Jumat, 27/2/26 | 20:13 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 02/11/25 | 18:34 WIB
Sumber: Meta AI

Penjara Air

Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza

Air pernah jadi kebebasan
Sirip pernah menari tanpa batas
Lalu datang tangan-tangan asing
Menabur pakan
Janji manis yang beracun
Perlahan menutup ruang gerak

Keramba ini bukan rumah
Ia penjara yang disamarkan
Jeruji tak lagi besi
Tapi jaring yang mengekang gerak
Menukar luas dengan sempit
Menukar bebas dengan lapar

Kami berenang
Namun tak pernah benar-benar bebas

BACAJUGA

No Content Available

 

Riak

Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza

Ketenangan apa yang kau cari
Ketenangan danau maninjau
Kala kau duduk di tepiannya
Diam-diam menaruh harap pada riak

Barangkali ia akan membawa kabar
Pada seorang jauh di rantau
Rindu tak pernah usai
Bagai riak yang tak henti kembali

Namun riak tak selalu lembut
Kadang ia liar membawa resah
Mengingatkan bahwa ketenangan
Hanya pinjaman sementara

 

Gelombang Pikiran

Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza

Permukaan air nan tenang
Bagai cermin, aku terpantul utuh
Tapi di dasarnya
Jiwa ini remuk, begitu lara

Selalu berenang mencari tepian
Namun kalah akan kabut
Gelombang menertawakan gerakku
Begitu ragu, kaku
dan semakin lemah

Tangan terulur pada cahaya
Namun ia melarikan diri
Meninggalkan kegelapan mengerikan

Sunyi menelanku bulat-bulat
Tak ada tangan untuk digapai
Bahkan bayangan pun enggan memeluk
Hanya dingin yang mengikat,
Menusuk kulit, menembus nadi

Dan aku tenggelam
Bukan di danau
Melainkan dalam gelombang pikiranku sendiri

 

Harapan di Punggung

Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza

Punggung ini kecil
Menanggung langit luas
Bayangan harapan mereka
Tak pernah lepas

Setiap langkah, ringan sekaligus berat
Asa melekat di setiap detik
Embun pagi menetes
Menenangkan resah

Danau Maninjau menyimpan rahasia dalamnya
Riak air menyapa sunyi
Pundak ini menanggung sendiri
Mereka tak menuntut
Tapi aku tahu mereka berharap

Angin menari di permukaan tenang
Seperti doa yang jatuh perlahan
Menuntun langkahku
Agar tak runtuh

 

Biodata Penulis:

Delivia Nazwa Syafiariza, saat ini aktif sebagai mahasiswi, Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, di Universitas Andalas. Aktif di UKMF Labor Penulisan Kreatif. Penulis bisa disapa di Instagram @viadns_yaa

Tags: #Delivia Nazwa Syafiariza
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Konflik Sosial dan Politik pada Naskah “Penjual Bendera” Karya Wisran Hadi

Berita Sesudah

Pemko Padang Tuntaskan Penyaluran Dana Operasional Triwulan III Tahun 2025

Berita Terkait

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Berita Sesudah
Kegiatan penyerahan terakhir dilaksanakan di Masjid Darussalam, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan usai kegiatan Subuh Mubarakah, Senin (3/11), dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.(Foto:Ist)

Pemko Padang Tuntaskan Penyaluran Dana Operasional Triwulan III Tahun 2025

POPULER

  • Bupati Dharmasraya Sidak Pangkalan dan Pengecer LPG 3 Kg, Temukan Pelanggaran Distribusi

    Bupati Dharmasraya Sidak Pangkalan dan Pengecer LPG 3 Kg, Temukan Pelanggaran Distribusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Dharmasraya Terbitkan SE Tentang Pengawasan dan Penyaluran Gas Tiga Kilogram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024