Minggu, 26/7/26 | 13:38 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Bentuk Ucapan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

Minggu, 14/8/22 | 08:02 WIB

Oleh: Roma Kyo Kae Saniro
(Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)

Tinggal beberapa hari lagi, Indonesia akan merayakan hari yang sangat berharga dan selalu diingat oleh seluruh rakyat Indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia penuh dengan sukacita mengungkapkan kebahagiaan sebagai negara yang merdeka. Kita sebagai bangsa Indonesia harus penuh semangat menyambutnya. Euforia ini biasanya ditunjukkan dalam pengucapan atau penulisan yang dilakukan secara lisan dan tulisan baik secara langsung maupun tidak langsung. Media sosial adalah wadah yang biasanya digunakan oleh masyarakat untuk melakukan pengucapan atau penulisan tersebut. Oleh karena itu, kita harus mengetahui cara pengucapan atau penulisan yang baik dan benar.

Ada beberapa pengucapan baik yang dilakukan secara lisan maupun nonlisan yang salah, tetapi masih digunakan oleh masyarakat. Hal ini mungkin karena ketidaktahuan terkait dengan pengucapan yang benar. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (2020), terdapat penulisan yang kurang tepat. Berikut penjelasannya.

BACAJUGA

Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

Minggu, 19/7/26 | 22:26 WIB
Batu dan Zaman

Mencari Kehangatan di Era AI Melalui Boyfriend on Demand dan Esok Tanpa Ibu

Minggu, 19/7/26 | 21:31 WIB

1. Dirgahayu HUT RI

Contoh ini kurang tepat karena penempatan kata ‘dirgahayu’. Kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta yang berarti panjang umur atau berumur panjang. Berdasarkan hal tersebut, jika kata ini dihubungkan dengan makna yang didukung oleh HUT, pemakaian kata ini tidak tepat karena nanti maknanya adalah ‘selamat panjang umur HUT RI Ke-77’. Apakah benar yang berulang tahun adalah HUT? Ataukah yang berulang tahun adalah RI? Karena yang berulang tahun adalah Republik Indonesia (RI), penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu RI”.

2. Dirgahayu RI Ke-77

Penulisan ini pun kurang tepat karena penulisan “Ke-77” yang merupakan bilangan tingkat yang menerangkan kata sebelumnya. Penulisan ini kurang tepat karena bukan RI (Republik Indonesia) yang berjumlah 77, melainkan HUT-nya. Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu RI” saja.

3. Dirgahayu Kemerdekaan Kita Ke-77

Penulisan ini pun kurang tepat karena seperti poin kedua, yang berjumlah 77 adalah HUT-nya, bukan “kita”.  Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia”.

4. Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua dan ketiga yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia” atau “HUT Ke-77 RI”.

5. Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai keempat yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia”.

6. Peringatan Ulang Tahun RI Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai kelima yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Peringatan Ulang Tahun Ke-77 RI atau Republik Indonesia”.

7. Selamat Hari Ulang Tahun RI Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai keenam yang merujuk pada yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Selamat Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia”.

8. U.T RI Ke-77

Penulisan ini kurang tepat karena penulisan pemendekan kata berupa singkatan tidak diperbolehkan menggunakan titik di dalamnya. Selain itu, perhatikan juga terkait dengan bagian yang hadir sebelum angka. Oleh karena itu, langsung saja ditulis “HUT Ke-77 RI”.

Berdasarkan penjabaran di atas, kita dapat mengetahui ucapan yang tepat, baik pengucapan dan penulisan untuk memperingati hari kemerdekaan negara Indonesia tercinta.  Mari kita bijak dan mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di media sosial. Selamat Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia!

Tags: #Roma Kyo Kae Saniro
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Makna dan Penulisan partikel –lah

Berita Sesudah

Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Berita Terkait

Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

Minggu, 19/7/26 | 22:26 WIB

Oleh: Nikicha Myomi Chairanti  (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Pada awal Juni 2026, jagat media sosial Indonesia bergolak akibat...

Batu dan Zaman

Mencari Kehangatan di Era AI Melalui Boyfriend on Demand dan Esok Tanpa Ibu

Minggu, 19/7/26 | 21:31 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Beberapa tahun ke belakang, kemunculan kecerdasan buatan (Artificial...

Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

Senin, 13/7/26 | 07:52 WIB

Oleh: Minas Salihin Iskandar (Mahasiswa Prodi Manajemen FEB Universitas Andalas) Bayangkan toko kelontong kecil di sudut jalan. Dulu, toko itu...

Dominasi Penggunaan Frasa Berdasarkan Tujuan Berbahasa

Dominasi Penggunaan Frasa Berdasarkan Tujuan Berbahasa

Senin, 13/7/26 | 07:38 WIB

Oleh : Hazizah Jafitra (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Penggunaan bahasa bukan hanya sebatas berfungsi...

Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Mantra Dunia Bocah, Analisis Stilistika Cerita “Ciku Si Penyihir Cilik”

Senin, 13/7/26 | 07:19 WIB

Oleh: Nikicha Myomi Chairanti (Mahasiswa Sastra Indonesia  FIB Universitas Andalas)   Apa jadinya kalau matematika yang rumit harus bertarung melawan...

Dari Like ke Loyalitas: Strategi UMKM Memanfaatkan Media Sosial

Dari Like ke Loyalitas: Strategi UMKM Memanfaatkan Media Sosial

Senin, 06/7/26 | 05:56 WIB

Oleh: Abdul Hamid Sajidurrahman (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa FEB Universitas Andalas)   Di era digital seperti sekarang, cara...

Berita Sesudah
Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Discussion about this post

POPULER

  • Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

    Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Vania Kharizma dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Luncurkan Program Smart Surau untuk Makmurkan Masjid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penulisan Singkatan Jalan dalam Alamat Surat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026