Minggu, 19/4/26 | 15:34 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Mengenal Wacana Regulator Hortatori

Minggu, 14/7/24 | 09:18 WIB

Ketiga, koersif merupakan ciri-ciri yang bermakna mengandung makna memaksa. Ciri-ciri ini ditegaskan oleh Jatmiko (2014) bahwa wacana hukum dibuat untuk mengatur tindakan dan perilaku manusia, badan hukum, negara, dan sebagainya. Bhatia (1995) juga menyatakan bahwa fungsi utama teks hukum adalah bersifat mengarahkan, memaksakan kewajiban, dan untuk melindungi daripada subjek hukum. Koersif ditandai oleh penggunaan kata-kata bermakna keras dan tegas. Jika tidak dilaksanakan, ada sanksi terhadap pihak yang tidak melaksanakan. Sifat memaksa diwujudkan dalam bentuk kata-kata perintah dan larangan yang menunjukkan kewibawaan hukum (Hartini, 2019). Unsur-unsur yang bersifat koersif dalam wacana dapat dilihat pada contoh di bawah ini.

Peraturan daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Provinsi Sumatra Barat (Bab VI Pasal 27 Perda Provinsi Sumatra Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari)

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini mengandung makna sifat koersif. Tidak ada celah untuk posisi tawar-menawar dan juga tidak ada keambiguan/kegandaan makna pada pernyataan tersebut. Koersif dalam hal ini tidak mengacu pada kekerasan fisik, tetapi pada pelaksanaan aturan-aturan dan sanksinya.

BACAJUGA

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Makna Idiom “Keras Kepala” dari Presiden Prabowo untuk Iran

Minggu, 12/4/26 | 23:00 WIB
Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Metatesis, Sumber Kreativitas Bahasa Sepanjang Masa

Minggu, 05/4/26 | 10:05 WIB

Keempat, regulatori merupakan ciri-ciri yang memuat pernyataan-pernyataan mengatur. Regulatori dapat dilihat dalam isi bab, pasal-pasal, dan ayat dalam peraturan perundang-undangan. Kata kuncinya mengatur, menyelesaikan, menurut ketentuan, seperti contoh butir ayat-ayat dalam pasal di bawah ini.

  1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini akan diatur lebih lanjut dengan surat keputusan Gubernur Kepala Daerah,
  2. Peraturan Daerah ini dapat disebut dengan Peraturan Nagari di Sumatra Barat. 
  3. Peraturan Daerah ini berlaku sejak tanggal pengundangannya dalam Lembaran Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Sumatra Barat (Bab VIII Pasal 17 Perda Propinsi Daerah Tingkat I Sumatra Barat Nomor 13 Tahun 1983).
Halaman 3 dari 4
Prev1234Next
Tags: #Elly Delfia#wacana hukum
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Melepas Rindu pada Indonesia di Maroko

Berita Sesudah

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Makna Idiom “Keras Kepala” dari Presiden Prabowo untuk Iran

Minggu, 12/4/26 | 23:00 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Idiom “keras kepala” menjadi viral karena diucapkan...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Metatesis, Sumber Kreativitas Bahasa Sepanjang Masa

Minggu, 05/4/26 | 10:05 WIB

Oleh: Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Lebaran selalu identik dengan kue. Kue-kue dimasukkan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Popularitas Kata “Eskalasi” dalam Perang Iran versus AS-Israel

Minggu, 15/3/26 | 23:00 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Bahasa adalah representasi dari semiotika...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

Minggu, 08/3/26 | 23:23 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Prodi S2 & S3 Linguistik Universitas Andalas) Orang Minangkabau...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Minggu, 01/3/26 | 14:29 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Di laman Klinik...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Berita Sesudah
Metafora “Paradise” dalam Wacana Pariwisata

Taman Nasional sebagai “Rumah” dalam Wacana Pariwisata

Discussion about this post

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “sudah” dan “telah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026