Minggu, 09/8/26 | 13:29 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Bentuk Ucapan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

Minggu, 14/8/22 | 08:02 WIB

Oleh: Roma Kyo Kae Saniro
(Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)

Tinggal beberapa hari lagi, Indonesia akan merayakan hari yang sangat berharga dan selalu diingat oleh seluruh rakyat Indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia penuh dengan sukacita mengungkapkan kebahagiaan sebagai negara yang merdeka. Kita sebagai bangsa Indonesia harus penuh semangat menyambutnya. Euforia ini biasanya ditunjukkan dalam pengucapan atau penulisan yang dilakukan secara lisan dan tulisan baik secara langsung maupun tidak langsung. Media sosial adalah wadah yang biasanya digunakan oleh masyarakat untuk melakukan pengucapan atau penulisan tersebut. Oleh karena itu, kita harus mengetahui cara pengucapan atau penulisan yang baik dan benar.

Ada beberapa pengucapan baik yang dilakukan secara lisan maupun nonlisan yang salah, tetapi masih digunakan oleh masyarakat. Hal ini mungkin karena ketidaktahuan terkait dengan pengucapan yang benar. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (2020), terdapat penulisan yang kurang tepat. Berikut penjelasannya.

BACAJUGA

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Senin, 03/8/26 | 05:23 WIB
Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Senin, 03/8/26 | 05:10 WIB

1. Dirgahayu HUT RI

Contoh ini kurang tepat karena penempatan kata ‘dirgahayu’. Kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta yang berarti panjang umur atau berumur panjang. Berdasarkan hal tersebut, jika kata ini dihubungkan dengan makna yang didukung oleh HUT, pemakaian kata ini tidak tepat karena nanti maknanya adalah ‘selamat panjang umur HUT RI Ke-77’. Apakah benar yang berulang tahun adalah HUT? Ataukah yang berulang tahun adalah RI? Karena yang berulang tahun adalah Republik Indonesia (RI), penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu RI”.

2. Dirgahayu RI Ke-77

Penulisan ini pun kurang tepat karena penulisan “Ke-77” yang merupakan bilangan tingkat yang menerangkan kata sebelumnya. Penulisan ini kurang tepat karena bukan RI (Republik Indonesia) yang berjumlah 77, melainkan HUT-nya. Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu RI” saja.

3. Dirgahayu Kemerdekaan Kita Ke-77

Penulisan ini pun kurang tepat karena seperti poin kedua, yang berjumlah 77 adalah HUT-nya, bukan “kita”.  Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia”.

4. Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua dan ketiga yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia” atau “HUT Ke-77 RI”.

5. Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai keempat yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia”.

6. Peringatan Ulang Tahun RI Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai kelima yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Peringatan Ulang Tahun Ke-77 RI atau Republik Indonesia”.

7. Selamat Hari Ulang Tahun RI Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai keenam yang merujuk pada yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Selamat Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia”.

8. U.T RI Ke-77

Penulisan ini kurang tepat karena penulisan pemendekan kata berupa singkatan tidak diperbolehkan menggunakan titik di dalamnya. Selain itu, perhatikan juga terkait dengan bagian yang hadir sebelum angka. Oleh karena itu, langsung saja ditulis “HUT Ke-77 RI”.

Berdasarkan penjabaran di atas, kita dapat mengetahui ucapan yang tepat, baik pengucapan dan penulisan untuk memperingati hari kemerdekaan negara Indonesia tercinta.  Mari kita bijak dan mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di media sosial. Selamat Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia!

Tags: #Roma Kyo Kae Saniro
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Makna dan Penulisan partikel –lah

Berita Sesudah

Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Berita Terkait

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Senin, 03/8/26 | 05:23 WIB

Oleh: Indri Rahmadani (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Sastra anak tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga...

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Senin, 03/8/26 | 05:10 WIB

Oleh: Aruusalkhofiqoni Bahri Chaniago, Lc. (Alumni Dirasat Islamiyah, Ibn Tofail University, Kenitra, Maroko dan Aktif Mengkaji Hadis, Tradisi Keilmuan Islam,...

Jorong Mapun: Ruang Bertemunya Bahasa Mandailing Budaya dan Adat Minangkabau

Jorong Mapun: Ruang Bertemunya Bahasa Mandailing Budaya dan Adat Minangkabau

Minggu, 26/7/26 | 22:02 WIB

Oleh: Tomi Pratama (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Pada saat ini, zaman semakin maju. Orang tua yang...

Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

Minggu, 26/7/26 | 18:47 WIB

Oleh: Maharani Syifa Ramadhan (Alumni Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Praktik-praktik kapitalis seperti penguasaan lahan, pembangunan infrastruktur, dan ekspansi...

Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

Minggu, 19/7/26 | 22:26 WIB

Oleh: Nikicha Myomi Chairanti  (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Pada awal Juni 2026, jagat media sosial Indonesia bergolak akibat...

Batu dan Zaman

Mencari Kehangatan di Era AI Melalui Boyfriend on Demand dan Esok Tanpa Ibu

Minggu, 19/7/26 | 21:31 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Beberapa tahun ke belakang, kemunculan kecerdasan buatan (Artificial...

Berita Sesudah
Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Discussion about this post

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Resmikan Jembatan Hildesheim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Tinjau  Pembangunan Jembatan Kalawi,  dan Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir di Pauh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026