Selasa, 04/8/26 | 22:13 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Memancing: Tentang Melupakan Waktu dan Menikmati Ketenangan

Minggu, 17/12/23 | 11:53 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Memancing tak hanya sekadar tentang menangkap ikan, melainkan juga tentang menangkap momen-momen yang berharga. Memancing merupakan seni yang memperkaya kehidupan melalui penggabungan waktu yang terukur dan kecintaan pada ketenangan alam. Bagi banyak individu, memancing bukan sekadar mencari ikan, melainkan perjalanan pribadi menuju ketenangan dan kegembiraan yang mendalam.

Memancing merupakan seni memperhitungkan waktu dan menikmati ketenangan alam. Bagi banyak orang, memancing bukan hanya tentang mencari ikan semata, tetapi juga sebuah perjalanan pribadi menuju ketenangan dan kegembiraan yang mendalam. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan masyarakat dan kehidupan yang semakin cepat, kegiatan memancing memberikan kesempatan untuk sejenak melangkah mundur.

Memancing tidak hanya sekadar kegiatan rekreasi, tetapi juga menjadi pelarian dari kesibukan yang terus meningkat. Dalam ketenangan air dan alam, pemancing dapat menemukan “kedamaian”, menghilangkan stres, serta merasakan keseimbangan yang semakin sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang penuh tekanan. Memancing, bagi saya esensinya menurut saya melibatkan perenungan dan penghargaan terhadap keindahan alam. Ini adalah pelajaran dalam menikmati kehadiran, merasakan keseimbangan yang seringkali hilang dalam kehidupan sehari-hari yang penuh dengan kebisingan dan tuntutan.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Dengan begitu, memancing tidak hanya mengenai keheningan air yang tenang. Ia adalah tentang merayakan detik-detik kecil yang terkadang terlewatkan dalam rutinitas harian yang sibuk. Setiap lemparan umpan, setiap tarikan joran, menjadi bagian dari narasi yang mengajarkan kita untuk menangkap momen-momen berharga. Terlepas dari hasil tangkapan, setiap detik di tepi air menjadi peluang untuk menyatu dengan alam, memahami keindahan yang tersembunyi di antara pepohonan atau menyaksikan matahari terbenam yang memukau.

Beberapa bulan terakhir ini saya senang memancing ikan. Sebelumnya, memancing bagi saya benar-benar bertujuan untuk menangkap ikan saja. Pergi bersama teman baik itu ke sungai maupun danau, hanyak untuk menangkapan ikan, hasilnya dibakar dan dimakan bersama. Kalau pun dikategorikan sebagai hiburan, itu hanya pada proses bakar ikan bukan saat memancing. Namun, sekarang justru proses memancingnya yang menjadi “obat” dan “hiburan” diri. Beberapa rekan-rekan saya bahkan menjadikan memancing sebagai bentuk rehat dari kepenatan rutinitas, bahkan hobi.

Sebagai hobi yang bersahaja dan mudah diakses, memancing menjadi jendela ke dunia yang jauh dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari. Melalui joran yang dipegang erat dan harapan yang tinggi, setiap pemancing membawa pulang lebih dari sekadar ikan tangkapan. Mereka membawa pulang ketenangan, kegembiraan, dan kenangan indah yang akan terus bersinar seperti kilau matahari di permukaan air.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketika Tidur Menjadi Investasi

Berita Sesudah

Puisi-puisi Rola Novita Sari dan Ulasannya oleh Dara Layl

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Rola Novita Sari  dan Ulasannya oleh Dara Layl

Puisi-puisi Rola Novita Sari dan Ulasannya oleh Dara Layl

Discussion about this post

POPULER

  • Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

    Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genangan Setinggi Paha Lumpuhkan Jalan Arai Pinang, Warga Dorong Motor dan Toko Terpaksa Tutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Terima Laporan Bencana Banjir di Wilayah Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026