Senin, 19/10/26 | 23:56 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Fenomena Rojali dan Rohana: Belanja Hemat di Mal Saat Daya Beli Turun

Kamis, 24/7/25 | 10:09 WIB

Jakarta, Scientia.id – Fenomena rojali dan rohana kembali menjadi sorotan di tahun 2025. Rojali, alias rombongan jarang beli, dan rohana, atau rombongan hanya nanya, kini semakin sering terlihat di berbagai pusat perbelanjaan. Fenomena ini dinilai berkaitan erat dengan penurunan daya beli masyarakat, bahkan menyentuh kalangan menengah atas.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menanggapi tren tersebut dengan santai. Menurutnya, perilaku konsumen seperti ini bukanlah hal baru dan sudah menjadi kebiasaan lama masyarakat Indonesia dalam mempertimbangkan belanja.

“Dari dulu orang belanja itu dicek dulu, dilihat barangnya bagus atau tidak, baru beli. Mau di mal atau online, bebas saja. Fenomena rojali itu ya sudah ada dari dulu,” ujar Budi saat menghadiri peluncuran 100 merek UMKM di Jakarta, Rabu (23/7).

BACAJUGA

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]

Bupati Padang Pariaman Buka Soundbar Fest II

Senin, 19/10/26 | 02:18 WIB
Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Minggu, 18/10/26 | 22:02 WIB

Lebih jauh, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonsus Widjaja, menilai fenomena rojali dan rohana saat ini tidak hanya sekadar tren belanja, tapi mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang mengalami tekanan.

“Kalau dari sisi masyarakat kelas menengah ke atas, mereka sekarang lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Ada ketidakpastian global, jadi mereka menimbang antara belanja atau investasi,” jelas Alphonsus.

Sedangkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, fenomena ini dinilai sebagai tanda nyata bahwa daya beli sedang melemah. “Uangnya lebih sedikit, tapi tetap ingin jalan-jalan atau lihat-lihat di mal. Akhirnya banyak yang hanya nanya atau sekadar melihat-lihat saja,” tambahnya.

Menurut data APPBI, jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan tetap mengalami kenaikan, meski tidak signifikan. Namun, yang berubah adalah pola belanjanya: lebih selektif, hanya membeli barang yang benar-benar dibutuhkan, dan memilih produk dengan harga satuan yang lebih murah.

Alphonsus juga menyebut gejala rojali mulai terasa sejak Ramadan tahun lalu. Penjualan retail selama Idulfitri 2024, yang biasanya menjadi puncak penjualan tahunan, tidak mencapai target.

“Ramadan dan Lebaran yang lebih awal membuat low season jadi lebih panjang. Ini memperpanjang efek turunnya daya beli yang sudah terasa sejak tahun lalu,” ungkapnya.

Baca Juga: Pjs Wako Bukittinggi Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Meskipun demikian, baik pemerintah maupun pengelola pusat belanja tetap optimistis bahwa tren ini bisa diatasi dengan adaptasi strategi penjualan yang lebih fleksibel dan proaktif melansir detikcom. (*)

Tags: Perdagangan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

KPK Rilis LHKPN Prabowo dan Gibran: Total Kekayaan Capai Rp 2 Triliun dan Rp 27,5 Miliar

Berita Sesudah

Kejuaraan Sepak Takraw Sumatera 2025 Digelar di Agam, 16 Klub Siap Bertanding

Berita Terkait

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]

Bupati Padang Pariaman Buka Soundbar Fest II

Senin, 19/10/26 | 02:18 WIB

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.Padang Pariaman, Scientia — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz, secara resmi membuka...

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Minggu, 18/10/26 | 22:02 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Hujan yang mengguyur kawasan Korong Kabun Baru, Nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman,...

Wabup Candra Ajak BKMT Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

Wabup Candra Ajak BKMT Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

Minggu, 18/10/26 | 19:54 WIB

Sumani, Scientia.id — Wakil Bupati Solok, Candra, mengajak seluruh pengurus dan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Solok untuk...

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB

Sumsel, Scientia - DPP Partai Keangkitan Bangsa (PKB) menyalurkan 132.000 liter air bersih dan 3000 masker kepada warga di Sumatera...

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.Jakarta, Scientia — Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus...

Soundbar Fest II Bakal Digelar, Gapsi Tegaskan Bukan Sound Horeg

Soundbar Fest II Bakal Digelar, Gapsi Tegaskan Bukan Sound Horeg

Sabtu, 17/10/26 | 12:54 WIB

Padang, Scientia — Gerakan Pekerja Seni Indonesia (Gapsi) menggelar Soundbar Fest II 2026 pada 18 hingga 23 Oktober di Korong...

Berita Sesudah
Kejuaraan Sepak Takraw Sumatera 2025 Digelar di Agam, 16 Klub Siap Bertanding

Kejuaraan Sepak Takraw Sumatera 2025 Digelar di Agam, 16 Klub Siap Bertanding

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membedah Luka Anak Rantau dalam Lagu “Sesi Potret”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026