Sabtu, 24/1/26 | 15:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-Puisi Yudhistira Ardi Poetra, M.I.Kom.

Minggu, 31/7/22 | 07:00 WIB

Waktu Itu

Tertegun aku di satu waktu
Duduk termenung menatap ke arah jam satu
Terlihat dua insan nan tengah memadu
Entah itu tawa entah itu sendu
Semakin dekat seakan terlihat buntu
Sekejap terlintas memori waktu itu
Tentang kisah di tempo dulu
Pertempuranku mendapatkan kamu
Memecahkan misteri yang seperti batu
Namun ternyata berakhir belenggu

Bekasi, Juli 2022


Masa Sekarang

Berjalan aku ke tempat terang
Meninggalkan gelap nan semakin meradang
Semakin lama kelam itu mulai berkurang
Membawa cahaya yang kian benderang
Seakan lupa dengan goresan yang ada di belakang
Jalani waktu di masa sekarang
Mengobati luka untuk dosa yang terbuang
Tiada lagi jerit mengerang
Yang ada hanya senyum nan kian mengembang
Menanti tiba saat untuk berperang

Bekasi, Juli 2022

BACAJUGA

Bencana Alam atau Bencana Komunikasi?

Bencana Alam atau Bencana Komunikasi?

Minggu, 21/12/25 | 09:16 WIB
Komunikasi Persuasif dalam Child Grooming

Komunikasi Publik Para Wakil Rakyat yang Tak Merakyat

Minggu, 07/9/25 | 10:26 WIB


Untuk Nanti

Kusandarkan kembali badanku di kursi
Melihat langit dengan secangkir kopi
Burung-burung tampak terbang menari
Sesekali mereka tampak bernyanyi
Semoga saja itu bukanlah caci
Merangkai lembaran baru untuk nanti
Puisi indah tuk pujaan hati
Meskipun banyak duri yang akan dihadapi
Tak kan seburuk masa lalu yang selalu kutangisi
Karena setelah hujan selalu ada pelangi

Bekasi, Juli 2022


Biodata Penulis:

Yudhistira Ardi Poetra, lahir di penutup tahun 1993. Ia menamatkan S-1 dan S-2 di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas. Sejak tahun 2021, ia mengabdi sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Tulisan-tulisannya berfokus pada komunikasi budaya dan kajian media baik bersifat ilmiah maupun populer. Kegemaran dalam menulis sudah muncul sedari kecil dan pernah dikenal sebagai Ardi Pujangga di masa putih abu-abu hingga menjadi mahasiswa.

Tags: #Yudhistira Ardi Poetra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Si Gadis Origami

Berita Sesudah

Memorable Idulfitri

Berita Terkait

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Berita Sesudah
Memorable Idulfitri

Memorable Idulfitri

Discussion about this post

POPULER

  • Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

    Firdaus Kembali Pimpin PKB Sumbar, Optimis Bawa PKB Capai Puncak pada Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Komitmen Dukung Percepatan Pembebasan Lahan Sukseskan PSN di Kota Padang.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024