Senin, 31/8/26 | 10:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Fenomena dan Keunikan Kata “anu”

Minggu, 23/4/23 | 08:40 WIB

Oleh: Metra Wiranda Putra, S.Sos.
(Alumni UIN Imam Bonjol Padang)

Siapa yang tidak pernah mengucapkan dan mendengarkan kata “anu” dalam kehidupan sehari-hari? Acap kali kita mendengar orang atau diri kita sendiri mengucapkan kata “anu”. Seakan-akan kata anu ini tidak asing lagi untuk kedua telinga kita ini mendengarnya dan bisa jadi sudah bosan lisan ini melafalkannya.

Kata anu familiar dipakai ketika seseorang dalam berdialog. Biasanya kata anu dipakai ketika seseorang lupa mengingat kata yang ingin diucapkan. Contoh yang pertama karena situasi tergesa-gesa, “anu” yang saya buat tadi malam tidak termasukan ke dalam tas”. Contoh yang kedua sebagai pengganti nama orang ketiga: “Saya melihat ibu guru “anu” yang pernah mengajar kita saat di SD dulu di warung depan rumah saya”.

BACAJUGA

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

Minggu, 30/8/26 | 16:29 WIB
Puisi-puisi M. Subarkah

Eksistensi Bahasa Melayu Riau di Tengah Dominasi Bahasa Indonesia di Era Digital

Selasa, 25/8/26 | 22:59 WIB

Fenomena pertama di atas menunjukkan adanya indikasi lupa mengingat nama benda yang ia masukkan ke dalam tas yang telah dibuat tadi malam. Kemungkinan barang tersebut adalah tugas kuliah. Fenomena kedua yaitu seseorang lupa dengan nama guru yang pernah mengajarnya waktu SD dulu. Oleh sebab itu, untuk pengganti nama tersebut secara spontan dia menyebut “anu” karena tidak ingat atau lupa. Jika diulik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata anu berarti yang tidak disebutkan namanya (orang, benda, dan sebagainya) dan  (untuk menyebutkan) sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui.

Saat ini kata anu sedikit mengalami pergeseran makna. Jika dalam KBBI bermakna sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui dan pengganti nama orang, benda, atau nama yang tidak diketahui, menurut penulis makna kata anu lebih dari itu. Interpretasi seseorang dalam mendengar kata “anu” zaman sekarang sangat beragam. Ada kata anu dipakai orang karena lupa nama dan tidak mengetahui nama orang yang dibicarakan, tidak menemukan kata yang tepat untuk diucapkan, menyampaikan pesan privasi ke lawan bicara, bahan kata untuk bercanda, menyebutkan sesuatu yang jorok, ekspresi kegugupan atau canggung dalam memulai sebuah pembicaraan.

Namun sekarang, kebanyakan orang menginterpretasikan penggunaan kata anu kepada hal-hal yang berbau negatif (kata kotor). Satu kata kaya akan makna itulah kata anu. Namun, tidak semua kondisi bisa diwakilkan dengan kata anu. Pemaknaan kata anu bisa saja berubah-ubah, tetapi hal itu sesuai dengan situasi, kondisi, dan tujuan pembicaraan.

Gadur, Enam Lingkung, 15 April 2023

Tags: #Metra Wiranda Putra
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Danang Susena

Berita Sesudah

Selalu Ada Jalan Untuk Kembali

Berita Terkait

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

Minggu, 30/8/26 | 16:29 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia dan Anggota Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)   Ketika melihat lengkungan warna-warni yang...

Puisi-puisi M. Subarkah

Eksistensi Bahasa Melayu Riau di Tengah Dominasi Bahasa Indonesia di Era Digital

Selasa, 25/8/26 | 22:59 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik FIB Universitas Andalas)    Bahasa Melayu Riau tidak sekadar kumpulan kata yang digunakan...

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Minggu, 23/8/26 | 22:08 WIB

Oleh: Indri Rahmadani (Mahasiswi Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di tengah padatnya aktivitas dan tekanan yang dihadapi anak...

Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Minggu, 16/8/26 | 23:09 WIB

Oleh: Bunga Amelia (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Bagi sebagian orang, mendengar kata sintaksis mungkin terasa menakutkan. Mata...

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Batagak Gala Mudo dalam Adat Minangkabau

Minggu, 16/8/26 | 22:50 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra, S.Hum., Gr. (Guru SMAN 1 Ranah Pesisir)   Batagak gala mudo menjadi salah satu tradisi penting...

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Senin, 10/8/26 | 16:12 WIB

Oleh: Devi Analia (Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Andalas)   Akses pembiayaan kerap menjadi hambatan utama bagi petani kecil...

Berita Sesudah
Satu Tikungan Lagi

Selalu Ada Jalan Untuk Kembali

Discussion about this post

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Kota Nusantara (IKN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026