
Dharmasraya, Scientia.id – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Dharmasraya merespons dugaan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa SMAN 1 Sungai Rumbai serta ibu hamil dan menyusui yang mengikuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Satgas MBG Kabupaten Dharmasraya, Jasman Rizal mengatakan hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab gangguan kesehatan berupa diare dan mual yang dialami para penerima manfaat tersebut.
“Untuk sementara kita belum bisa mengatakan bahwa orang yang terganggu kesehatannya itu disebabkan oleh apa,” ujar Plt Sekda Dharmasraya ini, Rabu (4/2/2026).
Ia menyampaikan, Bupati Dharmasraya telah bergerak cepat dengan memimpin langsung rapat bersama Satgas MBG guna menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Bupati tadi sudah langsung bergerak cepat dan memimpin rapat dengan Satgas MBG untuk menindaklanjutinya,” katanya.
Lebih lanjut, Jasman menjelaskan bahwa Bupati Dharmasraya telah memerintahkan Satgas MBG untuk segera melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut.
“Sampel-sampel sudah dikumpulkan dan Bupati meminta dalam waktu 1×24 jam hasil laboratorium sudah keluar. Setelah hasil labor keluar, baru kita pastikan apa penyebab gangguan kesehatan tersebut,” ungkapnya.
Menurut Jasman, dugaan sementara gangguan kesehatan tersebut tidak disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi pada hari ini, melainkan makanan yang dikonsumsi sehari sebelumnya.
“Kemungkinan bukan dari makanan hari ini, tetapi makanan kemarin,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara hingga Rabu, 4 Februari 2026 pukul 18.00 WIB, jumlah pasien yang terdampak tercatat sebanyak 127 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 orang masih menjalani perawatan, dengan rincian 1 orang dirawat di klinik, 3 orang di RSUD Sungai Rumbai, dan 2 orang di Puskesmas Koto Baru.
Baca Juga: Diduga Usai Terima MBG, Ibu Menyusui di Sungai Rumbai Alami Mual dan Diare
“Sementara itu, 118 orang sudah pulang dan menjalani rawat jalan, sedangkan 3 orang masih dalam tahap observasi di Puskesmas Sungai Rumbai. Jadi total terdampak sebanyak 127 orang,” tutupnya. (tnl)









