Senin, 26/10/26 | 13:21 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Teluk Tapang Jadi Andalan “Mesin Baru” Ekonomi Sumbar

Kamis, 23/7/26 | 15:20 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mulai mendorong perubahan peta ekonomi daerah dengan mengusulkan pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat sebagai kawasan industri hijau dan masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Usulan tersebut menjadi salah satu agenda utama yang dibawa Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/7).

Dalam pertemuan itu, Mahyeldi tidak hanya membahas pembangunan infrastruktur, tetapi juga menawarkan konsep besar menjadikan Sumbar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pantai barat Sumatera.

Ada tiga agenda strategis yang disampaikan kepada pemerintah pusat, yakni pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai kawasan industri hijau cerdas, percepatan reaktivasi jalur kereta api, serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB
Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

Minggu, 25/10/26 | 17:25 WIB

Mahyeldi menyebut pengembangan Teluk Tapang memiliki posisi penting dalam memperkuat daya saing ekonomi Sumbar. Kawasan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai pelabuhan barang, tetapi sebagai Smart Green Industrial Port City yang menggabungkan fungsi logistik, industri, dan kawasan ekonomi berbasis energi bersih.

“Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Sumatera. Pengembangan Teluk Tapang akan menjadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah,” kata Mahyeldi.

Menurut dia, keberadaan kawasan industri di sekitar Teluk Tapang akan membuka peluang hilirisasi berbagai komoditas unggulan daerah. Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah industri berbasis kelapa sawit, mengingat Pasaman Barat merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Sumbar.

Rencana pengembangan kawasan itu mencakup industri strategis seperti kilang minyak (oil refinery) dan industri biodiesel berbasis minyak sawit mentah atau CPO.

Selama ini, sebagian besar distribusi komoditas Sumbar masih bertumpu pada Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang. Kehadiran Teluk Tapang diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi, menekan biaya logistik, sekaligus memperluas akses perdagangan dari wilayah pantai barat Sumatera.

Tidak hanya untuk Sumbar, kawasan ini juga diproyeksikan menjadi simpul logistik regional yang dapat mendukung wilayah sekitar, termasuk Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Selain sektor pelabuhan, Mahyeldi juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat reaktivasi jaringan kereta api di Sumbar.

Menurutnya, konektivitas transportasi menjadi faktor penting agar pusat-pusat produksi daerah dapat terhubung dengan kawasan industri dan pasar.

Reaktivasi jalur kereta api dinilai tidak hanya berdampak pada efisiensi distribusi barang, tetapi juga mampu memperkuat sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat.

“Penguatan konektivitas akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi ekonomi daerah,” ujar Mahyeldi.

Jalur kereta api yang kembali aktif diharapkan menjadi bagian dari sistem transportasi terpadu Sumbar, terutama untuk mendukung arus barang dari kawasan produksi menuju pusat perdagangan.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi juga menyoroti potensi besar Sumbar dalam pengembangan energi baru terbarukan.

Menurutnya, Sumbar memiliki sumber daya energi bersih yang cukup besar, mulai dari tenaga air, panas bumi, hingga energi surya.

Pengembangan EBT dinilai memiliki keterkaitan erat dengan rencana pembangunan kawasan industri hijau di Teluk Tapang. Dengan dukungan energi bersih, industri yang tumbuh di kawasan tersebut diharapkan memiliki daya saing sekaligus sejalan dengan agenda transisi energi nasional.

“Energi baru terbarukan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan industri hijau sekaligus memperkuat komitmen terhadap ekonomi berkelanjutan,” kata Mahyeldi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan respons positif terhadap langkah Pemprov Sumbar.

Airlangga mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan program pembangunan yang berorientasi jangka panjang dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Ia menyatakan usulan tersebut akan dikaji lebih lanjut sesuai mekanisme, tahapan perencanaan, serta kewenangan pemerintah pusat.

Pertemuan tersebut menjadi langkah Pemprov Sumbar untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan infrastruktur, kawasan industri, konektivitas, dan energi bersih.

Bagi Sumbar, pengembangan Teluk Tapang bukan hanya soal membangun pelabuhan baru, tetapi upaya menciptakan pusat ekonomi baru yang selama ini belum sepenuhnya tumbuh di kawasan pantai barat Sumatera.

Jika terealisasi, kawasan tersebut berpotensi menjadi salah satu penggerak utama transformasi ekonomi Sumbar, dari daerah penghasil komoditas menjadi daerah yang mampu mengolah dan menciptakan nilai tambah.

Turut mendampingi Gubernur Mahyeldi dalam audiensi tersebut sejumlah pejabat Pemprov Sumbar, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adib Alfikri, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala DPMPTSP Luhur Budianda, Kepala Dinas Perkimtan Ahdiyarsyah, Kepala Dinas Kehutanan Ferdinal Martin, Kepala Dinas ESDM Helmi, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Badan Penghubung Fauzan Zaenon.(yrp)

Tags: AdpsbTeluk Tapang
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pengurus DPC PKB Kota Padang Periode 2026-2031 Dilantik

Berita Sesudah

Yusri Latif Teken Kontrak Kinerja PKB, Siap Jalankan Agenda Partai

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendukung pelaksanaan Operasi Patuh...

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

Minggu, 25/10/26 | 17:25 WIB

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.Pariaman, Scientia — Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman menyiapkan 26 personel untuk melaksanakan Operasi...

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Minggu, 25/10/26 | 17:03 WIB

Padang, Scientia — Polda Sumatera Barat menggelar Operasi Patuh Singgalang 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November...

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.[foto:net]

Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

Minggu, 25/10/26 | 16:26 WIB

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.Jakarta, Scientia — Kabar duka datang dari Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA...

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Minggu, 25/10/26 | 14:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jorong Sungai...

Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

Minggu, 25/10/26 | 13:56 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Seorang buruh harian lepas di salah satu perusahaan di Kabupaten Dharmasraya, Duha (48), mengaku menjadi korban dugaan...

Berita Sesudah
Yusri Latif Teken Kontrak Kinerja PKB, Siap Jalankan Agenda Partai

Yusri Latif Teken Kontrak Kinerja PKB, Siap Jalankan Agenda Partai

POPULER

  • Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

    Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Rem Blong, Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peran Ibu Tunggal dalam Film “Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026