Kamis, 22/10/26 | 02:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar Pulihkan Nadi Ekonomi Tanah Datar–Sijunjung

Selasa, 28/7/26 | 21:50 WIB

Tanah Datar, Scientia — Selama satu setengah bulan, warga di perbatasan Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Sijunjung hidup dalam keterbatasan. Putusnya akses utama akibat banjir bandang tidak hanya memutus jalan, tetapi juga memperlambat denyut ekonomi, pendidikan, hingga distribusi kebutuhan masyarakat.

Kini, situasi itu mulai berubah. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berhasil memulihkan kembali akses vital Ruas Jalan Sitangkai–Tanjung Ampalu melalui pembangunan Jembatan Bailey yang mulai difungsikan sejak 9 Juli 2026.

Jembatan sementara tersebut menjadi simbol percepatan pemulihan pascabencana. Dengan memanfaatkan dana Transfer ke Daerah (TKD), Pemprov Sumbar bergerak membangun infrastruktur darurat agar masyarakat tidak terlalu lama terisolasi sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.

Banjir bandang pada 20 Mei 2026 sebelumnya menghantam jembatan penghubung dua kabupaten tersebut hingga mengalami kerusakan berat. Akibatnya, jalur yang sebelumnya hanya ditempuh dalam hitungan menit berubah menjadi perjalanan memutar sejauh 19 hingga 20 kilometer melalui rute Kumani–Tanjung Bonai Aua–Koto Panjang–Tigo Jangko–Pangian Lintau.

BACAJUGA

Program CSR PT Kali Dareh Grup, Tuntaskan Jalan Sepanjang 6 Kilometer di Sungai Kilang

Program CSR PT Kali Dareh Grup, Tuntaskan Jalan Sepanjang 6 Kilometer di Sungai Kilang

Rabu, 21/10/26 | 18:11 WIB
DPP ILUNI UNP Mantapkan Persiapan Jelang Temu Akbar Alumni

DPP ILUNI UNP Mantapkan Persiapan Jelang Temu Akbar Alumni

Rabu, 21/10/26 | 18:01 WIB

Bagi masyarakat, tambahan jarak itu bukan sekadar persoalan waktu. Pelajar dan mahasiswa yang setiap hari melintasi jalur tersebut harus mengeluarkan biaya transportasi lebih besar. Para petani, pedagang, pelaku usaha mikro, hingga pengusaha angkutan ikut merasakan dampaknya karena distribusi barang menjadi tersendat.

Namun, kondisi itu perlahan pulih setelah Jembatan Bailey kembali menghubungkan dua wilayah tersebut. Kini kendaraan berbagai jenis kembali melintas, mulai dari bus penumpang, truk logistik, kendaraan pengangkut hasil pertanian dan perkebunan, hingga kendaraan masyarakat sehari-hari.

Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Mitra Hengki mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari percepatan penanganan dampak bencana melalui optimalisasi dana TKD.

“Total anggaran pembangunan Jembatan Bailey beserta pemasangannya mencapai Rp4,9 miliar. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mempercepat pemulihan akses masyarakat setelah bencana,” kata Mitra Hengki di Tanah Datar, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, Jembatan Bailey memiliki panjang 42 meter dengan lebar 4,2 meter. Struktur tersebut mampu menahan beban kendaraan hingga 15–20 ton sehingga dapat digunakan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pekerjaan pembangunan dilakukan secara bertahap. Bagian yang paling membutuhkan waktu adalah pembangunan pondasi tapak rangka atau abutment yang dikerjakan secara swakelola dengan anggaran sekitar Rp800 juta.

Sementara itu, pengadaan konstruksi Jembatan Bailey menghabiskan anggaran sekitar Rp4,1 miliar.

“Perakitan jembatan dimulai pada 6 Juli dan tiga hari kemudian, 9 Juli, sudah bisa dilalui masyarakat. Pekerjaan tapak jembatan menjadi bagian yang paling lama karena menyangkut kekuatan struktur,” ujarnya.

Mitra Hengki menyebut pembangunan Jembatan Bailey bukan menjadi solusi akhir, melainkan langkah cepat untuk mengembalikan konektivitas masyarakat. Pemerintah tetap menyiapkan pembangunan jembatan permanen dengan kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.

“Jembatan Bailey ini memang bersifat sementara, tetapi memiliki daya tahan yang cukup lama dan dapat digunakan bertahun-tahun dengan kapasitas beban 15 sampai 20 ton,” katanya.

Menurut dia, percepatan pembangunan tersebut menunjukkan respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

“Ketika masyarakat membutuhkan, pemerintah harus hadir dan bergerak cepat. Ini menjadi bukti bahwa penanganan pascabencana tidak hanya soal memperbaiki kerusakan, tetapi juga memastikan kehidupan masyarakat kembali berjalan,” ujar Mitra.

Bagi masyarakat sekitar, keberadaan Jembatan Bailey menjadi lebih dari sekadar infrastruktur penghubung. Jembatan itu menjadi pintu masuk bagi kembalinya aktivitas ekonomi yang sempat terhenti.

Wali Nagari Taluk, Pendi Aswil, mengatakan selama jembatan putus, masyarakat benar-benar mengalami kesulitan karena seluruh aktivitas harus dialihkan melalui jalur yang jauh lebih panjang.

Menurutnya, sebagian besar warga menggantungkan hidup dari sektor perkebunan karet. Selain itu, terdapat pula peternak ayam petelur yang mengalami kendala distribusi selama akses terputus.

“Selama satu setengah bulan, perekonomian masyarakat praktis lumpuh. Banyak pelaku UMKM yang memilih berhenti berjualan karena pembeli berkurang dan akses sulit,” ujarnya.

Kini, kata Pendi, aktivitas masyarakat mulai kembali normal. Kendaraan yang melintas membuat perputaran ekonomi kembali hidup.

“Setelah jembatan dibuka, usaha masyarakat mulai berjalan kembali. Ini sangat membantu warga,” katanya.

Rasa syukur juga disampaikan Rela Islamiah (26), pemilik warung di sekitar lokasi jembatan. Ia mengatakan, selama akses terputus, pendapatannya turun drastis karena jumlah kendaraan yang melintas berkurang.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada lagi uang yang berputar setiap hari dari hasil jualan. Kami sangat berterima kasih karena masyarakat bisa kembali beraktivitas,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan It (60), pemilik Rumah Makan Elok Basamo. Setelah jembatan kembali beroperasi, rumah makan miliknya mulai ramai kembali dikunjungi pelanggan, terutama pengemudi kendaraan yang melintas.

“Kami sudah buka lagi sejak jembatan beroperasi. Sopir-sopir truk yang biasanya singgah mulai kembali datang. Terima kasih kepada pemerintah karena akses ini cepat dibuka kembali,” tuturnya.

Pemulihan Jembatan Bailey Sitangkai–Tanjung Ampalu menjadi gambaran bagaimana infrastruktur darurat berperan penting dalam fase awal pemulihan bencana. Di tengah menunggu pembangunan permanen, satu jalur penghubung yang kembali terbuka telah menghidupkan kembali aktivitas ribuan masyarakat yang sempat terhenti.(yrp)

Tags: AdpsbTKD
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Empat ASN DPMPTSP Dharmasraya Raih Penghargaan Pegawai Terbaik

Berita Sesudah

DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

Berita Terkait

Program CSR PT Kali Dareh Grup, Tuntaskan Jalan Sepanjang 6 Kilometer di Sungai Kilang

Program CSR PT Kali Dareh Grup, Tuntaskan Jalan Sepanjang 6 Kilometer di Sungai Kilang

Rabu, 21/10/26 | 18:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — PT Kali Dareh Grup menuntaskan pengaspalan jalan ruas Sungai Kilang, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, sepanjang...

DPP ILUNI UNP Mantapkan Persiapan Jelang Temu Akbar Alumni

DPP ILUNI UNP Mantapkan Persiapan Jelang Temu Akbar Alumni

Rabu, 21/10/26 | 18:01 WIB

Padang, Scientia.id - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Negeri Padang (UNP) terus memantapkan persiapan jelang Temu Akbar...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus saat memasangkan masker kepada warga.[foto: ist]

PKB Sumbar Bagikan Masker di Lubuk Alung, Firdaus: Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Selasa, 20/10/26 | 23:59 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus saat memasangkan masker kepada warga.Padang Pariaman, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera...

Pelantikan DPD KNPI, Bupati Dharmasraya Ajak Pemuda Bersinergi dengan Pemerintah

Pelantikan DPD KNPI, Bupati Dharmasraya Ajak Pemuda Bersinergi dengan Pemerintah

Selasa, 20/10/26 | 21:36 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengajak generasi muda memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat...

Jangan Lewatkan! DPP Iluni UNP Bakal Gelar Temu Akbar Lintas Angkatan

Jangan Lewatkan! DPP Iluni UNP Bakal Gelar Temu Akbar Lintas Angkatan

Selasa, 20/10/26 | 20:25 WIB

  Padang, Scientia.id - Selama dua hari Jumat dan Sabtu (tanggal 23-24) Oktober 2026, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas...

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh [foto:ist]

Perundungan di Rungkut, Nihayatul Wafiroh Pertanyakan Penanaman Nilai-nilai Adab Sejak Dini

Selasa, 20/10/26 | 18:34 WIB

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh Jakarta, Scientia - Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh atau akrab disapa...

Berita Sesudah
DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

POPULER

  • Jangan Lewatkan! DPP Iluni UNP Bakal Gelar Temu Akbar Lintas Angkatan

    Jangan Lewatkan! DPP Iluni UNP Bakal Gelar Temu Akbar Lintas Angkatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Bagikan Masker di Lubuk Alung, Firdaus: Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan DPD KNPI, Bupati Dharmasraya Ajak Pemuda Bersinergi dengan Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kinerja Perumda Tirta Solok Nan Indah, Bupati Solok Bidik 30.000 Pelanggan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026