Rabu, 08/4/26 | 22:06 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi hari, tetapi karena terlalu santai. Istirahat yang niatnya sebentar sering kebablasan. Satu gelas jus jeruk disusul minuman lainnya, satu kali membuka ponsel berubah jadi lama. Tanpa disadari waktu sudah bergeser. Dari situ saya sadar, terlambat tidak selalu datang dari kekacauan, tapi justru dari rasa nyaman yang tidak dijaga.

Berbeda dengan pagi yang gaduh, siang datang dengan tipu daya ketenangan. Tidak ada alarm yang berisik, tidak ada rasa panik karena bangun kesiangan. Namun di balik ketenangan itu, waktu berjalan diam-diam. Tanpa disadari, jadwal bergeser sedikit demi sedikit. Janji yang terasa masih lama ternyata sudah di depan mata. Dan saya kembali datang dengan napas terengah, membawa penyesalan yang sama.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Di sinilah saya mulai memahami bahwa disiplin waktu bukan hanya perkara memulai hari, tetapi juga mengelola jeda di antaranya. Waktu luang sering saya anggap tidak penting, padahal justru di sanalah kebiasaan dibentuk. Menunda lima menit, lalu sepuluh menit, hingga akhirnya kehilangan kendali. Keterlambatan pun hadir bukan sebagai kejutan, melainkan hasil dari rangkaian pilihan kecil yang dianggap remeh.

Ada satu pengalaman sederhana yang mengubah cara pandang saya. Suatu hari saya datang lebih awal ke sebuah pertemuan. Ruangan masih sepi, kursi belum terisi penuh. Di situ saya punya waktu untuk menarik napas, menyusun pikiran, dan menyiapkan diri. Ketika pertemuan dimulai, saya tidak lagi gelisah. Saya hadir sepenuhnya, bukan sekadar secara fisik, tetapi juga mental. Rasanya berbeda, jadi lebih utuh dan lebih siap.

Sejak saat itu, saya mulai belajar memberi batas pada waktu santai dan waktu tanggung jawab. Tidak selalu berhasil, tentu saja. Namun setiap usaha kecil memberi hasil. Saya mulai menyadari bahwa tepat waktu bukan soal menjadi kaku atau kehilangan kebebasan, melainkan tentang memilih kapan harus berhenti dan kapan harus melangkah.

Pada akhirnya, mengelola waktu adalah bentuk dialog dengan diri sendiri. Tentang kejujuran, kesadaran, dan keberanian untuk berubah. Ketika waktu tidak lagi diperlakukan sebagai lawan, melainkan sebagai teman, hidup berjalan lebih selaras. Dan di sanalah saya menemukan ketenangan baru, bukan karena waktu melambat, tetapi karena saya belajar berjalan seirama dengannya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kementerian Pertanian Turun ke Agam, Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Sektor Pertanian

Berita Sesudah

UMP Sumbar 2026 Naik 6,3 Persen, Tembus Rp3,18 Juta

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Berita Sesudah
UMP Sumbar 2026 Naik 6,3 Persen, Tembus Rp3,18 Juta

UMP Sumbar 2026 Naik 6,3 Persen, Tembus Rp3,18 Juta

POPULER

  • Firdaus Dukung Ensiklopedia Syekh Burhanuddin : Pembangunan Butuh Akar Sejarah

    Firdaus Dukung Ensiklopedia Syekh Burhanuddin : Pembangunan Butuh Akar Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Ingatkan Risiko WFH ASN Sumbar, Soroti Disiplin hingga Layanan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Jalin Kerjasama Pendidikan dan Penguatan Karakter Dengan UniKL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026