
Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar rapat koordinasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta koordinasi dan sinkronisasi dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, Senin (5/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Dharmasraya tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison, S.Sos, M.Si mewakili Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.
Turut hadir Kepala Bapperida Frinaldi, Plt Kepala Dinas Sosial P3APPKB Helmy Muslim, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dharmasraya Eriwarman serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas, keterpaduan dan pemutakhiran data sebagai bahan perencanaan serta evaluasi pembangunan daerah Kabupaten Dharmasraya.
Dalam agenda pemutakhiran DTSEN, BPS Kabupaten Dharmasraya diminta menyampaikan standar operasional prosedur (SOP) pemutakhiran DTSEN sekaligus perkembangan data DTSEN di Kabupaten Dharmasraya.
Selain itu, BPS juga diminta memaparkan perkembangan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dharmasraya pada triwulan I hingga triwulan III tahun 2026 sebagai bahan koordinasi dan evaluasi pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison mengatakan, pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam memastikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah dilakukan berdasarkan data yang akurat, terpadu dan mutakhir.
Menurutnya, DTSEN memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah daerah dalam memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat sehingga berbagai kebijakan dan program pembangunan dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran.
Selain membahas pemutakhiran DTSEN, rapat juga menjadi forum untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dharmasraya.
Medison berharap koordinasi antara perangkat daerah dengan BPS dapat terus diperkuat sehingga data yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dalam penyusunan kebijakan, perencanaan program dan evaluasi pembangunan.
“Data yang akurat dan mutakhir menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Medison.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola data pembangunan sekaligus meningkatkan sinergi antarperangkat daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*)









