Jumat, 06/3/26 | 23:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Dialog dengan Seniman Sumbar, Menteri Kebudayaan Dorong Penguatan Ekosistem Seni Rupa dan Warisan Budaya Rentan Bencana

Senin, 29/12/25 | 10:01 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama seniman, perupa, peneliti dan budayawan Sumatera Barat di Aie Angek Cottage (Foto: Ist)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama seniman, perupa, peneliti dan budayawan Sumatera Barat di Aie Angek Cottage (Foto: Ist)

Padang Panjang, Scientia.id — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, berdialog langsung dengan seniman, perupa dan pegiat budaya Sumatera Barat (Sumbar) guna menyerap aspirasi terkait pengembangan seni rupa serta perlindungan warisan budaya yang rentan terdampak bencana. Dialog tersebut berlangsung di Aie Angek Cottage, Padang Panjang, Selasa (24/12/2025) lalu, di sela kunjungan kerja Menteri Kebudayaan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Sumbar.

Dalam pertemuan tersebut, para seniman menyampaikan beragam persoalan yang hingga kini masih dihadapi di daerah. Mulai dari polemik pembangunan fasilitas kebudayaan yang terhenti, keterbatasan ruang pertunjukan dan galeri seni, hingga minimnya dukungan berkelanjutan terhadap ekosistem seni rupa. Para peserta dialog menegaskan bahwa kualitas seni rupa Sumatera Barat setara dengan daerah lain di tingkat nasional, namun belum didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. Devid, menyampaikan bahwa pembangunan gedung Taman Budaya Sumbar perlu segera dilanjutkan setelah terhenti selama beberapa tahun terakhir. Terhentinya pembangunan tersebut berdampak langsung pada aktivitas berkesenian dan kebudayaan yang sebelumnya rutin digelar.

“Sekarang para seniman dan budayawan kebingungan mau berkegiatan di mana karena ruangnya tidak tersedia,” ujar Devid di hadapan Menteri Kebudayaan.

BACAJUGA

Forbisda HIPMI Sumbar Bahas Akselerasi UMKM, Wako Fadly Amran Paparkan Strategi Padang Naik Kelas

Forbisda HIPMI Sumbar Bahas Akselerasi UMKM, Wako Fadly Amran Paparkan Strategi Padang Naik Kelas

Jumat, 14/11/25 | 10:27 WIB
Festival Tambua Tansa, Wabup Agam Ajak Warga Teguhkan Kecintaan Budaya Minang

Festival Tambua Tansa, Wabup Agam Ajak Warga Teguhkan Kecintaan Budaya Minang

Senin, 06/10/25 | 06:01 WIB

Ia menambahkan, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah penyelesaian ruang pertunjukan representatif yang mampu menampung sekitar 150 hingga 200 penonton. Selama ini, kegiatan seni dilaksanakan di lantai IV Gedung A Taman Budaya atau memanfaatkan ruang galeri dan ruangan yang tidak dirancang khusus untuk pertunjukan.

Senada dengan itu, maestro lukis Sumatera Barat, Hamzah, meminta perhatian pemerintah pusat terhadap minimnya ruang pameran seni rupa di Sumbar. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki banyak pelukis dan perupa andal di tingkat nasional, namun belum didukung oleh sarana pameran yang layak.

“Sumatera Barat kekurangan ruang pameran yang representatif untuk lukisan, patung, instalasi, dan karya seni rupa lainnya. Padahal kita punya potensi besar. Kita bisa seperti Yogyakarta, Bali, atau Surabaya, asalkan didukung sarana dan prasarana,” ujar Hamzah, yang juga dosen ISI Padang Panjang dan pendiri Komunitas Tambo Art.

Kurator Komunitas Seni Belanak, Iswandi, menambahkan perlunya penyelenggaraan agenda seni berskala besar di Sumbar, seperti ArtJog di Yogyakarta. Ia mengusulkan agar nama-nama besar perupa Minangkabau, diangkat menjadi tema utama event seni rupa berskala nasional di Ranah Minang.

“Kita punya tokoh besar dalam sejarah seni lukis Indonesia. Nama mereka layak diangkat menjadi event besar yang berkelanjutan,” katanya.

Selain persoalan seni rupa, dialog juga menyoroti kondisi manuskrip dan naskah kuno Minangkabau yang banyak tersimpan di surau-surau tua, terutama di kawasan tepi sungai yang rawan bencana. Para pegiat budaya menilai bahwa meskipun pendataan, digitalisasi, dan penyusunan metadata telah dilakukan, perlindungan fisik manuskrip dan relokasi tempat penyimpanan masih menjadi kebutuhan mendesak.

“Manuskrip ini telah berusia ratusan tahun dan sudah lama berada dalam kondisi terancam. Tanpa perlindungan fisik dan relokasi yang memadai, kita berisiko kehilangan warisan budaya yang sangat penting,” ujar pakar kajian manuskrip, Prof. Pramono.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemajuan kebudayaan di daerah, termasuk penguatan pada pembangunan sarana dan prasarana pendukung kegiatan. Selain itu, Fadli Zon juga meminta para seniman untuk memanfaatkan penggunaan Dana Indonesiana sebagai instrumen pendanaan kebudayaan.

“Pemerintah telah menyiapkan Dana Indonesiana untuk mendukung ekosistem kebudayaan, termasuk seni rupa, manuskrip, dan kegiatan budaya di daerah. Dana ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seniman dan komunitas budaya,” ujar Fadli.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemajuan kebudayaan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait, serta komunitas budaya menjadi kunci agar program dan pendanaan kebudayaan benar-benar berdampak.

“Pemajuan kebudayaan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi agar dukungan kebijakan dan pendanaan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dialog tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Direktur Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan Feri Arlius; Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumbar Nurmatias; Kepala Taman Budaya Sumbar M. Devid; Kepala Galeri Taman Budaya Sumbar; Kurator Komunitas Seni Belanak Iswandi; budayawan Mak Katik; Prof. Pramono; Kurator Galeri Nasional Dio Pamola; Penulis dan Peneliti budaya Ramono Aryo; serta perwakilan Komunitas Tambo Art dan para seniman, budayawan, serta sastrawan se-Sumatera Barat.

Baca Juga: Gempuran Hiburan Modern, Dendang Saluang Kian Terlupakan

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan penting dalam penguatan kebijakan pemajuan kebudayaan, khususnya di daerah, agar seni rupa dan warisan budaya Sumatera Barat dapat berkembang dan berkontribusi lebih luas di tingkat nasional.(*/ram)

Tags: BudayaMenteri KebudayaanRamono Aryo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Problematika Penulisan Kata Majemuk

Berita Sesudah

Jelang Tahun Baru Seluruh Jajaran Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keamanan Masyarakat

Berita Terkait

Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat sinergi, percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (6/3/2026).(Foto:Ist)

Pemulihan Pascabencana, Pemko Padang dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi

Jumat, 06/3/26 | 22:14 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat sinergi, percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi melalui Rapat Koordinasi...

Buka MTQ di Pauh Kambar, Firdaus Ajak Masyarakat Semangat Menghidupkan Alquran

Buka MTQ di Pauh Kambar, Firdaus Ajak Masyarakat Semangat Menghidupkan Alquran

Jumat, 06/3/26 | 15:10 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus, membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang digelar di Masjid...

Anggota Bamus Antar Waktu Nagari Sungai Limau Dharmasraya Dilantik

Anggota Bamus Antar Waktu Nagari Sungai Limau Dharmasraya Dilantik

Jumat, 06/3/26 | 05:28 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Camat Asam Jujuhan Mashuri Thaib melantik empat anggota Badan Musyawarah (Bamus) Antar Waktu Nagari Sungai Limau di...

Wali Kota Padang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menyerahkan, hadiah Program Unggulan (Progul) Smart Surau bagi murid Musala Al-Mustanir, Jalan Perdana Komplek Perumahan Perdana Residence I, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (4/3/2026).(Foto:Ist)

Siswa Musala Al Mustanir Air Pacah Terima Hadiah Progul Smart Surau

Kamis, 05/3/26 | 20:55 WIB

Wali Kota Padang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menyerahkan, hadiah Program Unggulan (Progul) Smart Surau bagi...

Wali Kota Padang Fadly Amran, melanjutkan agenda Safari Ramadan Tim I Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan mengunjungi Masjid Al Muqamah di Jalan Ujung Pandan, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, Rabu (4/3/2026).(Foto:Ist)

Wali Kota Padang Safari Ramadhan ke Mesjid Al Muqamah Kelurahan Olo

Kamis, 05/3/26 | 20:48 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, melanjutkan agenda Safari Ramadan Tim I Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan mengunjungi Masjid Al Muqamah...

Wakil wali kota Kota Padang Maigus Nasir, mengapresiasi kepedulian Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat (Sumbar) yang menyalurkan bantuan bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Hunian Sementara (Huntara) Rumah Nelayan dan Rusunawa Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.(Foto:Ist)

Wawako Padang Apresiasi Kepedulian Kwarda Sumbar Salurkan Bantuan Korban Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 05/3/26 | 20:43 WIB

Wakil wali kota Kota Padang Maigus Nasir, mengapresiasi kepedulian Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat (Sumbar) yang menyalurkan bantuan...

Berita Sesudah
Wali Kota Padang Fadly Amran, memimpin Apel Gelar Pasukan Pasca Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, di Lapangan Mako Satpol PP Kota Padang, Senin (29/12).(Foto:Ist)

Jelang Tahun Baru Seluruh Jajaran Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keamanan Masyarakat

POPULER

  • Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPASN Perkuat Pemecatan ASN Dharmasraya Anike Maulana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genjot PAD, Dharmasraya Sosialisasikan Pajak Air Permukaan dan Air Tanah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Kerugian Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Dharmasraya Ungkap Sejumlah Kasus dalam Operasi Pekat Singgalang 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Dharmasraya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah 1447 H/2026 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024