Senin, 01/6/26 | 12:54 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Fenomena Rojali dan Rohana: Belanja Hemat di Mal Saat Daya Beli Turun

Kamis, 24/7/25 | 10:09 WIB

Jakarta, Scientia.id – Fenomena rojali dan rohana kembali menjadi sorotan di tahun 2025. Rojali, alias rombongan jarang beli, dan rohana, atau rombongan hanya nanya, kini semakin sering terlihat di berbagai pusat perbelanjaan. Fenomena ini dinilai berkaitan erat dengan penurunan daya beli masyarakat, bahkan menyentuh kalangan menengah atas.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menanggapi tren tersebut dengan santai. Menurutnya, perilaku konsumen seperti ini bukanlah hal baru dan sudah menjadi kebiasaan lama masyarakat Indonesia dalam mempertimbangkan belanja.

“Dari dulu orang belanja itu dicek dulu, dilihat barangnya bagus atau tidak, baru beli. Mau di mal atau online, bebas saja. Fenomena rojali itu ya sudah ada dari dulu,” ujar Budi saat menghadiri peluncuran 100 merek UMKM di Jakarta, Rabu (23/7).

BACAJUGA

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB
Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

Lebih jauh, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonsus Widjaja, menilai fenomena rojali dan rohana saat ini tidak hanya sekadar tren belanja, tapi mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang mengalami tekanan.

“Kalau dari sisi masyarakat kelas menengah ke atas, mereka sekarang lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Ada ketidakpastian global, jadi mereka menimbang antara belanja atau investasi,” jelas Alphonsus.

Sedangkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, fenomena ini dinilai sebagai tanda nyata bahwa daya beli sedang melemah. “Uangnya lebih sedikit, tapi tetap ingin jalan-jalan atau lihat-lihat di mal. Akhirnya banyak yang hanya nanya atau sekadar melihat-lihat saja,” tambahnya.

Menurut data APPBI, jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan tetap mengalami kenaikan, meski tidak signifikan. Namun, yang berubah adalah pola belanjanya: lebih selektif, hanya membeli barang yang benar-benar dibutuhkan, dan memilih produk dengan harga satuan yang lebih murah.

Alphonsus juga menyebut gejala rojali mulai terasa sejak Ramadan tahun lalu. Penjualan retail selama Idulfitri 2024, yang biasanya menjadi puncak penjualan tahunan, tidak mencapai target.

“Ramadan dan Lebaran yang lebih awal membuat low season jadi lebih panjang. Ini memperpanjang efek turunnya daya beli yang sudah terasa sejak tahun lalu,” ungkapnya.

Baca Juga: Pjs Wako Bukittinggi Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Meskipun demikian, baik pemerintah maupun pengelola pusat belanja tetap optimistis bahwa tren ini bisa diatasi dengan adaptasi strategi penjualan yang lebih fleksibel dan proaktif melansir detikcom. (*)

Tags: Perdagangan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

KPK Rilis LHKPN Prabowo dan Gibran: Total Kekayaan Capai Rp 2 Triliun dan Rp 27,5 Miliar

Berita Sesudah

Kejuaraan Sepak Takraw Sumatera 2025 Digelar di Agam, 16 Klub Siap Bertanding

Berita Terkait

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Ketua PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Dharmasraya, Badriah, M.Pd, melantik dua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat...

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Minggu, 31/5/26 | 17:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Gerak cepat kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam merespons...

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Konflik fisik yang sempat terjadi antara kelompok pemuda Nagari Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung, dengan pemuda Nagari Sialang,...

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten...

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Selasa, 26/5/26 | 23:04 WIB

Dharmasraya, Scientia — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya bersama unsur terkait melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)...

Berita Sesudah
Kejuaraan Sepak Takraw Sumatera 2025 Digelar di Agam, 16 Klub Siap Bertanding

Kejuaraan Sepak Takraw Sumatera 2025 Digelar di Agam, 16 Klub Siap Bertanding

POPULER

  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026