Senin, 08/6/26 | 03:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kasus Dugaan Bunuh Diri Siswa SD, Alarm Kegagalan Kolektif Lindungi Anak

Kamis, 05/2/26 | 05:40 WIB

Padang, Scientia.id – Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat, M. Yusuf Rahman menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa Sekolah Dasar di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri dan meninggalkan sepucuk surat untuk ibunya.

Menurut Yusuf, peristiwa tersebut bukan sekadar tragedi personal, melainkan peringatan keras bagi seluruh elemen bangsa tentang rapuhnya sistem perlindungan anak, terutama bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan minim pendamping psikososial.

“Peristiwa ini adalah alarm kemanusiaan. Ketika seorang anak di usia 10 tahun merasa hidupnya terlalu berat untuk dijalani, maka yang gagal bukan hanya keluarganya, tetapi kita semua sebagai bangsa,” ujar Yusuf pada Scientia.id, Kamis (5/2).

BACAJUGA

Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya, untuk terus memperkuat program Smart Surau sebagai benteng moral, agama, dan pendidikan bagi generasi muda.

Wali Kota Padang Serahkan Reward Subuh Mubarakah Program Smart Surau di Masjid As Salam, Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung,

Minggu, 07/6/26 | 16:49 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan Program Unggulan (Progul) Smart Surau di depan seluruh jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Sumatera Barat, di Masjid Baiturrahmah, Air Pacah, Kota Padang, Minggu (7/6/2026).

Wali Kota Padang Sampaikan Progul Smart Surau di Hadapan Jemaah BKMT Sumbar

Minggu, 07/6/26 | 16:44 WIB

Yusuf menilai, kasus ini menunjukkan bahwa kemiskinan tidak hanya berdampak pada aspek material, tetapi juga menekan kondisi mental dan emosional anak. Yusuf menegaskan bahwa pendidikan yang diklaim sebagai hak dasar belum sepenuhnya hadir secara bermartabat bagi seluruh anak Indonesia.

“Kita sering bicara pendidikan sebagai hak, tetapi fakta di lapangan menunjukkan masih ada anak yang merasa putus asa hanya karena tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolah yang paling dasar. Ini ironi yang menyakitkan,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, sepucuk surat yang ditinggalkan korban menunjukkan bahwa suara dan beban batin anak kerap luput dari perhatian lingkungan sekitar. Ia menilai perlindungan anak tidak cukup hanya melalui kebijakan administratif, tetapi membutuhkan kehadiran nyata dan empati kolektif.

“Anak-anak tidak selalu mampu mengungkapkan luka batinnya dengan kata-kata. Tugas orang dewasa, termasuk negara dan masyarakat, adalah peka membaca tanda-tanda itu sebelum terlambat,” ujar Yusuf.

Selain itu, Yusuf menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan untuk tidak bersikap apatis terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Menurutnya, tragedi ini harus menjadi panggilan moral bagi mahasiswa untuk lebih peka dan terlibat aktif dalam isu-isu kemasyarakatan.

“Mahasiswa tidak boleh hanya sibuk dengan ruang akademik. Kita harus melek terhadap realitas sosial di sekitar kita, karena di sanalah pengabdian itu menemukan maknanya,” Kata Yusuf.

Ia menegaskan bahwa organisasi kemanusiaan termasuk PMII, memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dari keluarga miskin.

“Organisasi kemahasiswaan harus hadir bukan hanya saat demonstrasi atau agenda formal, tetapi juga dalam bentuk pendampingan sosial, edukasi dan advokasi. Itulah salah satu wujud nyata pengabdian kita kepada masyarakat,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap, kematian anak SD di NTT tidak berlalu sebagai berita duka semata, tetapi menjadi momentum refleksi bersama bagi negara, masyarakat dan generasi muda untuk memperkuat pedulian serta keberpihakan kepada anak-anak.

Baca Juga: Pimpin PKC PMII Sumbar, Yusuf Rahman Tekankan Kebersamaan

“Jika mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan mampu hadir lebih awal, lebih peka, dan lebih peduli, maka kita bisa mencegah tragedi- tragedi serupa terulang. Anak-anak Indonesia berhak tumbuh dengan harapan bukan dengan ketakutan,” pungkasnya (Tmi)

Tags: PKC PMII SumbarPMII Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kunjungi Kemenko PMK, Bupati Dharmasraya Tekankan Akselerasi Program Pendidikan

Berita Sesudah

Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

Berita Terkait

Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya, untuk terus memperkuat program Smart Surau sebagai benteng moral, agama, dan pendidikan bagi generasi muda.

Wali Kota Padang Serahkan Reward Subuh Mubarakah Program Smart Surau di Masjid As Salam, Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung,

Minggu, 07/6/26 | 16:49 WIB

Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya, untuk terus memperkuat program Smart Surau sebagai benteng moral, agama, dan pendidikan bagi generasi muda....

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan Program Unggulan (Progul) Smart Surau di depan seluruh jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Sumatera Barat, di Masjid Baiturrahmah, Air Pacah, Kota Padang, Minggu (7/6/2026).

Wali Kota Padang Sampaikan Progul Smart Surau di Hadapan Jemaah BKMT Sumbar

Minggu, 07/6/26 | 16:44 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan Program Unggulan (Progul) Smart Surau di depan seluruh jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang resmi, mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau.

Pemko Padang Bersama DPRD Padang Sahkan Perdav Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau

Minggu, 07/6/26 | 08:17 WIB

  Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang resmi, mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5...

Pimpinan DPRD Kota Padang saat menetapkan Perda Penguatan Lembaga Adat

DPRD Kota Padang Tetapkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau

Minggu, 07/6/26 | 08:05 WIB

Pimpinan DPRD Kota Padang saat menetapkan Perda Penguatan Lembaga Adat PADANG, Scientia----— Setelah melalui pembahasan panjang yang melibatkan unsur pemerintah,...

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir saat menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2025

Wawako Padang Maigus Nasir Sampaikan Ranperda LKPD 2025 Kepada DPRD Kota Padang

Minggu, 07/6/26 | 07:43 WIB

Wakil Walikota Padang Maigus Nasir saat menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2025 PADANG, Scientia---- — Pemerintah Kota Padang mencatat kinerja...

PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

Sabtu, 06/6/26 | 21:02 WIB

Padang, Scientia — Fraksi PKB DPRD Kota Padang menyoroti pentingnya penguatan lembaga adat sebagai langkah strategis menjaga identitas budaya Minangkabau...

Berita Sesudah
Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

POPULER

  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Depan “dari” dan “daripada” yang Tidak Tepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Bersama DPRD Padang Sahkan Perdav Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026