Senin, 01/6/26 | 17:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Fraksi PKB Dorong Pendidikan Gratis di Sumbar, Donizar: Jangan Biarkan Anak Putus Sekolah Karena Iuran

Rabu, 15/10/25 | 21:25 WIB

Anggota DPRD Sumbar Donizar saat Rapat Kerja Komisi dalam rangka pembahasan RAPBD Tahun 2026.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar Donizar saat Rapat Kerja Komisi dalam rangka pembahasan RAPBD Tahun 2026.[foto : ist]
Padang, Scientia – Di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sumatera Barat mendorong pemerintah provinsi untuk memberlakukan pendidikan gratis bagi SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Sumbar. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan hak pendidikan tetap terjamin bagi seluruh warga, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PKB, Donizar, menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini berpotensi memperlebar ketimpangan akses pendidikan. Banyak orang tua, katanya, sudah kesulitan membayar iuran komite sekolah yang menjadi beban rutin setiap bulan. Fraksi PKB menilai pendidikan menengah harus digratiskan agar anak-anak Sumatera Barat tak terhenti di tengah jalan hanya karena iuran sekolah.

“Ekonomi sedang menurun, harga kebutuhan pokok naik, sementara penghasilan banyak keluarga tidak bertambah. Kita khawatir, kalau ini tidak segera diatasi, akan banyak anak yang terpaksa berhenti sekolah,” ujar Donizar saat Rapat Kerja Komisi di DPRD Sumbar. Rabu (15/10).

Menurutnya, kebijakan pendidikan gratis semestinya tidak berhenti di tingkat SD dan SMP saja. Pendidikan dasar memang sudah bebas biaya karena menjadi kewenangan kabupaten dan kota, dibiayai melalui dana BOS dari DAK non-fisik. Namun, untuk SMA dan SMK yang dikelola oleh pemerintah provinsi, pungutan melalui komite sekolah masih lazim dilakukan, meskipun sekolah sudah menerima dana BOS.

BACAJUGA

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB
Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

“Ada ketimpangan di sini. SD dan SMP gratis, tapi ketika naik ke SMA, siswa kembali terbebani biaya. Padahal, pendidikan menengah adalah fase penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas,” tegasnya.

Untuk mewujudkan pendidikan gratis di Sumatera Barat, Fraksi PKB mengusulkan tiga langkah strategis yang dinilai realistis dan terukur. Pertama, memperketat serta meningkatkan efektivitas penggunaan Dana BOS di sekolah menengah agar benar-benar menyentuh kebutuhan dasar siswa.

Kedua, memberikan perhatian khusus melalui alokasi APBD provinsi, dimulai dengan penyaluran dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Dan ketiga, Pemprov Sumbar diminta menyiapkan alokasi sekitar Rp50 miliar dalam APBD untuk menutup iuran komite dan menambah dukungan operasional sekolah.

“Dana Rp50 miliar bukan angka besar jika dibandingkan manfaat sosial yang dihasilkan. Ini akan langsung dirasakan oleh masyarakat bawah, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan karena pengawasan dan efektivitas anggaran bisa ditingkatkan,” jelas Donizar.

Ia menegaskan, pendidikan gratis bukan sekadar kebijakan populis, melainkan bentuk tanggung jawab moral negara terhadap rakyatnya.

“Negara tidak boleh membiarkan anak-anak berhenti sekolah hanya karena biaya. Pendidikan adalah hak, bukan privilese bagi yang mampu,” ujarnya.

Donizar menyebut, jika dijalankan dengan tata kelola anggaran yang transparan, juga dapat memperbaiki kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah di sektor pendidikan.

“Pendidikan bukan hanya urusan sekolah dan murid. Ini soal masa depan masyarakat Sumatera Barat. Kalau aksesnya tidak dijaga, kita sedang kehilangan generasi,” tutup Donizar.(Yrp)

Tags: DonizarFraksi PKB DPRD SumbarPendidikan Gratis
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bukittinggi Teken Kerja Sama Optimalisasi Pemungutan Pajak dengan Kemenkeu dan DJP

Berita Sesudah

Muhidi : Guru Konselor Sangat Dibutuhkan di SMA dan SMK

Berita Terkait

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Ketua PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Dharmasraya, Badriah, M.Pd, melantik dua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat...

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Minggu, 31/5/26 | 17:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Gerak cepat kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam merespons...

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Konflik fisik yang sempat terjadi antara kelompok pemuda Nagari Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung, dengan pemuda Nagari Sialang,...

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten...

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Selasa, 26/5/26 | 23:04 WIB

Dharmasraya, Scientia — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya bersama unsur terkait melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)...

Berita Sesudah
Muhidi : Guru Konselor Sangat Dibutuhkan di SMA dan SMK

Muhidi : Guru Konselor Sangat Dibutuhkan di SMA dan SMK

POPULER

  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026