Sabtu, 30/5/26 | 17:48 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

DPRD Sumbar Minta Kepala Daerah Inovatif di Tengah Tekanan Fiskal

Rabu, 01/4/26 | 21:01 WIB

PADANG — DPRD Sumatera Barat mendorong kepala daerah untuk lebih inovatif dalam menggali sumber pendapatan di tengah semakin ketatnya kebijakan fiskal pemerintah pusat, seiring mulai melambatnya pertumbuhan ekonomi daerah.

Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar, Novrizon, menegaskan ketergantungan terhadap dana transfer pusat harus mulai dikurangi melalui langkah-langkah proaktif yang tetap sesuai aturan perundang-undangan.

“Dalam kondisi keuangan seperti sekarang, kepala daerah harus punya inovasi untuk mencari sumber pendapatan lain yang sah,” ujarnya.

Ia mengingatkan, tanpa upaya tersebut, kondisi ekonomi daerah berpotensi mengalami tekanan yang ditandai dengan meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran.

BACAJUGA

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB
DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

“Kalau hanya bergantung ke pusat tanpa inovasi, kita harus siap menghadapi penurunan ekonomi daerah,” tegasnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada 2025 tercatat sebesar 3,37 persen (c-to-c), melambat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,37 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sumbar per Februari 2025 mencapai 5,69 persen, menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Sumatera.

Di sisi lain, Novrizon menilai masih lemahnya optimalisasi potensi pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor yang selama ini menjadi salah satu sumber utama.

Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) menjadi salah satu kendala utama.

“Jumlah pegawai di Samsat masih sangat terbatas, rata-rata hanya sekitar delapan sampai sebelas orang. Idealnya minimal 20 orang agar pelayanan dan penagihan bisa lebih optimal,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti lokasi sejumlah kantor Samsat yang dinilai kurang strategis karena berada jauh dari pusat aktivitas masyarakat, sehingga berdampak pada rendahnya minat pembayaran pajak.

“Kalau lokasinya lebih mudah dijangkau, tentu kesadaran masyarakat untuk membayar pajak juga akan meningkat,” ujarnya.

Di sisi lain, Novrizon mengungkapkan masih banyak potensi pajak yang belum tergarap maksimal, salah satunya dari kendaraan operasional perusahaan perkebunan.

Ia menyebut sebagian besar kendaraan operasional di sektor tersebut masih menggunakan pelat luar daerah, sehingga belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah.

“Ini potensi besar. Kendaraan yang beroperasi di Sumbar seharusnya didaftarkan di sini sesuai aturan,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemerintah daerah melalui Samsat dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memiliki kewenangan untuk menertibkan hal tersebut.

DPRD Sumbar pun mendorong pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus melakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di tengah tekanan fiskal dan perlambatan ekonomi.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pajak Air Permukaan Merupakan Tanggung Jawab Bersama 

Berita Sesudah

Penyerahan LKPD 2025, Kabupaten Solok Raih Capaian Terbaik Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Berita Terkait

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB

Ratusan lulusan dari berbagai kampus mengikuti One Day With BTPN Syariah di UIN IB Padang, Kamis (21/5). (Foto/Scientia: Wahyu Amuk)....

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria mendukung langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menembus jejaring UNESCO Creative Cities...

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Senin, 11/5/26 | 14:35 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi bersama tenaga ahli DPRD mulai mengkaji gagasan pengajuan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM)....

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Senin, 11/5/26 | 14:33 WIB

PADANG — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra menegaskan pentingnya fokus Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap penanganan...

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

Senin, 11/5/26 | 14:31 WIB

PADANG — Persoalan jalan rusak, ketimpangan pembangunan antarwilayah, hingga lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna...

Berita Sesudah
Penyerahan LKPD 2025, Kabupaten Solok Raih Capaian Terbaik Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Penyerahan LKPD 2025, Kabupaten Solok Raih Capaian Terbaik Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Discussion about this post

POPULER

  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gempuran Hiburan Modern, Dendang Saluang Kian Terlupakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sulitnya Gen Z Menabung di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026