Minggu, 06/9/26 | 13:59 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Bentuk Ucapan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

Minggu, 14/8/22 | 08:02 WIB

Oleh: Roma Kyo Kae Saniro
(Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)

Tinggal beberapa hari lagi, Indonesia akan merayakan hari yang sangat berharga dan selalu diingat oleh seluruh rakyat Indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia penuh dengan sukacita mengungkapkan kebahagiaan sebagai negara yang merdeka. Kita sebagai bangsa Indonesia harus penuh semangat menyambutnya. Euforia ini biasanya ditunjukkan dalam pengucapan atau penulisan yang dilakukan secara lisan dan tulisan baik secara langsung maupun tidak langsung. Media sosial adalah wadah yang biasanya digunakan oleh masyarakat untuk melakukan pengucapan atau penulisan tersebut. Oleh karena itu, kita harus mengetahui cara pengucapan atau penulisan yang baik dan benar.

Ada beberapa pengucapan baik yang dilakukan secara lisan maupun nonlisan yang salah, tetapi masih digunakan oleh masyarakat. Hal ini mungkin karena ketidaktahuan terkait dengan pengucapan yang benar. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (2020), terdapat penulisan yang kurang tepat. Berikut penjelasannya.

BACAJUGA

Semantik-Pragmatik Ketika Pulang Tidak Selalu Berarti Kembali

Semantik-Pragmatik Ketika Pulang Tidak Selalu Berarti Kembali

Minggu, 06/9/26 | 11:00 WIB
Puisi-puisi M. Subarkah

Jangan Tunggu Hutan Habis untuk Sadar

Minggu, 06/9/26 | 10:37 WIB

1. Dirgahayu HUT RI

Contoh ini kurang tepat karena penempatan kata ‘dirgahayu’. Kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta yang berarti panjang umur atau berumur panjang. Berdasarkan hal tersebut, jika kata ini dihubungkan dengan makna yang didukung oleh HUT, pemakaian kata ini tidak tepat karena nanti maknanya adalah ‘selamat panjang umur HUT RI Ke-77’. Apakah benar yang berulang tahun adalah HUT? Ataukah yang berulang tahun adalah RI? Karena yang berulang tahun adalah Republik Indonesia (RI), penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu RI”.

2. Dirgahayu RI Ke-77

Penulisan ini pun kurang tepat karena penulisan “Ke-77” yang merupakan bilangan tingkat yang menerangkan kata sebelumnya. Penulisan ini kurang tepat karena bukan RI (Republik Indonesia) yang berjumlah 77, melainkan HUT-nya. Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu RI” saja.

3. Dirgahayu Kemerdekaan Kita Ke-77

Penulisan ini pun kurang tepat karena seperti poin kedua, yang berjumlah 77 adalah HUT-nya, bukan “kita”.  Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia”.

4. Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua dan ketiga yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia” atau “HUT Ke-77 RI”.

5. Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai keempat yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia”.

6. Peringatan Ulang Tahun RI Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai kelima yang merujuk bahwa yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Peringatan Ulang Tahun Ke-77 RI atau Republik Indonesia”.

7. Selamat Hari Ulang Tahun RI Ke-77

Penulisan ini pun sama seperti poin kedua sampai keenam yang merujuk pada yang berjumlah 77 adalah yang bagian sebelumnya. Bagian yang dimaksud adalah Indonesia. Namun, yang berjumlah 77 bukan Indonesia, melainkan Hari Ulang Tahun (HUT). Oleh karena itu, penulisan yang benar adalah “Selamat Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia”.

8. U.T RI Ke-77

Penulisan ini kurang tepat karena penulisan pemendekan kata berupa singkatan tidak diperbolehkan menggunakan titik di dalamnya. Selain itu, perhatikan juga terkait dengan bagian yang hadir sebelum angka. Oleh karena itu, langsung saja ditulis “HUT Ke-77 RI”.

Berdasarkan penjabaran di atas, kita dapat mengetahui ucapan yang tepat, baik pengucapan dan penulisan untuk memperingati hari kemerdekaan negara Indonesia tercinta.  Mari kita bijak dan mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di media sosial. Selamat Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia!

Tags: #Roma Kyo Kae Saniro
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Makna dan Penulisan partikel –lah

Berita Sesudah

Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Berita Terkait

Semantik-Pragmatik Ketika Pulang Tidak Selalu Berarti Kembali

Semantik-Pragmatik Ketika Pulang Tidak Selalu Berarti Kembali

Minggu, 06/9/26 | 11:00 WIB

Oleh: Hasbi Witir (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Kata pulang merupakan kata yang sangat dekat dengan kehidupan...

Puisi-puisi M. Subarkah

Jangan Tunggu Hutan Habis untuk Sadar

Minggu, 06/9/26 | 10:37 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Magister Linguistik FIB Universitas Andalas) Kita sering baru mengingat hutan ketika bencana datang. Ketika hujan turun...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

Minggu, 30/8/26 | 16:29 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia dan Anggota Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)   Ketika melihat lengkungan warna-warni yang...

Puisi-puisi M. Subarkah

Eksistensi Bahasa Melayu Riau di Tengah Dominasi Bahasa Indonesia di Era Digital

Selasa, 25/8/26 | 22:59 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik FIB Universitas Andalas)    Bahasa Melayu Riau tidak sekadar kumpulan kata yang digunakan...

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Minggu, 23/8/26 | 22:08 WIB

Oleh: Indri Rahmadani (Mahasiswi Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di tengah padatnya aktivitas dan tekanan yang dihadapi anak...

Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Minggu, 16/8/26 | 23:09 WIB

Oleh: Bunga Amelia (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Bagi sebagian orang, mendengar kata sintaksis mungkin terasa menakutkan. Mata...

Berita Sesudah
Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Maskulinitas dalam Iklan Sampo Head & Shoulders

Discussion about this post

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Apresiasi Pembukaan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusri Latif Makan Bajamba di Luar Dapil, Sebut Dirinya Wakil Seluruh Warga Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Apresiasi Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026