Kamis, 16/7/26 | 11:51 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Tambang Ilegal Disebut Pemicu Kelangkaan Solar, Pemprov Sumbar Segera Bentuk Satgas

Kamis, 04/6/26 | 23:17 WIB

Padang, Scientia – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian dan Pengawasan BBM bersubsidi. Langkah itu ditempuh untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Permintaan tersebut disampaikan Mahyeldi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu (JBT/Solar) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP/Pertalite) di Auditorium Gubernuran, Padang, Kamis (4/6/2026). Rapat dihadiri bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, Pertamina, dan Hiswana Migas.

Mahyeldi mengatakan hasil pendalaman yang dilakukan pemerintah bersama sejumlah pihak menunjukkan penyalahgunaan solar bersubsidi untuk aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) menjadi salah satu penyebab utama kelangkaan BBM di sejumlah daerah.

“Hasil pendalaman yang dilakukan bersama berbagai pihak menunjukkan bahwa salah satu faktor utama penyebab kelangkaan solar bersubsidi adalah adanya penyalahgunaan distribusi BBM untuk kegiatan tambang ilegal. Karena itu, pengawasan harus diperkuat agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran,” kata Mahyeldi.

BACAJUGA

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Rabu, 15/7/26 | 22:01 WIB
Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Rabu, 15/7/26 | 21:49 WIB

Menurut dia, antrean panjang di SPBU tidak hanya menyulitkan masyarakat memperoleh BBM, tetapi juga menghambat distribusi barang, mengganggu arus lalu lintas, dan berdampak pada aktivitas ekonomi.

Karena itu, Mahyeldi meminta pengawasan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, Forkopimda, pemerintah provinsi, serta instansi vertikal sesuai kewenangan masing-masing.

Ia juga mendorong setiap pemerintah kabupaten dan kota mengalokasikan anggaran bagi pembentukan Satgas BBM serta menyampaikan laporan pengawasan secara berkala kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Mahyeldi mengingatkan bahwa pemerintah telah menerapkan pembatasan pembelian BBM bagi kendaraan pribadi maksimal 50 liter per hari sejak 1 April 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memastikan distribusi BBM bersubsidi lebih merata.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat Helmi Herianto mengungkapkan masih ditemukan berbagai modus penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan.

Modus tersebut antara lain menggunakan kendaraan tua yang telah dimodifikasi, memperbesar kapasitas tangki kendaraan, memakai barcode yang sesuai dengan nomor polisi tetapi tidak dilengkapi dokumen kendaraan yang sah, hingga memanfaatkan kendaraan tanpa mesin yang ditarik kendaraan lain untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Menurut Helmi, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Polda Sumbar, Pertamina Patra Niaga, dan Hiswana Migas telah membentuk Satgas Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian JBT, JBKP, dan LPG 3 kilogram. Satgas itu secara rutin melakukan inspeksi mendadak di SPBU serta memperkuat pengawasan melalui digitalisasi distribusi BBM bersubsidi.

Selain itu, pengelola SPBU dan agen LPG juga diminta menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran energi bersubsidi.

Dalam paparannya, Helmi menyebut kuota BBM bersubsidi secara nasional pada 2026 mengalami penurunan. Kuota Pertalite turun 6,28 persen menjadi 29,27 juta kiloliter, sedangkan kuota Solar turun 1,32 persen menjadi 18,64 juta kiloliter.

Untuk Sumatera Barat, pemerintah menetapkan kuota Solar sebesar 558.488 kiloliter dan Pertalite sebanyak 704.919 kiloliter. Khusus Solar, alokasi tersebut turun sekitar 1,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat menandatangani kesepakatan bersama untuk memperkuat pengendalian dan pengawasan distribusi Solar dan Pertalite di wilayah masing-masing. Mereka juga menyatakan siap melaksanakan Instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor 1/INST-2026 tentang Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian JBT dan JBKP.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap pengawasan yang lebih ketat dapat membuat distribusi BBM subsidi menjadi lebih tertib, tepat sasaran, sekaligus menekan penyalahgunaan yang selama ini merugikan negara dan masyarakat.(yrp)

Tags: AdpsbBBM SubsidiPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemprov Sumbar Bantah Alokasi Anggaran Memperbaiki Aset Hanya Untuk Mempercantik Bangunan

Berita Sesudah

PKB Sumbar Soroti Maraknya Penimbunan Solar Subsidi, Pertanyakan Peran SPBU

Berita Terkait

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Rabu, 15/7/26 | 22:01 WIB

Padang, Scientia – Keberadaan tiga bangunan yang berdiri di atas lahan yang dikuasai PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional...

Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Rabu, 15/7/26 | 21:49 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Kabar baik mulai dirasakan para petani kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa...

olahraga domino kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang mengedepankan kemampuan berpikir, strategi, konsentrasi, dan sportivitas.

Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim ORADO Prospek di Pertandingkan pada Porprov Sumbar 2028.

Rabu, 15/7/26 | 20:53 WIB

olahraga domino kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang mengedepankan kemampuan berpikir, strategi, konsentrasi, dan sportivitas. Padang, Scientia------ Pengurus Provinsi...

Enam Perusahaan dan Pemkab Dharmasraya Sepakati Program CSR Infrastruktur Senilai Rp6,6 Miliar

Enam Perusahaan dan Pemkab Dharmasraya Sepakati Program CSR Infrastruktur Senilai Rp6,6 Miliar

Rabu, 15/7/26 | 18:39 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama enam perusahaan menyepakati kerja sama pembangunan infrastruktur melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)...

Wali Kota Padang Fadly Amran, meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada penyintas bencana hidrometeorologi di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7).

Wali Kota Padang Resmikan dan Serahkan Lahan Kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) Pada Penyintas Bencana Hidrometeorologi.

Rabu, 15/7/26 | 15:54 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada penyintas bencana hidrometeorologi di...

Muharlion mengingatkan, banyak korban bullying memilih memendam penderitaan yang mereka alami.

Maraknya Kasus Perundungan di Sekolah Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Minta Dinas Pendidikan Terapkan Pendidikan Karakter

Rabu, 15/7/26 | 15:27 WIB

Muharlion mengingatkan, banyak korban bullying memilih memendam penderitaan yang mereka alami. Padang,  Scientia---------- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, menegaskan peristiwa...

Berita Sesudah
Aktivisme Sosial ke Panggung Politik: Jejak Firdaus dan Model Kepemimpinan Berbasis Pengabdian

PKB Sumbar Soroti Maraknya Penimbunan Solar Subsidi, Pertanyakan Peran SPBU

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat pertemuan lanjutan dengan Foshan Polytechnic, Selasa (7/7).

    Wali Kota Padang Kunjungi Fosan Polytechnic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim ORADO Prospek di Pertandingkan pada Porprov Sumbar 2028.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026