Rabu, 14/10/26 | 15:53 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar Tetapkan 166 Ribu Hektare LP2B, Lampaui Target Nasional Perlindungan Sawah

Rabu, 08/7/26 | 20:31 WIB

Padang, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota resmi menyepakati perlindungan lahan sawah seluas 166.466,02 hektare melalui penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Luasan tersebut setara dengan 89,92 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS) di Sumbar, melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 87 persen.

Kesepakatan itu ditandatangani dalam pertemuan di Auditorium Gubernuran, Padang, Rabu (8/7/2026), yang dipimpin Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama para bupati dan wali kota se-Sumbar. Penandatanganan turut disaksikan Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Suyus Windayana.

Capaian tersebut menempatkan Sumatera Barat sebagai salah satu daerah yang lebih cepat memenuhi target perlindungan lahan pertanian yang menjadi bagian dari agenda nasional memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, penetapan LP2B merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Regulasi itu mengamanatkan sedikitnya 87 persen Lahan Baku Sawah di setiap daerah ditetapkan sebagai LP2B untuk mencegah alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

BACAJUGA

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB
Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]

Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

Rabu, 14/10/26 | 13:36 WIB

Menurut dia, keberhasilan Sumbar melampaui target nasional merupakan hasil kesepahaman seluruh pemerintah kabupaten dan kota dalam menetapkan lahan pertanian yang akan dilindungi secara permanen.

“Kesepakatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi merupakan komitmen nyata untuk melindungi lahan sawah dari alih fungsi yang tidak terkendali, memberikan kepastian hukum bagi sektor pertanian, sekaligus menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat hari ini maupun generasi mendatang,” kata Mahyeldi.

Ia mengapresiasi komitmen seluruh kepala daerah yang mendukung percepatan penetapan LP2B. Menurutnya, kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi faktor penting sehingga Sumbar mampu menyelesaikan kesepakatan tersebut secara menyeluruh.

Meski demikian, Mahyeldi meminta pemerintah kabupaten dan kota yang capaian luasannya masih berada pada batas minimal agar segera menyempurnakan data sebelum proses verifikasi pemerintah pusat selesai. Ia juga mendorong setiap daerah segera menerbitkan Surat Keputusan LP2B dan mengintegrasikan kawasan tersebut ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) maupun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Langkah tersebut dinilai penting agar perlindungan lahan pertanian memiliki kepastian hukum sekaligus menjadi dasar pengendalian pemanfaatan ruang di daerah.

Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, menyebut langkah Sumatera Barat sebagai pencapaian penting dalam implementasi kebijakan nasional. Menurut dia, Sumbar menjadi provinsi pertama yang melaksanakan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan LP2B setelah terbitnya Surat Edaran Bersama Menteri ATR/BPN dan Menteri Dalam Negeri mengenai percepatan pengintegrasian LP2B ke dalam RTRW dan RDTR.

Suyus mengatakan perlindungan LP2B merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden untuk memperkuat swasembada pangan nasional. Di tengah meningkatnya tekanan alih fungsi lahan di berbagai daerah, perlindungan sawah menjadi instrumen penting menjaga keberlanjutan produksi pangan.

“Kami berharap pemerintah kabupaten dan kota segera menetapkan SK LP2B, kemudian mengintegrasikannya ke dalam RTRW dan RDTR sehingga perlindungan lahan pertanian memiliki kepastian hukum yang kuat,” ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat Armizoprades menjelaskan, penyusunan data LP2B dilakukan melalui sejumlah tahapan yang melibatkan seluruh pemerintah daerah. Proses itu dimulai dari penyamaan basis data Lahan Baku Sawah, pembentukan lima klaster percepatan, penyesuaian terhadap kebijakan terbaru pemerintah pusat, hingga finalisasi luasan melalui rapat koordinasi bersama seluruh kabupaten dan kota.

Selain itu, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan usulan data LP2B Provinsi Sumatera Barat kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Penyerahan tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung kebijakan nasional perlindungan lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan lahan untuk pembangunan.(yrp)

Tags: AdpsbPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wabup Solok Buka Seminar Keminangkabauan, Tekankan Peran Perempuan Minangkabau

Berita Sesudah

Camat Baru X Koto Di Atas Dilantik, Pemkab Solok Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota...

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]

Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

Rabu, 14/10/26 | 13:36 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.Padang, Scientia — Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tetangga mulai menyelimuti...

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14/10/26 | 05:46 WIB

Bukittinggi, Scientia.id - Tim tinju Kota Bukittinggi menutup perjuangannya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan raihan...

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rabu, 14/10/26 | 02:06 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rico Alviano, meminta pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC)...

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Rabu, 14/10/26 | 00:41 WIB

Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Sumatera Barat resmi dikukuhkan di ZHM Premiere Hotel, Padang, Selasa...

Pengurus DPC PKB se-Sumbar Dikukuhkan

Pengurus DPC PKB se-Sumbar Dikukuhkan

Selasa, 13/10/26 | 17:36 WIB

Padang, Scientia — Sebanyak 476 pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari berbagai kabupaten dan kota di...

Berita Sesudah
Camat Baru X Koto Di Atas Dilantik, Pemkab Solok Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Camat Baru X Koto Di Atas Dilantik, Pemkab Solok Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nurfirmanwansyah Apresiasi Gerakan Literasi Digital bagi Pelajar di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026