
Padang, Scientia.id – suasana haru dan hangat menyelimuti pelantikan 1.475 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (27/5).
Gubernur Mahyeldi Ansharullah secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada para ASN baru ini, terdiri dari 350 CPNS dan 1.125 PPPK. Mereka akan bertugas di berbagai instansi pemerintah provinsi.
Mahyeldi dalam arahannya menekankan pentingnya integritas dan dedikasi dalam melayani masyarakat. Ia mengingatkan bahwa status ASN bukan sekedar kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab untuk mengabdi kepada negara dan rakyat.
“ASN adalah pelayanan publik. Tugasnya menjalankan kebijakan melayani masyarakat dengan maksimal,” tegas Mahyeldi.
Mahyeldi pentingnya menjaga ucapan dan sikap agar tidak memicu konflik atau perpecahan.
“ASN harus menjadi perekat bangsa, bukan pemicu konflik,” pesan Mahyeldi.
Suasana harus terlihat jelas lewat wajah para ASN baru, seperti Amin, CPNS di Biro Pembangunan Setda Provinsi, dan Bram Soselisa, guru honorer yang telah menghapus selama 12 tahun 7 bulan dan akhirnya diangkat menjadi PPPK. Keduanya mengungkapkan rasa syukur dan kesiapan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Pelantikan ini menandai penambahan pasukan pelayanan publik di Sumatera Barat dengan semangat baru untuk melayani masyarakat. (Adpsb)
![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-120x86.jpg)
![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-120x86.png)
![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251129-WA0047-350x250.jpg)

![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-350x250.png)

![Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf,[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/Screenshot_2025-11-29-22-38-39-34_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e72-350x250.jpg)
![Diduga pelaku penyelundupan 17 paket besar ganja di Agam. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250527_154530-75x75.jpg)
![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)