Senin, 01/12/25 | 05:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Minggu, 30/4/23 | 07:54 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

“Loh, salahnya di mana?” Barangkali pertanyaan ini yang bakal terlintas di pikiran. Akan tetapi, bila diamati lagi frasa ‘banyak cerita’ bisa memiliki setidaknya dua atau tiga makna.

Pertama, dapat dimaknai sebagai orang yang suka bercerita. Orang tersebut memiliki segudang cerita. Ceritanya tak habis-habis untuk diceritakan kepada setiap orang yang ditemuinya.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Saat Ide Mengalir di Detik Terakhir

Minggu, 05/10/25 | 20:02 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Antara Deadline dan Bedcover

Minggu, 14/9/25 | 18:56 WIB

Kedua, dapat dimaknai sebagai orang yang banyak bicara atau cerewet. Banyak ‘cincong’, begitu kata lainnya. Orang tipikal ini misalnya selalu banyak cerita atau cincong sebelum mulai bekerja.

Ketiga, dapat dimaknai sebagai orang yang suka mengkritik dan mengkritisi. Keduanya tentu pula memiliki makna yang berbeda. Mengkritik salah satunya dapat berarti mengemukakan kritik atau mengecam. Mengkritisi dapat berarti menganalisis secara tajam, mencermati, dan berusaha menemukan kesalahan atau kebenaran.

Wah, rupanya ‘banyak cerita’ jadi banyak maknanya, ya? Jadi, benarkah ‘banyak cerita’ ini bisa menjadi masalah bagi sebagian orang? Hmm, bisa jadi iya, bisa jadi pula tidak. Maknanya tergantung pada konteksnya.

Bila maknanya terkait konteks yang pertama, sepertinya tidak ada masalah dengan hal itu. Interaksi dengan orang yang banyak cerita bisa jadi sangat menyenangkan. Kita tak perlu susah payah mencari bahan obrolan karena ada saja hal bakal yang ia ceritakan.

Bila maknanya terkait konteks yang kedua, sepertinya memang bisa memunculkan masalah. Sebagian orang memang tidak suka orang yang banyak cincong ketika akan bekerja. Terlebih, bila cincongnya saja yang banyak, sedangkan kerjanya amat minim.

Begitu pula dengan makna terkait konteks yang ketiga. Tidak semua orang menyukai orang yang suka mengkritik atau mengkritisi. Padahal, tipikal ini seperti dua sisi mata uang yang keduanya dibutuhkan.

Di satu sisi, seorang pengkritik dibutuhkan agar suatu kejanggalan dapat dibereskan. Dengan begitu, sesuatu yang sedang dikerjakan dapat selesai sesuai tujuan.

Di sisi lain, seorang pengkritik tidak dibutuhkan sebab suatu kejanggalan memang tidak perlu dibereskan. Dengan begitu, sesuatu yang sedang direncanakan dapat selesai sesuai tujuan.

Loh, bedanya apa, sih? Orang yang banyak cerita (kritis) pertama dibutuhkan agar pekerjaan bersama selesai sesuai tujuan. Orang yang banyak cerita (kritis) kedua tidak dibutuhkan agar rencana seseorang dapat selesai sesuai tujuannya.

Hmm, sebenarnya saya jadi bingung sendiri. Lebih baik perkara banyak cerita ini disudahi saja, ya!

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Berkunjung ke Perpustakaan dan Makam Bung Karno

Berita Sesudah

Cerpen “Penjelajahan Makna” Karya Ihsan Tirta Athallah dan Ulasannya oleh Dara Layl

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Satu Lagu Untuk Pulang

Minggu, 19/10/25 | 20:11 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Minggu lalu, saya menulis tentang kebiasaan aneh tapi menyenangkan, mendengarkan satu lagu saja, berulang-ulang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Minggu, 12/10/25 | 19:23 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Entah mengapa, hari itu saya hanya ingin mendengarkan satu lagu. Satu lagu saja! Padahal...

Suatu Hari di Sekolah

Saat Ide Mengalir di Detik Terakhir

Minggu, 05/10/25 | 20:02 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Ada satu fenomena unik yang saya kira hampir semua kita pernah...

Berita Sesudah
Foto Penulis

Cerpen "Penjelajahan Makna" Karya Ihsan Tirta Athallah dan Ulasannya oleh Dara Layl

Discussion about this post

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024