Selasa, 25/8/26 | 23:45 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Sabtu, 11/4/26 | 14:42 WIB

Alahan Panjang, Scientia.id – Udara sejuk Alahan Panjang, Jumat (10/4/2026), menjadi saksi sebuah momentum penting perdamaian atas peristiwa yang sempat menyisakan luka, sekaligus peresmian Terrace Alpa sebagai wajah baru destinasi wisata di kawasan itu.

Hari itu bukan sekadar seremoni. Ia adalah penanda bahwa persoalan yang bermula dari insiden pengeroyokan dan pengrusakan pada 2 November 2025 akhirnya menemukan jalan damai melalui pendekatan restorative justice (RJ). Sebuah semangat baru dalam penyelesaian perkara yang kini juga diperkuat dalam arah pembaruan KUHAP.

Peristiwa akhir 2025 itu sempat menyita perhatian dan viral di jagat maya. Insiden pengeroyokan dan pengrusakan yang terjadi di salah satu kawasan wisata Alahan Panjang tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga mencoreng citra daerah yang tengah berbenah di sektor pariwisata.

BACAJUGA

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB
Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

Senin, 24/8/26 | 21:25 WIB

Proses hukum berjalan. Namun seiring waktu, muncul kesadaran bersama bahwa penyelesaian tidak harus selalu berakhir di ruang sidang. Ada ruang lain, yakni ruang dialog, ruang maaf, dan ruang untuk memperbaiki hubungan sosial yang sempat retak.

Di situlah restorative justice mengambil peran. Pendekatan penyelesaian perkara ini dipilih oleh Amnasmen, SH ddk selaku penasehat hukum korban karena menempatkan pemulihan hubungan sebagai tujuan utama. Bukan sekadar menghukum, tetapi mengembalikan keseimbangan antara korban, pelaku, dan masyarakat.

Puncaknya, 10 April 2026 menjadi hari yang disepakati bersama sebagai titik akhir konflik sekaligus awal hubungan baru.

Melalui penandatanganan kesepakatan perdamaian, kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan secara damai dan menyatakan diri sebagai badunsanak atau bersaudara.

Komitmen pun ditegaskan, tidak mengulangi perbuatan serupa baik kepada pihak yang telah berdamai maupun kepada siapa pun di masa mendatang.

Suasana selama proses penyelesaian hukum penuh ketegangan, berubah menjadi haru. Tangan-tangan yang dulu saling berhadapan, kini saling berjabat.

Apresiasi dan Harapan Pemerintah

Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses penyelesaian ini.

Mulai dari jajaran kepolisian Polres Solok Arosuka, LKAAM, seluruh tokoh masyarakat yang ikut membantu, Forkopimcam, unsur nagari, pemuda, hingga kedua belah pihak yang memilih menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.

“Ini bukan perkara mudah. Tapi kita bisa membuktikan bahwa persoalan bisa diselesaikan dengan baik jika semua pihak mau duduk bersama,” ujarnya.

Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang di masa depan. “Ambil hikmah baiknya. Dari sini kita lanjutkan menjadi hubungan kekeluargaan. Mari bersama kita rawat potensi daerah kita, apalagi saat ini Solok sedang menjadi salah satu daya tarik wisata,” tambahnya.

Bupati Solok juga menghimbau agar masyarakat lebih selektif mendengar informasi. Jangan reaktif dan emosional. Serta selesaikan persoalan-persoaln kecil ditingkat masyarakat dengan kepala dingin dengan melibatkan pemangku adat sepeprti niniak mamak agar tidak jadi perkara besar yang bisa berujung konsekuensi hukum.

Sementara itu, Kapolres Solok Arosuka AKBP. Agung Pranajaya mengaku peristiwa tersebut sempat menyentuh sisi emosionalnya sebagai aparat penegak hukum.

“Kejadian ini sempat membuat hati dan pikiran saya terenyuh. Apalagi Kabupaten Solok dikenal sebagai daerah yang melahirkan tokoh-tokoh besar bangsa,” ujarnya.

Namun demikian, ia melihat peristiwa tersebut sebagai momentum refleksi bersama. “Dari sebuah peristiwa, dari sebuah khilaf, mari kita jadikan ini sebagai titik balik. Sebuah lompatan untuk kemajuan. Terrace Alpa hari ini tidak hanya diresmikan, tetapi bisa menjadi simbol perdamaian bagi kita semua,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kedua belah pihak yang telah menunjukkan itikad baik dan memilih jalan damai dalam penyelesaian perkara.

Pemilik Terrace Alpa, Dr. Muhammad Syukri, Sp.JP (K) mengaku bersyukur atas perdamaian yang tercapai.

Menurutnya, momen ini bukan hanya menyelesaikan persoalan, tetapi membuka lembaran baru hubungan yang lebih baik antara dirinya, masyarakat nagari, dan seluruh elemen di Alahan Panjang.

“Ini menjadi titik awal kita semua untuk selanjutnya kita jalani sebagai hubungan badunsanak. Perih memang di awalnya, tetapi itikad baik dan komitment masyarajat kita disini membawa kita pada momentum yang bisa diterima semua pihak,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menunjukkan niat baik dan kejernihan hati dalam melihat persoalan yang sempat menimbulkan luka, namun kini berujung pada kebaikan.

Hal senada ditambahkan oleh kuasa hukumnya, Amnasmen, yang menilai penyelesaian ini sebagai bentuk proses hukum yang bermartabat.

“Tidak semua persoalan harus berakhir di meja peradilan. Ada cara-cara lain yang lebih menyejukkan dan bisa diterima semua pihak,” katanya.

Ia berharap, pendekatan seperti ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat luas dalam menyelesaikan konflik sosial.

Dari pihak masyarakat Galagah Nagari Alahan Panjang, Deni mewakili menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Solok, Polres Arosuka, hingga Lantamal II Padang yang turut menjadi bagian dari proses perdamaian.

“Semoga kejadian seperti ini tidak pernah terulang lagi, di mana pun, khususnya di kawasan wisata daerah kita,” ujarnya.

Hikmah dan Pesan untuk Masa Depan

Perdamaian ini tidak hanya menutup sebuah konflik, tetapi juga membawa pesan penting bagi masyarakat luas.

Bahwa penyelesaian perkara tidak selalu harus berujung pada hukuman. Ada nilai-nilai kemanusiaan yang bisa dihidupkan melalui dialog, pengakuan kesalahan, dan kesediaan untuk memaafkan.

Di saat yang sama, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menjaga marwah daerah terutama kawasan wisata seperti Alahan Panjang adalah tanggung jawab bersama.

Karena sekali citra tercoreng, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh satu pihak, tetapi oleh seluruh masyarakat.

Kini, dari luka yang pernah ada, lahir sebuah harapan baru. Alahan Panjang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga cerita tentang kedewasaan dalam menyelesaikan konflik, tentang bagaimana sebuah masalah bisa berakhir bukan dengan dendam, tetapi dengan persaudaraan. (*)

Tags: Bupati SolokKabupaten Solok
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Berita Sesudah

Pemprov Sumbar Gandeng Pengusaha Sawit Bahas Pajak Air Permukaan, Tekankan Tidak Ada Pungutan Ganda

Berita Terkait

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

Senin, 24/8/26 | 21:25 WIB

Padang, Scientia — Sebuah video yang memperlihatkan dua orang tengah bermesraan dan berciuman di sebuah ruangan yang terpajang foto Wakil...

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Senin, 24/8/26 | 20:42 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt.,...

Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

Minggu, 23/8/26 | 11:20 WIB

Aie Dingin, Scientia.id — Aspirasi masyarakat Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD...

Pawai Alegoris HUT Ke-81 RI di Kabupaten Solok, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Pawai Alegoris HUT Ke-81 RI di Kabupaten Solok, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Sabtu, 22/8/26 | 22:36 WIB

  Arosuka, Scientia.id — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kuat di Kabupaten Solok, Sumatera...

Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumbar 2026

Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumbar 2026

Jumat, 21/8/26 | 09:36 WIB

Arosuka, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Solok kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Solok berhasil masuk sebagai nominasi...

Berita Sesudah
Pemprov Sumbar Gandeng Pengusaha Sawit Bahas Pajak Air Permukaan, Tekankan Tidak Ada Pungutan Ganda

Pemprov Sumbar Gandeng Pengusaha Sawit Bahas Pajak Air Permukaan, Tekankan Tidak Ada Pungutan Ganda

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Kerja Maut di Pabrik CPO Dharmasraya, Karyawan Tewas Digulung Konveyor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026