![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952.jpg)
UKK tersebut akan digelar di Kantor DPW PKB Sumatera Barat di Padang. Proses ini merupakan bagian dari tahapan pembentukan kepengurusan DPC PKB masa bakti 2026–2031.
Peserta UKK mengacu pada surat Tim Koordinator Pembentukan Kepengurusan DPC PKB DPP PKB Nomor 189/TK-DPP/IV/2026. Seluruh kandidat yang telah terdaftar diwajibkan mengikuti tahapan ini sebagai syarat utama sebelum ditetapkan menjadi pengurus definitif.
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, mengatakan UKK bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen untuk memastikan kualitas kepemimpinan di tubuh partai. Menurut dia, PKB membutuhkan figur yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial dan komitmen terhadap kerja-kerja kerakyatan.
“UKK ini menjadi bagian penting untuk melihat kapasitas, integritas, dan komitmen para calon dalam memimpin DPC ke depan,” kata Firdaus.
Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan terukur, dengan melibatkan tim dari DPP PKB. Dengan demikian, hasil yang diperoleh diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang solid dan mampu memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah.
Firdaus juga menyebut, banyaknya jumlah kandidat menunjukkan tingginya antusiasme kader untuk berkontribusi dalam kepemimpinan partai. Namun, ia mengingatkan bahwa proses seleksi akan berlangsung ketat.
“Ini menunjukkan dinamika yang sehat di internal PKB. Tapi tentu tidak semua bisa terpilih. Kita ingin yang terbaik yang nantinya bisa membawa PKB semakin kuat dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Melalui UKK ini, DPW PKB Sumbar menargetkan terbentuknya kepengurusan DPC yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.
Hasil UKK nantinya akan menjadi bahan pertimbangan DPP PKB dalam menetapkan susunan kepengurusan DPC PKB se-Sumatera Barat untuk periode lima tahun ke depan.(yrp)








