Jumat, 17/4/26 | 05:02 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi M. Subarkah

Minggu, 20/7/25 | 12:39 WIB
Ilustrasi: Meta AI

Senja di Muara Padang

Oleh: M. Subarkah 

Senja menetes di ujung muara
Langit berwarna kunyit bercampur saga
Perahu-perahu pulang membawa cerita
Sungai Batang Arau tenang menyapa
Di ujung dermaga riuh camar
Menyulam angin dengan sayap sabar

Jalan-jalan sempit beraroma rempah
Menyelinap di antara rumah-rumah tua
Jejak pedagang masih basah
Di batu-batu yang dingin merona

Kota ini menyimpan rindu yang purba
Dalam kicau burung dan selimut kabut
Padang, namamu mengalir di dada
Serupa sungai tak pernah surut

BACAJUGA

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB
Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

 

Padang di Bawah Payung Mendung

Oleh: M. Subarkah 

Padang kota yang menjinjing langit kelabu,
di bawah payung mendung para pejalan kaki mengendap-endap
seperti rahasia yang tak kunjung diucapkan.
Trotoar retak adalah kitab tua,
mencatat jejak yang tak pernah sempat pulang.

Di tepian jalan, sate dan asapnya seperti doa
yang gugur sebelum sampai ke langit.
Dan kota ini, entah lebih mencintai gerimis
atau diam-diam merindu pada terik yang sudah lama ia usir.

 

Sajak Getir

Oleh: M. Subarkah 

Debur laut menyisir pasir
Menulis nama-nama yang lekas pudar
Batu Malin Kundang berdiri kaku, getir
Menatap kota yang selalu berputar.

Riak air membawa suara legenda
Menyelusup di antara ombak dan karang
Kota Padang menyimpan luka dan tawa
Di bawah langit yang tak pernah hilang.

Di balik bukit hijau, sunyi bersembunyi
Matahari mencumbu ujung laut biru
Langit menjatuhkan cahaya pelangi
Mewarnai kota dengan rindu yang syahdu.

Oh Padang, kota di ujung cerita
Tempat legenda berdiam di dada
Ombakmu tetap menggumam rahasia
Yang hanya laut dan langit bisa membaca.

 

Rindu yang Tersesat di Simpang Haru

Oleh: M. Subarkah 

Di Simpang Haru
Aku mencium bau asin entah dari laut
Entah dari keringat orang-orang yang pulang terlalu larut,
terlalu letih untuk lagi berbicara tentang cinta.

Padang, kau menulis rindu di tembok-tembok pecah,
menggantungnya di kabel listrik,
menggiringnya ke pasar yang riuh dan jalan yang sesak lalu pura-pura lupa.
Rindu yang kukirim padamu tersesat di persimpangan,
dihalau pedagang gorengan,
digelapkan sopir ojek yang muram.

Padang, tolong, jangan selalu begini getir.

 

Biodata Penulis:

M. Subarkah lahir di Bengkalis, Agustus 2002. Ia merupakan alumni Sastra Indonesia angkatan 2020 dan pernah aktif di berbagai kegiatan seni dan kepenulisan di Universitas Andalas.

Tags: #M. Subarkah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Modernisasi Penampilan Rabab Pasisia Di ISI Padangpanjang

Berita Sesudah

Pemko Bukittinggi Komitmen Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

Berita Terkait

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB

Gambar: GeminiAI Sebuah Petang di 5 Maret Pada sebuah petang di 5 Maret Aku membaca hatimu dalam kisah Yang kau...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Gambar: Meta AI Ketenangan Apa yang Kau Cari Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Ketenangan apa yang kau cari Ketenangan dunia yang...

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Berita Sesudah
Pemko Bukittinggi Komitmen Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

Pemko Bukittinggi Komitmen Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Jenis-jenis Pola Pikir Manusia, Begini Penjelasan Para Ahli Psikologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026