Rabu, 24/6/26 | 02:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar Mantapkan Diri Jadi Poros Wisata Halal Nasional, Tak Sekadar Label tapi Jati Diri

Kamis, 09/10/25 | 12:55 WIB

Gubernur Sumbar Mahyeldi.[foto : ist]
Gubernur Sumbar Mahyeldi.[foto : ist]
Padang, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) semakin menegaskan perannya sebagai pelopor wisata halal di Indonesia. Di bawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi Ansharullah, Sumbar tidak hanya mengikuti tren wisata ramah muslim, tetapi menjadikannya bagian dari jati diri dan pembangunan daerah.

Berlandaskan falsafah lokal Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat, Pemprov Sumbar menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pondasi dalam setiap kebijakan, termasuk dalam pengembangan sektor pariwisata.

“Wisata halal bagi kami bukan sekadar label, tapi bagian dari tanggung jawab moral dan budaya. Ini adalah bagian dari cara kami menghadirkan keberkahan dan kemaslahatan bagi masyarakat Sumbar dan wisatawan,” ujar Gubernur Mahyeldi dalam pernyataan resminya.

Komitmen tersebut tidak berhenti di tataran konsep. Pemprov Sumbar telah menerapkan wisata halal secara konkret melalui pengembangan kawasan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Zona KHAS) di berbagai destinasi unggulan, seperti di kawasan Pantai Padang, Komplek Masjid Raya Syech Ahmad Khatib Alminangkabawi, serta sentra kuliner legendaris Nasi Kapau di Bukittinggi.

BACAJUGA

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

Senin, 22/6/26 | 20:18 WIB
Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Sabtu, 20/6/26 | 15:57 WIB

Di kawasan ini, seluruh pelaku usaha telah memiliki sertifikasi halal, serta fasilitas pendukung seperti tempat ibadah, toilet ramah muslim, dan ruang publik yang nyaman bagi wisatawan.

Tak hanya itu, Pemprov juga terus mendorong pelaku UMKM untuk mengurus sertifikasi halal, serta aktif mempromosikan wisata berbasis nilai syariah melalui kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumbar.

Langkah serius ini membuahkan hasil. Dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2023, Sumatera Barat berhasil menempati peringkat ketiga nasional, hanya kalah dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Aceh.

Tak hanya itu, Sumbar juga menyabet Juara Umum Anugerah Adinata Syariah, termasuk dalam tujuh kategori unggulan yang menunjukkan kuatnya ekosistem ekonomi syariah di daerah ini.

Di tingkat kelembagaan, KDEKS Sumbar bahkan dinilai sebagai salah satu yang paling aktif dan inovatif dalam mendorong literasi ekonomi syariah, penguatan rantai nilai halal, dan kolaborasi antar sektor.

Pemprov Sumbar juga aktif menumbuhkan kesadaran publik melalui event berskala besar seperti Minangkabau Halal Festival, yang kini menjadi agenda tahunan. Acara ini menggabungkan nilai budaya Minangkabau, semangat ekonomi syariah, dan promosi wisata religi, menjadikannya ajang edukatif sekaligus hiburan yang mengakar pada identitas lokal.

Selain itu, pada awal November 2025, Sumbar juga akan menjadi tuan rumah Konferensi Wakaf Internasional, yang akan menghadirkan tokoh-tokoh ekonomi Islam dari dalam dan luar negeri. Forum ini akan menjadi ruang penting untuk memperkuat peran wakaf dalam membangun ekonomi yang adil dan berkelanjutan.

Keberhasilan Sumbar dalam mengembangkan wisata halal bukan hanya soal jumlah kunjungan atau gelar nasional, tetapi lebih kepada kemampuan menghadirkan pariwisata yang berakar pada nilai, budaya lokal, dan keberlanjutan.

Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa semua langkah yang diambil Pemprov Sumbar adalah bentuk implementasi nyata dari filosofi ABS-SBK dan amanat undang-undang.

“Nilai ABS-SBK bukan hanya warisan, tapi pedoman hidup. Pariwisata halal dan ekonomi syariah bukan sekadar program, melainkan bagian dari misi kami untuk membangun Sumbar yang religius, berkeadilan, dan berdaya saing,” tegasnya.

Dengan pencapaian yang terus berkembang, Sumatera Barat kini semakin siap menjadi poros wisata halal nasional, bahkan berpeluang besar tampil di panggung global dalam ajang International Halal Tourism Summit (IHTS) mendatang.(Adpsb)

Tags: Pemprov SumbarWisata Halal Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Soal Gaji ASN, Firdaus: Beban Berat Daerah Harus Dijawab dengan Langkah Nyata

Berita Sesudah

Wujudkan Hunian Layak, Sumbar Gelar Penandatanganan PKS Massal FLPP dan Serahkan Kunci Rumah Secara Simbolis

Berita Terkait

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

Senin, 22/6/26 | 20:18 WIB

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi...

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Sabtu, 20/6/26 | 15:57 WIB

Padang, Scientia – Kondisi objek wisata Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Kota Padang, sangat memprihatinkan. Setiap kali hujan...

Rico Alviano: Perempuan Bangsa Sumbar Harus Berperan di Politik dan Masyarakat

Rico Alviano: Perempuan Bangsa Sumbar Harus Berperan di Politik dan Masyarakat

Sabtu, 20/6/26 | 15:30 WIB

Padang, Scientia – Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rico Alviano, optimistis Perempuan Bangsa Sumatera Barat akan semakin...

Indra Gunalan Kembali Pimpin PKB Tanah Datar, Pasang Target Besar

Indra Gunalan Kembali Pimpin PKB Tanah Datar, Pasang Target Besar

Sabtu, 20/6/26 | 15:18 WIB

Tanah Datar, Scientia – Indra Gunalan kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tanah Datar...

PKB Payakumbuh Bidik Empat Kursi DPRD, Afviandi Siapkan Kader Menuju Pilkada

PKB Payakumbuh Bidik Empat Kursi DPRD, Afviandi Siapkan Kader Menuju Pilkada

Sabtu, 20/6/26 | 14:56 WIB

Payakumbuh Scientia — Afviandi dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Payakumbuh. Pada periode kepengurusan 2026-2031,...

Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

Jumat, 19/6/26 | 18:29 WIB

Padang, Scientia – Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa Sumatera Barat menetapkan Cempaka Tanjung sebagai Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumbar...

Berita Sesudah
Penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada penerima manfaat.[foto : ist]

Wujudkan Hunian Layak, Sumbar Gelar Penandatanganan PKS Massal FLPP dan Serahkan Kunci Rumah Secara Simbolis

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memimpin di Era Disrupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026