Minggu, 25/10/26 | 09:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Mengenal Wacana Regulator Hortatori

Minggu, 14/7/24 | 09:18 WIB

Kelima, faktual merupakan ciri yang menunjukkan bahwa rumusan materi peraturan berdasarkan pada fakta atau kenyataan yang mengandung kebenaran. Semua rumusan materi peraturan dalam wacana regulator hortatori dibuat berdasarkan pengalaman dan kenyataan yang ada dalam masyarakat. Ciri-ciri faktual juga ditunjukkan oleh tempat, tanggal dan tahun pengundangan (waktu pengesahan sebuah peraturan perudang-undangan), serta dari jabatan dan nama lengkap pejabat yang menandatangani peraturan tersebut. Contohnya dapat dilihat pada penutup salah satu Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari di bawah ini.

Ditetapkan di Padang pada tanggal 5 April 2018
GUBERNUR SUMATERA BARAT,
Ttd,
IRWAN PRAYITNO
Diundangkan di Padang pada tanggal 5 April 2018
SEKRETARIS DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT
ttd
ALI ASMAR

Keenam, bahasa formal dan jelas merupakan ciri-ciri wacana regulator hortatori. Soelaiman dkk. (2003), penulis buku Bahasa Indonesia Hukum dan pakar hukum Universitas Padjajaran menyatakan bahwa bahasa hukum bukanlah bahasa percakapan, melainkan bahasa resmi (formal) karena bahasa hukum merupakan bahasa sebagai kewajiban untuk bermasyarakat dan bernegara. Contoh bahasa Indonesia formal dalam wacana regulator hortatori ditandai dengan diksi (pilihan kata) yang baku dan standar. Penggunaan bahasa Indonesia baku dan standar sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 dan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 Pasal 3 Bagian Kedua yang berbunyi “bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam peraturan perundangan-undangan. Penggunaan bahasa Indonesia tersebut meliputi pembentukan kata, penyusunan kalimat, teknik penulisan, dan pengejaan”(peraturan.bpk.go.id). Penggunaan bahasa Indonesia formal dalam sebuah wacana regulator hortatori dilihat dari stuktur kalimat yang benar, diksi dalam bentuk kata baku, dan makna yang tidak menimbulkan ambiguitas atau kegandaan atau ketaksaan.

Demikian sekilas ulasan tentang wacana regulator hortatori sebagai salah satu novelty hasil penelitian disertasi saya dan termasuk jenis wacana yang baru dalam perkembangan kajian wacana dan bahasa di Indonesia.

BACAJUGA

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Istilah Uang Pengeluaran di dalam Bahasa Indonesia (Bagian 1)

Minggu, 18/10/26 | 11:14 WIB
Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Makna Satir Frasa “Lari dari Kenyataan”

Senin, 12/10/26 | 08:45 WIB
Halaman 4 dari 4
Prev1...34
Tags: #Elly Delfia#wacana hukum
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Melepas Rindu pada Indonesia di Maroko

Berita Sesudah

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Berita Terkait

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Istilah Uang Pengeluaran di dalam Bahasa Indonesia (Bagian 1)

Minggu, 18/10/26 | 11:14 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Pada kolom Klinik...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Makna Satir Frasa “Lari dari Kenyataan”

Senin, 12/10/26 | 08:45 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kemarin pagi, saat matahari masih memproduksi vitamin...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dunia Online dan Kosakata Baru

Minggu, 04/10/26 | 22:11 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Manajer Akademik dan Dosen Linguistik FIB UNAND) Kehadiran ojek online merupakan sebuah fase baru...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Istilah Uang Pemasukan

Minggu, 27/9/26 | 10:16 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Forein Studies, Korea Selatan) Di dalam kehidupan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

“Nominalisasi” dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 20/9/26 | 18:23 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Universitas Andalas) Nominalisasi adalah proses mengubah kata kerja menjadi kata...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Humor Profesor Linguistik

Minggu, 13/9/26 | 21:55 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Linguistik dan Manajer Akademik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) “Mengapa orang yang pensiun...

Berita Sesudah
Metafora “Paradise” dalam Wacana Pariwisata

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Discussion about this post

POPULER

  • Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026