Kamis, 05/11/26 | 12:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Pelecehan Terhadap Anak Terus Meningkat di Sumbar, Firdaus: Lemahnya Sistem Perlindungan Anak

Senin, 24/3/25 | 12:54 WIB

Padang, Scientia.id – Kasus pelecehan terhadap anak terus meningkat di Sumatera Barat menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, menilai fenomena ini sebagai bukti lemahnya sistem perlindungan anak. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir dengan tindakan nyata agar anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman kekerasan.

Firdaus menyoroti beberapa faktor yang memperburuk situasi ini, seperti lemahnya kontrol sosial, pesatnya perkembangan teknologi tanpa pengawasan, serta rendahnya edukasi bagi keluarga. Ia mendesak pemerintah untuk tidak hanya mengeluarkan regulasi, tetapi juga memastikan langkah pencegahan berjalan efektif di lapangan.

“Ini bukan sekedar angka di laporan, tapi menyangkut masa depan anak-anak kita. Mereka harus dilindungi, bukan hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh sistem yang menjamin keadilan. Jangan sampai anak-anak kita hidup dalam ketakutan di lingkungan yang seharusnya melindungi mereka,” ujar Firdaus pada Scientia.id, Senin (24/3).

Menurut Firdaus, lemahnya pengawasan dari keluarga dan masyarakat juga menjadi faktor utama yang membuat anak-anak semakin rentan. Ia menekankan bahwa selain penegakan hukum yang ketat, edukasi kepada orang tua dan Lingkungan harus menjadi prioritas.

BACAJUGA

PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

Rabu, 04/11/26 | 22:16 WIB
Perkara Tanah Ulayat 5.000 Hektare Masuk Sidang Ketiga, Penggugat Gugat PT Diteq hingga Pemda

Perkara Tanah Ulayat 5.000 Hektare Masuk Sidang Ketiga, Penggugat Gugat PT Diteq hingga Pemda

Rabu, 04/11/26 | 21:14 WIB

“Orang tua harus sadar betapa besar ancaman yang mengintai anak-anak mereka. Jangan sampai kita baru tersadar setelah tragedi terjadi. Kontrol dan kepedulian sosial yang dulunya menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau harus diperkuat kembali,” tambah Firdaus.

Firdaus juga mengkritisi dampak teknologi terhadap meningkatnya risiko pelecehan anak. Akses tanpa batas terhadap konten yang tidak sesuai usia, serta rendahnya literasi digital di kalangan keluarga, membuat anak-anak semakin rentan.

“Teknologi seharusnya menjadi alat kemajuan, bukan pintu masuk bagi kejahatan. Pemerintah harus lebih serius dalam mengatur akses dan memberikan edukasi kepada keluarga tentang bagaimana membimbing anak di era digital yang semakin kompleks,” tegas Firdaus.

Baca Juga: Cegah Aksi Tawuran Remaja, Firdaus: Sibukan Mereka dengan Aktivitas Seni dan Olahraga

Selain itu, Firdaus juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga lingkungan agar anak-anak terhindar dari ancaman kekerasan. Peran tokoh adat, agama dan komunitas lokal dinilai penting untuk menghidupkan kembali kontrol sosial yang selama ini menjadi bagian dari budaya Minangkabau.

“Jangan biarkan anak-anak kehilangan rasa aman di tempat yang seharusnya melindungi mereka. Semua pihak harus terlibat, baik dalam pencegahan maupun dalam memberikan perlindungan yang lebih baik,” tutup Firdaus. (tmi)

Tags: Anggota DPRD Sumbar FirdausPKB SumbarSumatera BaratSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Cegah Kriminal, Polda Sumbar Imbau Laporkan Rencana Mudik ke Polisi 

Berita Sesudah

Bupati Pasaman Barat Serahkan 293 SK Perpanjangan Masa Kerja PPPK Kesehatan

Berita Terkait

PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

Rabu, 04/11/26 | 22:16 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan menjadi fokus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya....

Perkara Tanah Ulayat 5.000 Hektare Masuk Sidang Ketiga, Penggugat Gugat PT Diteq hingga Pemda

Perkara Tanah Ulayat 5.000 Hektare Masuk Sidang Ketiga, Penggugat Gugat PT Diteq hingga Pemda

Rabu, 04/11/26 | 21:14 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Penguasaan tanah ulayat seluas sekitar 5.000 hektare di Jao, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, terus bergulir di meja...

Cegah Penyimpangan Dana Nagari, Kejari Dharmasraya Hadirkan Inovasi PERISAI

Cegah Penyimpangan Dana Nagari, Kejari Dharmasraya Hadirkan Inovasi PERISAI

Rabu, 04/11/26 | 21:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Potensi penyimpangan pengelolaan dana nagari hingga persoalan aset yang belum bersertifikat kini menjadi perhatian serius Kejaksaan Negeri...

Sengketa Tanah Ulayat Koto Padang, Termasuk Kawasan Sport Center Dharmasraya, Masuk Tahap Mediasi

Sengketa Tanah Ulayat Koto Padang, Termasuk Kawasan Sport Center Dharmasraya, Masuk Tahap Mediasi

Rabu, 04/11/26 | 19:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sengketa lahan yang diklaim sebagai tanah ulayat masyarakat Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, memasuki...

Bupati Jon Pandu Bawa Paskibraka Kabupaten Solok Masuk ke Istana Negara RI

Bupati Jon Pandu Bawa Paskibraka Kabupaten Solok Masuk ke Istana Negara RI

Rabu, 04/11/26 | 16:20 WIB

Jakarta, Scientia.id – Meski belum berkesempatan mengibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara Republik Indonesia, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka...

Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

Senin, 02/11/26 | 22:11 WIB

Padang, Scientia — Ancaman hujan dengan intensitas sedang hingga lebat membayangi sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada awal November 2026....

Berita Sesudah
Bupati Pasaman Barat Serahkan 293 SK Perpanjangan Masa Kerja PPPK Kesehatan

Bupati Pasaman Barat Serahkan 293 SK Perpanjangan Masa Kerja PPPK Kesehatan

POPULER

  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Modalitas dalam Teks atau Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relasi Kohesi dan Fungsinya dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syafni Nola Putri Sambut Wali Nagari Definitif Aie Dingin, Harapkan Perubahan Setelah Lima Tahun Dipimpin Pj

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026