Minggu, 30/11/25 | 22:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Petani Padang Panjang Belajar Mandiri Produksi Pupuk Organik

Rabu, 24/9/25 | 08:15 WIB

Padang Panjang, Scientia.id – Puluhan petani di Kota Padang Panjang kini memiliki keterampilan baru dalam memproduksi pupuk organik berbahan lokal. Selama dua hari, mereka mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) di Aula Dispangtan, Selasa (23/9/2025).

Para petani mendapat pengetahuan praktis mulai dari pembuatan dekomposer hingga pengolahan kompos yang bisa dilakukan dengan bahan sederhana di sekitar rumah dan ladang. Keterampilan ini diharapkan membuat mereka lebih mandiri dalam menyediakan pupuk sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

“Dulu kami hanya tahu membeli pupuk di toko. Sekarang kami diajari cara membuat pupuk sendiri dari kotoran hewan dan sampah rumah tangga. Ini jelas membantu kami menghemat biaya,” ujar salah seorang peserta.

BACAJUGA

Finalisasi Persiapan, Padang Panjang Siap Gelar Pacu Kuda Gubernur Cup III

Finalisasi Persiapan, Padang Panjang Siap Gelar Pacu Kuda Gubernur Cup III

Jumat, 17/10/25 | 20:13 WIB
Tradisi Makan Bajamba Jadi Cara Sekolah Tanamkan Budaya Minang Sejak Dini

Tradisi Makan Bajamba Jadi Cara Sekolah Tanamkan Budaya Minang Sejak Dini

Rabu, 15/10/25 | 09:18 WIB

Dalam pelatihan ini, petani diperkenalkan dengan dekomposer DD 11, hasil fermentasi bahan alami yang mengandung 11 jenis bakteri. Dekomposer tersebut mampu mempercepat proses penguraian sekaligus mengurangi bau. Selain itu, petani juga belajar memperkaya kompos dengan enzim agar lebih sesuai dengan kebutuhan tanaman serta bisa berfungsi sebagai pencegah hama dan penyakit.

Kepala Dispangtan, Ade Nafrita, menyebutkan bahwa keterampilan ini menjadi modal penting bagi petani dalam mengembangkan pertanian organik. “Kami ingin petani di Padang Panjang mampu memproduksi pupuk sendiri sehingga pertanian organik semakin maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balitbangda Sumbar, Febrina Tri Susila Putri, berharap hasil pelatihan benar-benar dipraktikkan di lapangan. “Jika petani mampu membuat pupuk organik secara mandiri, mereka tidak hanya berhemat, tapi juga bisa menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga: Edukasi Demokrasi Sejak Dini, SMKN 1 Padang Panjang Gelar Pemilu OSIS dengan Pengawasan Bawaslu

Dengan bekal keterampilan baru ini, petani Padang Panjang didorong untuk menjadi pelopor pertanian organik berbasis bahan lokal yang berkelanjutan. (*)

Tags: Padang PanjangPupuk Organik
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketua DPRD Sumbar Dorong UPT Samsat Sawahlunto Tingkatkan Koordinasi dengan Pemko

Berita Sesudah

Produksi Padi di Agam Naik 23 Persen Berkat Program SPM

Berita Terkait

Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus Minta Pengawasan Distribusi BBM dan LPG Diperketat agar Tidak Disalahgunakan di Tengah Bencana

Minggu, 30/11/25 | 22:36 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Ketua DPW PKB Sumbar sekaligus Anggota DPRD Sumbar, Firdaus, meminta pemerintah memperketat pengawasan distribusi BBM...

Pemprov Sumbar dan Pertamina Kerahkan Skema Darurat Demi Jaga Distribusi BBM dan LPG Pasca Bencana

Pemprov Sumbar dan Pertamina Kerahkan Skema Darurat Demi Jaga Distribusi BBM dan LPG Pasca Bencana

Minggu, 30/11/25 | 22:22 WIB

Padang, Scientia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menata ulang jalur distribusi BBM...

Jalan Water Front City di Desa Pasir Sunur pasca banjir. Minggu, (30/11) [foto : sci/yrp]

Jalan Water Front City Amblas 200 Meter di Pariaman Selatan, Tanpa Rambu dan Penerangan: Warga Terancam Nyawa

Minggu, 30/11/25 | 22:05 WIB

Jalan Water Front City di Desa Pasir Sunur pasca banjir. Minggu, (30/11) Pariaman, Scientia - Kondisi memprihatinkan terlihat di Jalan...

SOKSI Salurkan Seragam Sekolah untuk Anak Korban Banjir dan Longsor di Padang

SOKSI Salurkan Seragam Sekolah untuk Anak Korban Banjir dan Longsor di Padang

Minggu, 30/11/25 | 14:02 WIB

Padang, Scientia - Depidar III SOKSI Provinsi Sumatera Barat bersama Depinas Peduli menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada anak-anak korban banjir...

Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]

Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

Minggu, 30/11/25 | 13:49 WIB

Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB Padang, Scientia - Jumlah korban bencana hidrometeorologi...

Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]

Saluran Irigasi Tertutup Material, Donizar Minta Penanganan Cepat untuk Hindari Banjir Besar

Minggu, 30/11/25 | 13:37 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang...

Berita Sesudah
Program SPM Agam Hadapi Tantangan Kemarau, Pemkab Fokus Cari Solusi Pertanian Berkelanjutan

Produksi Padi di Agam Naik 23 Persen Berkat Program SPM

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana di Sumbar Terus Bertambah: 98 Meninggal dan 93 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024