Sabtu, 30/8/25 | 01:10 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-Puisi Mhd. Irfan

Minggu, 05/9/21 | 07:00 WIB

Senin

Sebuah meja hitam berkaki empat
meredup dalam sebotol teh pucuk harum
dan piring kaca sumbing di sebelah getar jam tangan
segalon air menetes ke kaki anak semut

Smartphone dengan nada pagi berkicau di daun telinga
kepulangan pertama tidak berketahuan
anak-anak meminta jatuhkan mainan dari pesawat kertas yang diterbangkan
kembalilah demi sepatu kusam tanpa kaos kaki

Kini lacinya bukan lagi Doraemon movie Jepang
bermain ia dalam saku gunung Pasaman
cerita angin lereng dan orang sedeng di keranda mulut hutan
menjadi liang utama dari kesaksian cerita duka sang pejuang

Sudahkah mereka berpusat kepala
di antara urat-uratnya yang berpintal-pintal
pagi menipis dalam sebuah ember kamar mandi
hidung menebal, rabu berkarat tembaga

BACAJUGA

Puisi-Puisi Mhd. Irfan

Puisi-Puisi Mhd. Irfan

Minggu, 05/6/22 | 07:00 WIB
Puisi-puisi Mhd. Irfan

Puisi-puisi Mhd. Irfan

Minggu, 10/10/21 | 07:00 WIB

Kandang Pedati, 2021

 

Selasa

Aku dan sepanjang lorong tak bertangga ini
penghuni dalam engsel pintu kamar yang tanggal
gembok-gembok titanium bersegel
“Dilarang masuk ke kamar ini!”

Seperti kaki yang gatal
oleh jamur-jamur urban
detak jantung terdengar serupa ritme kain panjang
dua ekor kucing bersiaga setiap saat

Tak juga mereka akan datang pada perjamuan hari-hari
berikutnya suara tinggal gambar samar
senantiasa terkembang dalam gigil ingatan
kealpaan dini menjelma diangan bara yang meredup

Sepanjang lorong ini
arwah-arwah bergentayangan
kalimat-kalimat gelap tak berpinggan
menancap ke ceruk bumi pedati

Kandang Pedati, 2021

 

Rabu

di kartu hati aku menaruh hidup
terminal token mengamen tiap sebentar
“beri aku setoken pulsa”
kabel sepanjang tiga halaman kamus lengkap
ialah karet yang meregang dalam mesin cuci
tirai dua jendela dengan lima nama yang terbilang
telah usai dalam perang panjang
meratap iba kepada ibukota
mata bajak tak laku di sana
kuda patah kaki, kini berlemah bingkai
berpejam mata, berpekak telinga, berbisu mulut
pada sebelanga nila bertuba susu

Kandang Pedati, 2021

 

Kamis

Yang terdengar darinya hanyalah sendawa siang
gema di antara lantai basah dan dinding durian
saat papan teriplek berjejer memberi jalur alternatif
kau meninggalkan biji terakhir di saku celana pemotret itu

Tangkapan gambarnya—air terjun lenggo geni
menukik ke jantung tanah
batu-batu pijakan bersenandung lemas
aku di puncak kadal dewa air

Kemudian seorang anak perempuan masuk ke dalam jam melar
tukang bikin rumah mengutuk kecoa dan tikus malam
sementara nyamuk tak memakai masker
berkeliling membawa rindu kematian

Aku berdiri di atas sajadah
tanpa lampu ajaib zaman kuno
mengukur angin, mendepa pandangan
saat ini aladin sedang berada di dua tahun pengurungan

Kandang Pedati, 2021

 

Jumat

Aku tak menyuruhmu pergi meninggalkan cinta
karena bukan sepi berkepanjangan
bukan kabar petang yang saling dinanti
tapi ialah tubuh waktu

Sementara Tuhan di dunia ini
di mana-mana
jejak masa silam telentang di dada sakit
aku menjelma si bisu tak bertangan

Pergilah dari lembah tua ini
seraya menunggu darah bulan menetes di telaga
kita akan saksikan sengilu luka bermata-mata
sebelum serigala datang membawa bulu domba

Kandang Pedati, 2021

 

Biodata:

Mhd. Irfan lahir di Pariaman, 26 September. Sedang menyelesaikan studi di Jurusan Sastra Indonesia Unand. Menulis puisi dan cerpen. Pernah dimuat di beberapa media cetak dan daring. Bergiat di Bengkel Seni Tradisional Minangkabau (BSTM), Labor Penulisan Kreatif (LPK), dan Lab. Pauh9.

Tags: #Mhd. Irfan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Cerpen “Pulanglah, Bujang” Karya Hasbunallah Haris dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Berita Sesudah

Puisi “Aku” dalam Perjuangan

Berita Terkait

Puisi-puisi M. Subarkah

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 17/8/25 | 16:52 WIB

Ilustrasi:Meta AI Suara dari Sajadah Ayah Oleh: M. Subarkah Di atas sajadah usang itu, ayah duduk seperti gunung yang berzikir....

Puisi-puisi Kurnia Maesaroh

Puisi-puisi Kurnia Maesaroh

Minggu, 10/8/25 | 14:12 WIB

Ilustrasi: Meta AI Mengusahakan Akhir, Menumpuk Sakit Oleh: Kurnia Maesaroh Kini t'lah mencapai akhir Dari akhir yang terus diusahakan kemarin...

Puisi-puisi Hanaa Kamilia

Puisi-puisi Hanaa Kamilia

Minggu, 03/8/25 | 16:28 WIB

Ilustrasi: Meta AI Laut Bulan Februari Karya : Hanaa Kamilia Memikul gulungan pertanyaan di hatimu Menyeret getar jiwa berjarak dari...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 27/7/25 | 14:38 WIB

Ilustrasi: Meta AI Tangis Naskah ke 50 Oleh : Afny Dwi Sahira Jari-jari tangan terbalut kapas Surat penolakan ke-49 datang...

Puisi-puisi M. Subarkah

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 20/7/25 | 12:39 WIB

Ilustrasi: Meta AI Senja di Muara Padang Oleh: M. Subarkah  Senja menetes di ujung muara Langit berwarna kunyit bercampur saga...

Puisi-puisi Salwa Ratri Wahyuni

Puisi-puisi Salwa Ratri Wahyuni

Minggu, 06/7/25 | 11:46 WIB

Ilustrasi: Meta AI Hujan dan Macam-Macam Ketertundaan Oleh: Salwa Ratri Wahyuni september mengasuh nyawa bumi, dingin, lembab, serta berkabut pekat,...

Berita Sesudah
Eksistensi Magis pada Dunia Realis dalam Novel Natisha Persembahan Terakhir

Puisi "Aku" dalam Perjuangan

Discussion about this post

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi Affan, PMII Padang Ingatkan Jangan Ada Impunitas Aparat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas PUPR Solok Dorong Konektivitas Lembah Gumanti Masuk Prioritas DAK 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024