Jumat, 13/2/26 | 17:16 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kasus Dugaan Bunuh Diri Siswa SD, Alarm Kegagalan Kolektif Lindungi Anak

Kamis, 05/2/26 | 05:40 WIB

Padang, Scientia.id – Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat, M. Yusuf Rahman menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa Sekolah Dasar di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri dan meninggalkan sepucuk surat untuk ibunya.

Menurut Yusuf, peristiwa tersebut bukan sekadar tragedi personal, melainkan peringatan keras bagi seluruh elemen bangsa tentang rapuhnya sistem perlindungan anak, terutama bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan minim pendamping psikososial.

“Peristiwa ini adalah alarm kemanusiaan. Ketika seorang anak di usia 10 tahun merasa hidupnya terlalu berat untuk dijalani, maka yang gagal bukan hanya keluarganya, tetapi kita semua sebagai bangsa,” ujar Yusuf pada Scientia.id, Kamis (5/2).

BACAJUGA

Pimpin PKC PMII Sumbar, Yusuf Rahman Tekankan Kebersamaan

Pimpin PKC PMII Sumbar, Yusuf Rahman Tekankan Kebersamaan

Minggu, 18/1/26 | 17:26 WIB
Yusuf Rahman Terpilih Pimpin PKC PMII Sumbar

Yusuf Rahman Terpilih Pimpin PKC PMII Sumbar

Minggu, 18/1/26 | 17:23 WIB

Yusuf menilai, kasus ini menunjukkan bahwa kemiskinan tidak hanya berdampak pada aspek material, tetapi juga menekan kondisi mental dan emosional anak. Yusuf menegaskan bahwa pendidikan yang diklaim sebagai hak dasar belum sepenuhnya hadir secara bermartabat bagi seluruh anak Indonesia.

“Kita sering bicara pendidikan sebagai hak, tetapi fakta di lapangan menunjukkan masih ada anak yang merasa putus asa hanya karena tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolah yang paling dasar. Ini ironi yang menyakitkan,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, sepucuk surat yang ditinggalkan korban menunjukkan bahwa suara dan beban batin anak kerap luput dari perhatian lingkungan sekitar. Ia menilai perlindungan anak tidak cukup hanya melalui kebijakan administratif, tetapi membutuhkan kehadiran nyata dan empati kolektif.

“Anak-anak tidak selalu mampu mengungkapkan luka batinnya dengan kata-kata. Tugas orang dewasa, termasuk negara dan masyarakat, adalah peka membaca tanda-tanda itu sebelum terlambat,” ujar Yusuf.

Selain itu, Yusuf menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan untuk tidak bersikap apatis terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Menurutnya, tragedi ini harus menjadi panggilan moral bagi mahasiswa untuk lebih peka dan terlibat aktif dalam isu-isu kemasyarakatan.

“Mahasiswa tidak boleh hanya sibuk dengan ruang akademik. Kita harus melek terhadap realitas sosial di sekitar kita, karena di sanalah pengabdian itu menemukan maknanya,” Kata Yusuf.

Ia menegaskan bahwa organisasi kemanusiaan termasuk PMII, memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dari keluarga miskin.

“Organisasi kemahasiswaan harus hadir bukan hanya saat demonstrasi atau agenda formal, tetapi juga dalam bentuk pendampingan sosial, edukasi dan advokasi. Itulah salah satu wujud nyata pengabdian kita kepada masyarakat,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap, kematian anak SD di NTT tidak berlalu sebagai berita duka semata, tetapi menjadi momentum refleksi bersama bagi negara, masyarakat dan generasi muda untuk memperkuat pedulian serta keberpihakan kepada anak-anak.

Baca Juga: Pimpin PKC PMII Sumbar, Yusuf Rahman Tekankan Kebersamaan

“Jika mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan mampu hadir lebih awal, lebih peka, dan lebih peduli, maka kita bisa mencegah tragedi- tragedi serupa terulang. Anak-anak Indonesia berhak tumbuh dengan harapan bukan dengan ketakutan,” pungkasnya (Tmi)

Tags: PKC PMII SumbarPMII Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kunjungi Kemenko PMK, Bupati Dharmasraya Tekankan Akselerasi Program Pendidikan

Berita Sesudah

Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

Berita Terkait

Hidroponik dan Inovasi Jengkol Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Batu Busuk

Hidroponik dan Inovasi Jengkol Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Batu Busuk

Kamis, 12/2/26 | 21:00 WIB

Padang, Scientia.id – Upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, terus digerakkan melalui program...

Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR dari PT PLN (Persero) kepada Kampung Siaga Bencana Ulak Karang Selatan.

Wali Kota Padang Serahkan Bantuan TJSL atau CSR dari PT PLN (Persero) di Kampung Siaga Bencana

Kamis, 12/2/26 | 20:04 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR dari PT...

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang resmi beroperasi setelah diresmikan pada Kamis (12/2/2026).

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang Memperkuat Literasi dan Pembangunan SDM

Kamis, 12/2/26 | 19:57 WIB

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang resmi beroperasi setelah diresmikan pada Kamis (12/2/2026). PADANG, Scientia---- - Gedung Layanan Perpustakaan...

Wali Kota Padang Fadly Amran, secara resmi membuka kegiatan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri yang digelar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Kamis (12/2/2026). (Foto:Ist)

Wali Kota Padang Resmikan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri

Kamis, 12/2/26 | 19:50 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, secara resmi membuka kegiatan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri yang digelar di Ruang Bagindo...

Kesbangpol Sumbar Perkuat Peran Ormas dalam Pembangunan Kabupaten Solok

Kesbangpol Sumbar Perkuat Peran Ormas dalam Pembangunan Kabupaten Solok

Kamis, 12/2/26 | 06:30 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id  - Penguatan kapasitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) sebagai bagian dari pembangunan daerah menjadi fokus kegiatan yang digelar Badan...

Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

Rabu, 11/2/26 | 21:21 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Warga Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, resah dengan polusi udara dan aroma tak sedap yang diduga...

Berita Sesudah
Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

POPULER

  • MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

    MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Serahkan Bantuan TJSL atau CSR dari PT PLN (Persero) di Kampung Siaga Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protes Bau Limbah PT DL, Warga Koto Padang Tagih Solusi DLH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024