Selasa, 03/3/26 | 14:48 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Yang Tersembunyi di Balik Ramalan

Minggu, 29/6/25 | 19:13 WIB
Satu Tikungan Lagi

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Semasa sekolah menengah, saya dan banyak teman sebaya gemar mengakses ramalan, dari situs mistis hingga layanan pesan singkat (SMS) berbayar. Kala itu, ramalan menjadi tren yang meluas, televisi pun turut meramaikan dengan sinetron dan reality show bertema supranatural. Pengaruhnya terasa hingga di dalam kelas, banyak teman yang mengaku punya indra keenam.

Kala itu, seolah ada euforia kolektif untuk percaya pada hal-hal yang tak kasatmata. Dari ramalan zodiak harian hingga prediksi jodoh berdasarkan nama depan dari aplikasi daring. Beragam layanan serupa pun bermunculan, menawarkan kemampuan untuk membaca aura, memprediksi masa depan, hingga menghitung tingkat kecocokan hubungan berdasarkan data sederhana seperti tanggal lahir.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Kami tak pernah benar-benar serius, tapi juga tak sepenuhnya main-main. Bagi kami, tren itu terasa sah-sah saja, paling tidak dijadikan bahan obrolan seru di kantin sekolah. Di sela jam istirahat atau saat guru terlambat masuk kelas, telapak tangan mulai dibaca, garis hidup ditafsir, dan nama gebetan dilafalkan pelan-pelan seolah memiliki resonansi magis.

Seorang teman yang konon punya kesaktian itu jadi pusat perhatian. Cara ia mengernyit, menatap telapak tangan, lalu menyebut masa depan dengan suara rendah, cukup membuat seisi kelas terdiam sesaat. Tidak ada yang bertanya soal validitas, apalagi metodologi. Semua berlangsung dalam kesepakatan diam, bahwa ramalan bukan soal benar atau salah, melainkan soal harapan yang dibungkus rasa ingin tahu.

Seiring berjalannya waktu, kegemaran itu mulai memperlihatkan sisi lain yang patut dipertimbangkan. Tak sedikit teman yang larut dalam euforia, rutin mengirimkan nama, tanggal lahir, hingga inisial orang disukai ke layanan SMS berbayar demi sepotong ramalan yang terasa personal. Pulsa terkuras perlahan, sementara balasannya templat.

Belakangan baru sadar, yang terkuras bukan hanya pulsa. Di balik permainan sederhana bernama ramalan itu, tanpa disadari kami sudah memberikan banyak data diri yang beberapa di antaranya patut dirahasiakan.

Pada dasarnya, ramalan bukan sekadar usaha menerka masa depan, melainkan cerminan kebutuhan manusia akan kepastian di tengah ketidakpastian. Namun, dalam konteks digital, praktik semacam ini berpotensi membuka ruang bagi pemanfaatan data pribadi secara tidak bertanggung jawab. Di sinilah pentingnya kesadaran kritis, bahwa di balik godaan sederhana bernama ramalan, tersimpan risiko yang jauh lebih kompleks dari sekadar pulsa yang habis.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketua DPRD Sumbar Dukung Seleksi KPID Profesional dan Transparan

Berita Sesudah

Hibah Rp2,7 Miliar dari Pemprov Sumbar untuk LKSA, Donizar: Ini Investasi Peradaban

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Berita Sesudah
Pengawasan Terhadap WNA di Sumbar Perlu Ditingkatkan

Hibah Rp2,7 Miliar dari Pemprov Sumbar untuk LKSA, Donizar: Ini Investasi Peradaban

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut Bulan Ramadan, Wako Padang dan PPG Zikir dan Doa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024