksikal dan Kontekstual Kata “Siap” dalam Kajian Semantik

Minggu, 05/4/26 | 10:54 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik FIB Universitas Andalas)    Bahasa merupakan sistem tanda yang tidak hanya berfungsi sebagai...

Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

Minggu, 29/3/26 | 15:18 WIB

Oleh: Naura Aziza Cahyani (Mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan Universitas Andalas)   Universitas Andalas (UNAND) merupakan salah satu universitas tertua di...

Berita Sesudah
Antisipasi Perilaku Menyimpang, Mahyeldi Minta Pengawasan di Sekolah Berasrama dan Ponpes Diperkuat

Antisipasi Perilaku Menyimpang, Mahyeldi Minta Pengawasan di Sekolah Berasrama dan Ponpes Diperkuat

Discussion about this post

POPULER

  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026