Rabu, 16/9/26 | 07:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Pelecehan Terhadap Anak Terus Meningkat di Sumbar, Firdaus: Lemahnya Sistem Perlindungan Anak

Senin, 24/3/25 | 12:54 WIB

Padang, Scientia.id – Kasus pelecehan terhadap anak terus meningkat di Sumatera Barat menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, menilai fenomena ini sebagai bukti lemahnya sistem perlindungan anak. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir dengan tindakan nyata agar anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman kekerasan.

Firdaus menyoroti beberapa faktor yang memperburuk situasi ini, seperti lemahnya kontrol sosial, pesatnya perkembangan teknologi tanpa pengawasan, serta rendahnya edukasi bagi keluarga. Ia mendesak pemerintah untuk tidak hanya mengeluarkan regulasi, tetapi juga memastikan langkah pencegahan berjalan efektif di lapangan.

“Ini bukan sekedar angka di laporan, tapi menyangkut masa depan anak-anak kita. Mereka harus dilindungi, bukan hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh sistem yang menjamin keadilan. Jangan sampai anak-anak kita hidup dalam ketakutan di lingkungan yang seharusnya melindungi mereka,” ujar Firdaus pada Scientia.id, Senin (24/3).

BACAJUGA

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB
Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Menurut Firdaus, lemahnya pengawasan dari keluarga dan masyarakat juga menjadi faktor utama yang membuat anak-anak semakin rentan. Ia menekankan bahwa selain penegakan hukum yang ketat, edukasi kepada orang tua dan Lingkungan harus menjadi prioritas.

“Orang tua harus sadar betapa besar ancaman yang mengintai anak-anak mereka. Jangan sampai kita baru tersadar setelah tragedi terjadi. Kontrol dan kepedulian sosial yang dulunya menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau harus diperkuat kembali,” tambah Firdaus.

Firdaus juga mengkritisi dampak teknologi terhadap meningkatnya risiko pelecehan anak. Akses tanpa batas terhadap konten yang tidak sesuai usia, serta rendahnya literasi digital di kalangan keluarga, membuat anak-anak semakin rentan.

“Teknologi seharusnya menjadi alat kemajuan, bukan pintu masuk bagi kejahatan. Pemerintah harus lebih serius dalam mengatur akses dan memberikan edukasi kepada keluarga tentang bagaimana membimbing anak di era digital yang semakin kompleks,” tegas Firdaus.

Baca Juga: Cegah Aksi Tawuran Remaja, Firdaus: Sibukan Mereka dengan Aktivitas Seni dan Olahraga

Selain itu, Firdaus juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga lingkungan agar anak-anak terhindar dari ancaman kekerasan. Peran tokoh adat, agama dan komunitas lokal dinilai penting untuk menghidupkan kembali kontrol sosial yang selama ini menjadi bagian dari budaya Minangkabau.

“Jangan biarkan anak-anak kehilangan rasa aman di tempat yang seharusnya melindungi mereka. Semua pihak harus terlibat, baik dalam pencegahan maupun dalam memberikan perlindungan yang lebih baik,” tutup Firdaus. (tmi)

Tags: Anggota DPRD Sumbar FirdausPKB SumbarSumatera BaratSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Cegah Kriminal, Polda Sumbar Imbau Laporkan Rencana Mudik ke Polisi 

Berita Sesudah

Bupati Pasaman Barat Serahkan 293 SK Perpanjangan Masa Kerja PPPK Kesehatan

Berita Terkait

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Setelah sepekan belajar dari rumah akibat kabut asap, ribuan siswa di Kabupaten Dharmasraya kembali masuk sekolah mulai...

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah menyalurkan 378.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak 18...

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang...

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) [foto : sci/yrp]

Update Terbaru 127 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Empat Masih Dirawat

Selasa, 15/9/26 | 22:13 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) Pariaman, Scientia —...

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Selasa, 15/9/26 | 09:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dua dekade lebih berdiri sebagai kabupaten otonom, Kabupaten Dharmasraya masih belum memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)....

Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

Selasa, 15/9/26 | 03:54 WIB

Berita Sesudah
Bupati Pasaman Barat Serahkan 293 SK Perpanjangan Masa Kerja PPPK Kesehatan

Bupati Pasaman Barat Serahkan 293 SK Perpanjangan Masa Kerja PPPK Kesehatan

POPULER

  • Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

    Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026