Senin, 07/9/26 | 06:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Mengenal Wacana Regulator Hortatori

Minggu, 14/7/24 | 09:18 WIB

Kelima, faktual merupakan ciri yang menunjukkan bahwa rumusan materi peraturan berdasarkan pada fakta atau kenyataan yang mengandung kebenaran. Semua rumusan materi peraturan dalam wacana regulator hortatori dibuat berdasarkan pengalaman dan kenyataan yang ada dalam masyarakat. Ciri-ciri faktual juga ditunjukkan oleh tempat, tanggal dan tahun pengundangan (waktu pengesahan sebuah peraturan perudang-undangan), serta dari jabatan dan nama lengkap pejabat yang menandatangani peraturan tersebut. Contohnya dapat dilihat pada penutup salah satu Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari di bawah ini.

Ditetapkan di Padang pada tanggal 5 April 2018
GUBERNUR SUMATERA BARAT,
Ttd,
IRWAN PRAYITNO
Diundangkan di Padang pada tanggal 5 April 2018
SEKRETARIS DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT
ttd
ALI ASMAR

Keenam, bahasa formal dan jelas merupakan ciri-ciri wacana regulator hortatori. Soelaiman dkk. (2003), penulis buku Bahasa Indonesia Hukum dan pakar hukum Universitas Padjajaran menyatakan bahwa bahasa hukum bukanlah bahasa percakapan, melainkan bahasa resmi (formal) karena bahasa hukum merupakan bahasa sebagai kewajiban untuk bermasyarakat dan bernegara. Contoh bahasa Indonesia formal dalam wacana regulator hortatori ditandai dengan diksi (pilihan kata) yang baku dan standar. Penggunaan bahasa Indonesia baku dan standar sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 dan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 Pasal 3 Bagian Kedua yang berbunyi “bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam peraturan perundangan-undangan. Penggunaan bahasa Indonesia tersebut meliputi pembentukan kata, penyusunan kalimat, teknik penulisan, dan pengejaan”(peraturan.bpk.go.id). Penggunaan bahasa Indonesia formal dalam sebuah wacana regulator hortatori dilihat dari stuktur kalimat yang benar, diksi dalam bentuk kata baku, dan makna yang tidak menimbulkan ambiguitas atau kegandaan atau ketaksaan.

Demikian sekilas ulasan tentang wacana regulator hortatori sebagai salah satu novelty hasil penelitian disertasi saya dan termasuk jenis wacana yang baru dalam perkembangan kajian wacana dan bahasa di Indonesia.

BACAJUGA

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata Pas, Cocok, Sesuai, dan Relevan

Minggu, 30/8/26 | 16:13 WIB
Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

Minggu, 16/8/26 | 22:38 WIB
Halaman 4 dari 4
Prev1...34
Tags: #Elly Delfia#wacana hukum
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Melepas Rindu pada Indonesia di Maroko

Berita Sesudah

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Berita Terkait

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata Pas, Cocok, Sesuai, dan Relevan

Minggu, 30/8/26 | 16:13 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies) Kata pas, cocok, sesuai, dan...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

Minggu, 16/8/26 | 22:38 WIB

Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Universitas Andalas baru saja menyambut...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Tele- dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Senin, 03/8/26 | 07:33 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kali ini, kita akan membahas bentuk terikat...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dari Ejaan menjadi Humor Kritik

Senin, 27/7/26 | 05:28 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Linguistik FIB Universitas Andalas) Ada yang menarik dari konten...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Kata “sudah” dan “telah” Bentuk Lampau dalam Bahasa Asing Lainnya

Minggu, 19/7/26 | 21:01 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Bahasa didefinisikan sebagai...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Wacana Digital dan Dinamika Istilah dalam Bahasa Indonesia

Senin, 06/7/26 | 07:21 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Dunia hari ini tidak lagi sekadar dibatasi...

Berita Sesudah
Metafora “Paradise” dalam Wacana Pariwisata

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusri Latif Makan Bajamba di Luar Dapil, Sebut Dirinya Wakil Seluruh Warga Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Apresiasi REMNI Festival 2026 “Wujudkan Padang Juara”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbar Dorong Petani Gambir Naik Kelas Lewat Program “Desa Devisa”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026