Senin, 02/3/26 | 22:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Kota Layak Anak Diuji, Ketua IMAPAR UIN IB Padang Soroti Kasus Penganiayaan di Marunggi

Minggu, 08/12/24 | 20:16 WIB
Kota Layak Anak Diuji, Ketua IMAPAR UIN IB Padang Soroti Kasus Penganiayaan di Marunggi

Pariaman, Scientia.id – Tragedi penganiayaan yang terjadi di Marunggi, Kota Pariaman menjadi sorotan publik, termasuk ketua Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Piaman Raya (IMAPAR) UIN IB Padang, Faril Irvanda. Dalam pandangannya, kasus ini tidak hanya mencerminkan persoalan individu, tetapi juga menjadi gambaran kompleksnya masalah sosial, budaya dan hukum di Pariaman, yang selama ini dikenal dengan julikan Kota Layak Anak.

Faril menyoroti bahwa julukan Kota Layak Anak seharusnya menjadi pengingat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi generasi muda.

“Pariaman dikenal sebagai Kota Layak Anak, yang seharusnya menjadi tempat dimana anak-anak dan remaja bisa tumbuh dalam suasana yang positif, dampak kekerasan atau ancaman bullying. Kasus ini mencerminkan bahwa kita telah gagal menjaga esensi dari julukan tersebut,” tegas Faril saat pada Scientia.id, Minggu (8/12).

BACAJUGA

Wali Kota Pariaman Apresiasi Kejari atas Pendampingan Hukum Rehab Sekolah

Wali Kota Pariaman Apresiasi Kejari atas Pendampingan Hukum Rehab Sekolah

Kamis, 26/2/26 | 21:02 WIB
Ratusan Pelari Ramaikan Talao Beach Run 2026 di Pariaman

Ratusan Pelari Ramaikan Talao Beach Run 2026 di Pariaman

Minggu, 25/1/26 | 14:20 WIB

Menurutnya, kasus penganiayaan ini bermula dari perundungan (bullying) yang dilakukan oleh korban terhadap pelaku.

“Bullying adalah akar dari banyak tragedi. Korban memang salah karena memicu sakit hati pelaku, tetapi tindakan balas dendam berupa penganiayaan juga tidak dapat dibenarkan dari sisi hukum maupun agama,” ujarnya.

Dari sudut pandang budaya dan agama, Faril mengkritisi degradasi nilai-nilai moral di tengah masyarakat Pariaman.

“Sebagai daerah yang berpegang pada falsafah Adat Basandi Syara’- Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK), Kota Pariaman seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan agama. Tingginya kasus kriminalitas termasuk penganiayaan ini, menunjukkan bahwa ada yang perlu diperbaiki, terutama dalam mendidik generasi muda,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran penting keluarga dalam membentuk karakter anak.

“Keluarga adalah pondasi utama. Jika pendidikan moral, agama dan kasih sayang ditanamkan sejak dini, kita bisa mencegah generasi muda terjerumus ke dalam konflik seperti ini,” katanya.

Faril menekankan bahwa sebagai Kota Layak Anak, Pariaman harus memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi korban perundungan serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya bullying.

“Lingkungan sosial yang suportif dan kesadaran masyarakat terhadap Pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan harus menjadi prioritas. Hanya dengan itu kita dapat mengembalikan Pariaman sebagai Kota Layak Anak yang sebenarnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemuda Padang Pariaman Diberdayakan Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas

Tragedi ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bersama-sama mencegah perundungan, menguatkan nilai-nilai agama dan budaya. (tmi)

Tags: IMAPARPariaman
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kripik Balado Salsabila, Sukses Menebar Manfaat Modal Nekad dengan Mudahnya Transaksi BRI

Berita Sesudah

Belajar Memilih Diksi Positif dari Kasus Gus Miftah

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB

PADANG — Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB

PADANG — Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150...

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB

AGAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gencarkan sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan...

Berita Sesudah
Kisah Gembok Cinta di Negeri Para Oppa

Belajar Memilih Diksi Positif dari Kasus Gus Miftah

POPULER

  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesan Tauhid dan Penyerahan Diri dalamPuisi “Sembahyang Rumputan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Orang Tewas di Konsesi PT Bina, Warga Desak Disnaker Evaluasi Standar K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Tahun Duo Srikandi Dharmasraya, Pendidikan dan OVOP Jadi Andalan Bangun Ekonomi Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024