
Dharmasraya, Scientia.id — Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 21.35 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu Toyota Kijang LGX dan empat truk tronton. Korban meninggal dunia merupakan sopir truk Hino BL 8604 AO, Eftoni (62), yang dinyatakan meninggal setelah menjalani penanganan medis di RSUD Sungai Dareh.
Kasat Lantas Polres Dharmasraya, IPTU Wahyu Amra, menjelaskan kecelakaan bermula ketika Toyota Kijang LGX bernomor polisi BA 1939 FS yang dikemudikan Donni Gultom (37) melaju dari arah Padang menuju Muaro Bungo dengan kecepatan sedang. Mobil tersebut membawa delapan penumpang.
Setibanya di lokasi kejadian, truk tronton Hino BL 8604 AO yang datang dari arah belakang diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak terkendali. Truk tersebut kemudian menabrak bagian samping belakang sebelah kiri Toyota Kijang hingga mobil itu terbalik di badan jalan jalur kanan.
Truk Hino tersebut terus melaju dan menabrak bagian belakang dump truck tronton Mitsubishi Fuso BA 9192 OU yang dikemudikan Yolga Dwi Yalni (29). Akibat benturan itu, truk Fuso terdorong ke kanan dan menabrak dump truck tronton Hino B 9316 TIU yang datang dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, dump truck tronton Mitsubishi BK 9229 EM yang datang dari arah belakang menabrak bagian belakang truk Hino tersebut. Rangkaian tabrakan itu mengakibatkan lima kendaraan terlibat dalam satu kecelakaan beruntun.
Akibat kecelakaan tersebut, delapan penumpang Toyota Kijang LGX mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Dareh.
Para korban terdiri atas Dariusman Harefa (30), Irma Surianti Pane (31), Sheena Uli Maria Harefa (2), Rosmaiti Siboro (32), Zefanya Viodrentha Gultom (8), Yehezkiel Felisianus Gultom (4), Rismawati (56), dan Trisilia Lubis (63).
Berdasarkan data kepolisian, korban mengalami sejumlah cedera, di antaranya luka lecet, luka robek pada jari, serta keluhan sesak di bagian dada.
Sementara itu, Eftoni, sopir truk tronton Hino BL 8604 AO, dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani penanganan medis di rumah sakit.
Empat kendaraan lainnya yang terlibat masing-masing dikemudikan Donni Gultom, Yolga Dwi Yalni, Hermansyah (54), dan Mangoloi P. Sirait (31). Seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dan telah diamankan di Polres Dharmasraya.
IPTU Wahyu Amra mengatakan, setelah menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polres Dharmasraya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban ke rumah sakit, mengamankan kendaraan, mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan saksi.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan beruntun tersebut.
Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan lima kendaraan terlibat tabrakan hingga menimbulkan korban jiwa dan delapan orang mengalami luka-luka. (*)







