Jumat, 21/8/26 | 21:27 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kasus Dugaan Bunuh Diri Siswa SD, Alarm Kegagalan Kolektif Lindungi Anak

Kamis, 05/2/26 | 05:40 WIB

Padang, Scientia.id – Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat, M. Yusuf Rahman menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa Sekolah Dasar di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri dan meninggalkan sepucuk surat untuk ibunya.

Menurut Yusuf, peristiwa tersebut bukan sekadar tragedi personal, melainkan peringatan keras bagi seluruh elemen bangsa tentang rapuhnya sistem perlindungan anak, terutama bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan minim pendamping psikososial.

“Peristiwa ini adalah alarm kemanusiaan. Ketika seorang anak di usia 10 tahun merasa hidupnya terlalu berat untuk dijalani, maka yang gagal bukan hanya keluarganya, tetapi kita semua sebagai bangsa,” ujar Yusuf pada Scientia.id, Kamis (5/2).

BACAJUGA

Jadi Pemateri Bimtek UMKM Berbasis Digital SeSolok Raya, Firmanto: Manfaatkan AI Semaksimal Mungkin

Jadi Pemateri Bimtek UMKM Berbasis Digital SeSolok Raya, Firmanto: Manfaatkan AI Semaksimal Mungkin

Kamis, 20/8/26 | 12:34 WIB
Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Kamis, 20/8/26 | 02:15 WIB

Yusuf menilai, kasus ini menunjukkan bahwa kemiskinan tidak hanya berdampak pada aspek material, tetapi juga menekan kondisi mental dan emosional anak. Yusuf menegaskan bahwa pendidikan yang diklaim sebagai hak dasar belum sepenuhnya hadir secara bermartabat bagi seluruh anak Indonesia.

“Kita sering bicara pendidikan sebagai hak, tetapi fakta di lapangan menunjukkan masih ada anak yang merasa putus asa hanya karena tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolah yang paling dasar. Ini ironi yang menyakitkan,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, sepucuk surat yang ditinggalkan korban menunjukkan bahwa suara dan beban batin anak kerap luput dari perhatian lingkungan sekitar. Ia menilai perlindungan anak tidak cukup hanya melalui kebijakan administratif, tetapi membutuhkan kehadiran nyata dan empati kolektif.

“Anak-anak tidak selalu mampu mengungkapkan luka batinnya dengan kata-kata. Tugas orang dewasa, termasuk negara dan masyarakat, adalah peka membaca tanda-tanda itu sebelum terlambat,” ujar Yusuf.

Selain itu, Yusuf menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan untuk tidak bersikap apatis terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Menurutnya, tragedi ini harus menjadi panggilan moral bagi mahasiswa untuk lebih peka dan terlibat aktif dalam isu-isu kemasyarakatan.

“Mahasiswa tidak boleh hanya sibuk dengan ruang akademik. Kita harus melek terhadap realitas sosial di sekitar kita, karena di sanalah pengabdian itu menemukan maknanya,” Kata Yusuf.

Ia menegaskan bahwa organisasi kemanusiaan termasuk PMII, memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dari keluarga miskin.

“Organisasi kemahasiswaan harus hadir bukan hanya saat demonstrasi atau agenda formal, tetapi juga dalam bentuk pendampingan sosial, edukasi dan advokasi. Itulah salah satu wujud nyata pengabdian kita kepada masyarakat,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap, kematian anak SD di NTT tidak berlalu sebagai berita duka semata, tetapi menjadi momentum refleksi bersama bagi negara, masyarakat dan generasi muda untuk memperkuat pedulian serta keberpihakan kepada anak-anak.

Baca Juga: Pimpin PKC PMII Sumbar, Yusuf Rahman Tekankan Kebersamaan

“Jika mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan mampu hadir lebih awal, lebih peka, dan lebih peduli, maka kita bisa mencegah tragedi- tragedi serupa terulang. Anak-anak Indonesia berhak tumbuh dengan harapan bukan dengan ketakutan,” pungkasnya (Tmi)

Tags: PKC PMII SumbarPMII Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kunjungi Kemenko PMK, Bupati Dharmasraya Tekankan Akselerasi Program Pendidikan

Berita Sesudah

Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

Berita Terkait

Jadi Pemateri Bimtek UMKM Berbasis Digital SeSolok Raya, Firmanto: Manfaatkan AI Semaksimal Mungkin

Jadi Pemateri Bimtek UMKM Berbasis Digital SeSolok Raya, Firmanto: Manfaatkan AI Semaksimal Mungkin

Kamis, 20/8/26 | 12:34 WIB

Alahan Panjang, Scientia.id — Firmanto dipercaya menjadi salah seorang pemateri dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan...

Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Kamis, 20/8/26 | 02:15 WIB

Padang, Scientia — Telkomsel mematikan akses data seluler pelanggan yang belum melunasi tagihan pulsa darurat maupun paket darurat. Kebijakan itu...

Semarak HUT ke-81 RI di Kabupaten Solok, Dari Malam Resepsi hingga Pesta Rakyat dan Pawai Alegoris

Semarak HUT ke-81 RI di Kabupaten Solok, Dari Malam Resepsi hingga Pesta Rakyat dan Pawai Alegoris

Rabu, 19/8/26 | 20:03 WIB

Arosuka, Scientia.id - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Solok tidak berhenti pada upacara pengibaran...

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun (U-12) memperebutkan trofi Wali Kota Padang. 

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) Perebutkan Piala Wali Kota Cup U-12

Minggu, 16/8/26 | 13:39 WIB

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun...

Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di GOR FKKSP PT Semen Padang, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Resmikan Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II 2026

Minggu, 16/8/26 | 13:28 WIB

Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di...

Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan, semifinal Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang, yang diadakan di lapangan Sepakbola Persatuan Sepakbola Tabing Sekitarnya (PSTS) Tabing, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Apresiasi Semifinal Turnamen PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang

Minggu, 16/8/26 | 13:16 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan, semifinal Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang, yang diadakan di...

Berita Sesudah
Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

POPULER

  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alex Indra Lukman: Swasembada Beras Jadi Kunci Swasembada Pangan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026