Senin, 27/4/26 | 18:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Anak Muda Jadi Garda Terdepan Kawal Demokrasi, Bawaslu Sumbar Dorong Peran Aktif Cegah Pelanggaran Pemilu 2029

Rabu, 09/7/25 | 15:04 WIB

Anggota Bawaslu Sumbar, Muhamad Khadafi saat meberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Hotel Pangeran Beach. Rabu, (9/7) [foto : sci/yrp]
Anggota Bawaslu Sumbar, Muhamad Khadafi saat meberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Hotel Pangeran Beach. Rabu, (9/7) [foto : sci/yrp]
Padang, Scientia – Menyongsong pelaksanaan Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat menegaskan perlunya keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga integritas proses demokrasi. Anggota Bawaslu Sumbar, Muhamad Khadafi, mengatakan, anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus tampil sebagai motor penggerak pencegahan pelanggaran pemilu.

Khadafi menilai, kontestasi politik ke depan akan semakin kompleks dan dinamis, dengan tantangan baru yang menguji keteguhan nilai-nilai demokrasi. “Ada tiga komponen utama dalam Pemilu yang bisa bersinggungan langsung dengan potensi pelanggaran, yaitu peserta, penyelenggara, dan pemilih. Jika tidak diawasi dengan ketat, ruang manipulasi akan tetap terbuka,” ujar Khadafi dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar Bawaslu Sumbar. Rabu, (9/7)

P2P, lanjutnya, bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi menjadi instrumen strategis dalam membangun budaya politik yang sehat dan berintegritas. Melalui program ini, masyarakat terutama kalangan muda didorong untuk menjadi pengawas partisipatif yang kritis terhadap setiap potensi pelanggaran, baik itu politik uang, ujaran kebencian, penyalahgunaan fasilitas negara, hingga hoaks yang marak di media sosial.

“Pemilu bukan hanya urusan penyelenggara, tapi tanggung jawab kita semua. Anak muda harus berada di garis depan, bersuara lantang ketika ada yang mencoba mencederai proses demokrasi,” tegasnya.

BACAJUGA

Hilang Kendali, Mobil Travel Tabrak Minibus Parkir di Dharmasraya

Hilang Kendali, Mobil Travel Tabrak Minibus Parkir di Dharmasraya

Minggu, 26/4/26 | 11:42 WIB
Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB

Selain P2P, Bawaslu Sumbar juga telah menggulirkan berbagai inisiatif pencegahan berbasis komunitas dan lokalitas, seperti Kampung Pengawasan, Kampus Pengawasan, serta Nagari Pengawasan. Program-program ini bertujuan untuk menanamkan nilai pengawasan sejak dari level akar rumput, sehingga semangat demokrasi tak hanya hidup di ruang formal, tetapi tumbuh dalam kultur sosial masyarakat.

“Kita ingin demokrasi tumbuh dari bawah, dari kampung ke kampus, dari nagari ke kota. Semua punya peran, semua harus terlibat,” tambah Khadafi.

Khadafi menyebut, langkah-langkah ini menjadi upaya konkret Bawaslu untuk merawat demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di Ranah Minang. Terlebih, Sumatera Barat dikenal sebagai daerah dengan tingkat partisipasi pemilu yang tinggi. Namun, tingginya partisipasi tak akan berarti jika kualitas pemilunya tercemar oleh pelanggaran dan praktik curang.

Khadafi menegaskan bahwa pencegahan adalah kunci. Mengobati lebih sulit daripada mengantisipasi. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi pelopor pengawas pemilu, bukan sekadar pemilih pasif.

“Pemilu 2029 harus menjadi momentum lahirnya kesadaran kolektif bahwa demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang diawasi oleh rakyatnya sendiri,” pungkasnya.(yrp)

Tags: Bawaslu SumbarMuhamad KhadafiPendidikan pengawas partisipatif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wawako Padang Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Padang Timur

Berita Sesudah

Jembatan Kayu Sungai Panonggahan Nagari Panyubarangan di Timpeh Dharmasraya Rusak Parah, Warga Resah

Berita Terkait

Hilang Kendali, Mobil Travel Tabrak Minibus Parkir di Dharmasraya

Hilang Kendali, Mobil Travel Tabrak Minibus Parkir di Dharmasraya

Minggu, 26/4/26 | 11:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera jalur II di Jorong Sungai Kemuning, Nagari Sungai Rumbai,...

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Sumatera Barat yang juga Majelis Pembina Nasional (Mabinnas) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Firdaus, membuka...

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) Padang, Scientia — Ketua Majelis Pembina...

Satresnarkoba Polres Dharmasraya Tangkap Pengguna Narkoba Jenis Ganja

Satresnarkoba Polres Dharmasraya Tangkap Pengguna Narkoba Jenis Ganja

Jumat, 24/4/26 | 11:52 WIB

​ Dharmasraya, Scientia.id – Tim Lupak dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika...

Kodam XX Tuanku Imam Bonjol Tuntaskan Pembangunan Dua Jembatan di Sembilan Koto

Kodam XX Tuanku Imam Bonjol Tuntaskan Pembangunan Dua Jembatan di Sembilan Koto

Jumat, 24/4/26 | 08:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pembangunan dua jembatan Aramco di Kecamatan Sembilan Koto, tepatnya di Nagari Banai dan Nagari Lubuak Karak, yang...

Oknum SAD Diduga Resahkan Warga Dharmasraya, Tempati Lahan dan Rusak Tanaman Produktif

Oknum SAD Diduga Resahkan Warga Dharmasraya, Tempati Lahan dan Rusak Tanaman Produktif

Kamis, 23/4/26 | 22:12 WIB

Dharrmasraya, Scientia.id – Belum redah ketegangan sosial di Nagari Padukuan, Kecamatan Koto Salak, keresahan serupa kini menjalar ke Nagari Banai,...

Berita Sesudah
Jembatan Kayu Sungai Panonggahan Nagari Panyubarangan di Timpeh Dharmasraya Rusak Parah, Warga Resah

Jembatan Kayu Sungai Panonggahan Nagari Panyubarangan di Timpeh Dharmasraya Rusak Parah, Warga Resah

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konflik Sosial dengan Warga di Dharmasraya, SAD Minta Ganti rugi Rp30 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mahasiswa Arab tentang Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Elly Delfia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026