Selasa, 22/9/26 | 02:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Fraksi PKB Dorong Pendidikan Gratis di Sumbar, Donizar: Jangan Biarkan Anak Putus Sekolah Karena Iuran

Rabu, 15/10/25 | 21:25 WIB

Anggota DPRD Sumbar Donizar saat Rapat Kerja Komisi dalam rangka pembahasan RAPBD Tahun 2026.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar Donizar saat Rapat Kerja Komisi dalam rangka pembahasan RAPBD Tahun 2026.[foto : ist]
Padang, Scientia – Di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sumatera Barat mendorong pemerintah provinsi untuk memberlakukan pendidikan gratis bagi SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Sumbar. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan hak pendidikan tetap terjamin bagi seluruh warga, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PKB, Donizar, menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini berpotensi memperlebar ketimpangan akses pendidikan. Banyak orang tua, katanya, sudah kesulitan membayar iuran komite sekolah yang menjadi beban rutin setiap bulan. Fraksi PKB menilai pendidikan menengah harus digratiskan agar anak-anak Sumatera Barat tak terhenti di tengah jalan hanya karena iuran sekolah.

“Ekonomi sedang menurun, harga kebutuhan pokok naik, sementara penghasilan banyak keluarga tidak bertambah. Kita khawatir, kalau ini tidak segera diatasi, akan banyak anak yang terpaksa berhenti sekolah,” ujar Donizar saat Rapat Kerja Komisi di DPRD Sumbar. Rabu (15/10).

Menurutnya, kebijakan pendidikan gratis semestinya tidak berhenti di tingkat SD dan SMP saja. Pendidikan dasar memang sudah bebas biaya karena menjadi kewenangan kabupaten dan kota, dibiayai melalui dana BOS dari DAK non-fisik. Namun, untuk SMA dan SMK yang dikelola oleh pemerintah provinsi, pungutan melalui komite sekolah masih lazim dilakukan, meskipun sekolah sudah menerima dana BOS.

BACAJUGA

Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

Senin, 21/9/26 | 22:54 WIB
DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9).

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Tiga Ranperda oleh Wali Kota Padang 

Senin, 21/9/26 | 22:22 WIB

“Ada ketimpangan di sini. SD dan SMP gratis, tapi ketika naik ke SMA, siswa kembali terbebani biaya. Padahal, pendidikan menengah adalah fase penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas,” tegasnya.

Untuk mewujudkan pendidikan gratis di Sumatera Barat, Fraksi PKB mengusulkan tiga langkah strategis yang dinilai realistis dan terukur. Pertama, memperketat serta meningkatkan efektivitas penggunaan Dana BOS di sekolah menengah agar benar-benar menyentuh kebutuhan dasar siswa.

Kedua, memberikan perhatian khusus melalui alokasi APBD provinsi, dimulai dengan penyaluran dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Dan ketiga, Pemprov Sumbar diminta menyiapkan alokasi sekitar Rp50 miliar dalam APBD untuk menutup iuran komite dan menambah dukungan operasional sekolah.

“Dana Rp50 miliar bukan angka besar jika dibandingkan manfaat sosial yang dihasilkan. Ini akan langsung dirasakan oleh masyarakat bawah, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan karena pengawasan dan efektivitas anggaran bisa ditingkatkan,” jelas Donizar.

Ia menegaskan, pendidikan gratis bukan sekadar kebijakan populis, melainkan bentuk tanggung jawab moral negara terhadap rakyatnya.

“Negara tidak boleh membiarkan anak-anak berhenti sekolah hanya karena biaya. Pendidikan adalah hak, bukan privilese bagi yang mampu,” ujarnya.

Donizar menyebut, jika dijalankan dengan tata kelola anggaran yang transparan, juga dapat memperbaiki kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah di sektor pendidikan.

“Pendidikan bukan hanya urusan sekolah dan murid. Ini soal masa depan masyarakat Sumatera Barat. Kalau aksesnya tidak dijaga, kita sedang kehilangan generasi,” tutup Donizar.(Yrp)

Tags: DonizarFraksi PKB DPRD SumbarPendidikan Gratis
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bukittinggi Teken Kerja Sama Optimalisasi Pemungutan Pajak dengan Kemenkeu dan DJP

Berita Sesudah

Muhidi : Guru Konselor Sangat Dibutuhkan di SMA dan SMK

Berita Terkait

Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

Senin, 21/9/26 | 22:54 WIB

Masyarakat berteduh di Mushala Rumah Dinas Wakil Bupati Solok. Senin malam, (21/9)Solok, Scientia — Wakil Bupati Solok H. Candra meminta...

DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9).

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Tiga Ranperda oleh Wali Kota Padang 

Senin, 21/9/26 | 22:22 WIB

DPRD Kota Padang menggelar Sidang  Paripurna dengan agenda, penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9). PADANG,...

Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.[foto:ist]

Mobilitas Tinggi Pengguna Motor Matic, Federal Oil Ingatkan Pentingnya Rutin Ganti Oli

Senin, 21/9/26 | 21:38 WIB

Selebgram sekaligus komika asal Padang, Wahyu Hidayat saat mengikuti rangkaian kegiatan Feders Gathering.Padang, Scientia — Tingginya penggunaan sepeda motor matic...

Hasil uji BBPOM di Padang soal penyebab keracunan menu BG di Pariaman.[foto:ist]

Hasil Uji BBPOM: Nasi Putih dan Ayam Tepung Menu MBG Sebab Keracunan di Pariaman Tak Memenuhi Syarat

Senin, 21/9/26 | 21:28 WIB

Hasil uji BBPOM di Padang soal penyebab keracunan menu BG di Pariaman. Padang, Scientia — Hasil pengujian laboratorium Balai Besar...

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

PKB Padang Bakal Laksanakan Pendidikan Politik

Senin, 21/9/26 | 18:06 WIB

Padang, Scientia - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Padang bakal menggelar Sekolah Kader Perubahan (SKP) mulai...

Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar.[foto:ist]

81 Tahun Sumbar, Donizar Dorong Daerah Tak Lagi Bergantung pada Dana Pusat

Senin, 21/9/26 | 01:54 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar.Padang, Scientia — Memasuki usia ke-81 tahun, Provinsi Sumatera Barat dinilai sudah waktunya mengubah cara...

Berita Sesudah
Muhidi : Guru Konselor Sangat Dibutuhkan di SMA dan SMK

Muhidi : Guru Konselor Sangat Dibutuhkan di SMA dan SMK

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026