Sumsel, Scientia – DPP Partai Keangkitan Bangsa (PKB) menyalurkan 132.000 liter air bersih dan 3000 masker kepada warga di Sumatera Selatan. 120.000 liter diberikan untuk Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara, sedangkan 12.000 lainnya untuk Kayuagung, Kabupaten Organ Komering Ilir (OKI) secara gratis. (17/10)
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua DPP PKB, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar terhadap masyarakat yang menghadapi krisis air bersih dan gangguan kesehatan akibat Karhutla.
Gus Halim mengatakan, bantuan air bersih disalurkan melalui 20 tangki untuk menjangkau 11 desa dan kelurahan. Penyaluran dilakukan dengan pendataan penerima secara langsung berdasarkan nama dan alamat (by name by address) agar bantuan tepat sasaran.
“Seluruh kegiatan kita fokuskan pada kepedulian terhadap lingkungan. Saat ini kita membantu air bersih 20 tangki untuk 11 desa dan kelurahan, dengan sasaran rumah tangga yang sudah didata langsung agar ketepatan penyalurannya terjaga,” ujar Gus Halim.
Selain air bersih, PKB juga menyalurkan 3.000 masker untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap karhutla. Sebagian masker secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak yang dinilai membutuhkan perhatian lebih di tengah memburuknya kualitas udara.
Gus Halim menegaskan, perlindungan terhadap anak-anak tidak boleh luput dari perhatian dalam penanganan dampak karhutla. Menurutnya, anak-anak merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perlindungan memadai karena mereka juga harus tetap menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk belajar, di tengah bencana asap.
“Kalau orang dewasa mungkin sudah banyak yang mendapatkan masker, tetapi anak-anak ini sering kali kurang diperhatikan. PKB punya komitmen dan konsen untuk memperhatikan nasib anak bangsa, karena anak-anak hari ini adalah calon pemimpin bangsa Indonesia di masa depan,” tegasnya.
Ia berharap bantuan air bersih dan masker dapat meringankan beban warga yang terdampak karhutla, sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan bencana harus memperhatikan kebutuhan mendesak masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami mohon dukungan dan doa restu masyarakat Sumatera Selatan. Mudah-mudahan bencana asap ini segera berlalu, bencana kekeringan juga segera berakhir, dan seluruh masyarakat Sumatera Selatan khususnya, serta Indonesia pada umumnya, mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkas Gus Halim.
Terpisah, penyaluran air di OKI tersebut diwakilkan kepada Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten OKI bersama Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB Kecamatan Kayuagung.
Antusiasme warga terlihat saat bantuan air bersih tiba di lokasi. Masyarakat langsung memanfaatkan air yang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, setelah menghadapi keterbatasan pasokan air bersih selama beberapa bulan.
Salah seorang warga, Kamal, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, distribusi air bersih gratis sangat membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat kondisi lingkungan yang terdampak karhutla.
“Terima kasih Gus Muhaimin, Ketua Umum PKB, atas bantuan air bersihnya. Kami sangat terbantu dengan adanya penyaluran air bersih gratis ini,” ujar Kamal.
Ia menuturkan, air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda. Karena itu, bantuan yang datang di tengah kondisi sulit tersebut sangat berarti bagi warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Sementara itu, Ketua PAC PKB Kecamatan Kayuagung, Bakar, mengatakan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata kepedulian PKB terhadap masyarakat yang terdampak karhutla di Kabupaten OKI.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian dari Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin, terhadap masyarakat yang terdampak karhutla di Kabupaten OKI. PKB hadir di tengah masyarakat, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Bakar.
Bakar menegaskan, kehadiran PKB tidak hanya diwujudkan melalui pernyataan, tetapi juga melalui tindakan nyata untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan yang mereka rasakan langsung.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga ketika warga mengalami kesulitan mendapatkannya, kami berupaya hadir dan membantu,” ujarnya.
Menurut Bakar, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga selama kondisi kekurangan air masih berlangsung. Penyaluran ke sejumlah titik juga menjadi upaya agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.(*)




![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/10/Firdaus-Katapiang-350x250.jpg)

![Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/05/FB_IMG_1748444940817-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0017-350x250.jpg)
