Kamis, 05/11/26 | 12:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Memancing: Tentang Melupakan Waktu dan Menikmati Ketenangan

Minggu, 17/12/23 | 11:53 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Memancing tak hanya sekadar tentang menangkap ikan, melainkan juga tentang menangkap momen-momen yang berharga. Memancing merupakan seni yang memperkaya kehidupan melalui penggabungan waktu yang terukur dan kecintaan pada ketenangan alam. Bagi banyak individu, memancing bukan sekadar mencari ikan, melainkan perjalanan pribadi menuju ketenangan dan kegembiraan yang mendalam.

Memancing merupakan seni memperhitungkan waktu dan menikmati ketenangan alam. Bagi banyak orang, memancing bukan hanya tentang mencari ikan semata, tetapi juga sebuah perjalanan pribadi menuju ketenangan dan kegembiraan yang mendalam. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan masyarakat dan kehidupan yang semakin cepat, kegiatan memancing memberikan kesempatan untuk sejenak melangkah mundur.

Memancing tidak hanya sekadar kegiatan rekreasi, tetapi juga menjadi pelarian dari kesibukan yang terus meningkat. Dalam ketenangan air dan alam, pemancing dapat menemukan “kedamaian”, menghilangkan stres, serta merasakan keseimbangan yang semakin sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang penuh tekanan. Memancing, bagi saya esensinya menurut saya melibatkan perenungan dan penghargaan terhadap keindahan alam. Ini adalah pelajaran dalam menikmati kehadiran, merasakan keseimbangan yang seringkali hilang dalam kehidupan sehari-hari yang penuh dengan kebisingan dan tuntutan.

Dengan begitu, memancing tidak hanya mengenai keheningan air yang tenang. Ia adalah tentang merayakan detik-detik kecil yang terkadang terlewatkan dalam rutinitas harian yang sibuk. Setiap lemparan umpan, setiap tarikan joran, menjadi bagian dari narasi yang mengajarkan kita untuk menangkap momen-momen berharga. Terlepas dari hasil tangkapan, setiap detik di tepi air menjadi peluang untuk menyatu dengan alam, memahami keindahan yang tersembunyi di antara pepohonan atau menyaksikan matahari terbenam yang memukau.

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Gelas Kosong

Minggu, 01/11/26 | 15:51 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Sepanjang Segelas Kopi Susu

Minggu, 25/10/26 | 17:48 WIB

Beberapa bulan terakhir ini saya senang memancing ikan. Sebelumnya, memancing bagi saya benar-benar bertujuan untuk menangkap ikan saja. Pergi bersama teman baik itu ke sungai maupun danau, hanyak untuk menangkapan ikan, hasilnya dibakar dan dimakan bersama. Kalau pun dikategorikan sebagai hiburan, itu hanya pada proses bakar ikan bukan saat memancing. Namun, sekarang justru proses memancingnya yang menjadi “obat” dan “hiburan” diri. Beberapa rekan-rekan saya bahkan menjadikan memancing sebagai bentuk rehat dari kepenatan rutinitas, bahkan hobi.

Sebagai hobi yang bersahaja dan mudah diakses, memancing menjadi jendela ke dunia yang jauh dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari. Melalui joran yang dipegang erat dan harapan yang tinggi, setiap pemancing membawa pulang lebih dari sekadar ikan tangkapan. Mereka membawa pulang ketenangan, kegembiraan, dan kenangan indah yang akan terus bersinar seperti kilau matahari di permukaan air.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketika Tidur Menjadi Investasi

Berita Sesudah

Puisi-puisi Rola Novita Sari dan Ulasannya oleh Dara Layl

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Gelas Kosong

Minggu, 01/11/26 | 15:51 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya kira wawancara selesai ketika kopi susu di gelas...

Suatu Hari di Sekolah

Sepanjang Segelas Kopi Susu

Minggu, 25/10/26 | 17:48 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Segelas kecil kopi susu ternyata bisa habis dalam satu...

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Rola Novita Sari  dan Ulasannya oleh Dara Layl

Puisi-puisi Rola Novita Sari dan Ulasannya oleh Dara Layl

Discussion about this post

POPULER

  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Modalitas dalam Teks atau Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relasi Kohesi dan Fungsinya dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syafni Nola Putri Sambut Wali Nagari Definitif Aie Dingin, Harapkan Perubahan Setelah Lima Tahun Dipimpin Pj

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026