Kamis, 25/6/26 | 21:51 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Belajar dari Menunggu

Minggu, 22/6/25 | 18:32 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Menunggu ujian bukan hanya soal duduk diam di luar ruang kelas dengan segelas air mineral dan tatapan cemas. Bagi sebagian orang, terutama para pengantar entah itu orang tua, sahabat, pasangan, atau sekadar teman seperjalanan. Bagi saya menunggu ujian justru menghadirkan kisah tersendiri yang tak kalah mendebarkan.

Di balik sunyinya lorong kampus atau riuhnya kantin dekat ruang ujian, terselip beragam rasa: harap-harap cemas, obrolan ringan, hingga kontemplasi hidup yang datang tiba-tiba. Pengalaman menunggu ini, sering kali justru menjadi momen penuh makna yang tak pernah benar-benar kita rencanakan, tapi selalu kita kenang.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Sambil menunggu, waktu terasa berjalan pelan, seolah ikut menyelami ketegangan yang sedang berlangsung di dalam ruang ujian. Ketika duduk, sesekali saya membuka gawai, tapi tak benar-benar fokus. Pikiran melayang, membayangkan apa yang sedang terjadi di balik dinding itu: apakah ia sedang lancar menjawab? Apakah ia gugup? Dalam diam, doa-doa lirih pun meluncur tanpa komando.

Anehnya, rasa cemas itu menular, seakan kita pula yang tengah diuji. Tapi justru di situlah letak keunikan momen ini. Ketika empati dan harapan berbaur menjadi satu, dan waktu seolah memberi kita ruang bagai saya untuk ikut belajar tentang kesabaran, kepedulian. Dalam diamnya waktu menunggu, saya sebenarnya sedang mengikuti ujian untuk diri sendiri, ujian tentang kesediaan memberi waktu tanpa pamrih, tentang bagaimana hadir tanpa harus menjadi pusat.

Saya duduk di bangku yang keras atau berdiri di lorong panjang, bukan karena kita punya kuasa atas hasil, melainkan karena kita memilih untuk percaya. Sekarang, setiap kali saya menunggu seseorang ujian, saya tak lagi merasa sekadar sebagai “pengantar”, melainkan sebagai bagian kecil dari perjuangan yang lebih besar.

Menunggu bukan pekerjaan pasif, ia adalah bentuk perhatian yang paling halus, pelajaran tentang hadir secara utuh meski tanpa sorotan. Di sana, kita belajar menjadi manusia yang tak tergesa, yang tahu bahwa waktu tak selalu harus diisi dengan produktivitas, tapi kadang cukup dengan kesetiaan. Kadang, dari sekadar menunggu, lahir keberanian bagi yang sedang menghadapi soal, dan saya yang belajar setia tanpa suara.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Si Jago Merah Mengamuk di Dharmasraya, Tiga Bangunan Ludes, Satu Korban Terluka, Kerugian Miliaran Rupiah

Berita Sesudah

Syarat Sebuah Paragraf yang Ideal

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Berita Sesudah
Struktur Kalimat Peraturan Perundang-undangan

Syarat Sebuah Paragraf yang Ideal

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kesalahan Bahasa yang Diproduksi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026