Jumat, 16/1/26 | 16:20 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Kota Layak Anak Diuji, Ketua IMAPAR UIN IB Padang Soroti Kasus Penganiayaan di Marunggi

Minggu, 08/12/24 | 20:16 WIB

Pariaman, Scientia.id – Tragedi penganiayaan yang terjadi di Marunggi, Kota Pariaman menjadi sorotan publik, termasuk ketua Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Piaman Raya (IMAPAR) UIN IB Padang, Faril Irvanda. Dalam pandangannya, kasus ini tidak hanya mencerminkan persoalan individu, tetapi juga menjadi gambaran kompleksnya masalah sosial, budaya dan hukum di Pariaman, yang selama ini dikenal dengan julikan Kota Layak Anak.

Faril menyoroti bahwa julukan Kota Layak Anak seharusnya menjadi pengingat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi generasi muda.

“Pariaman dikenal sebagai Kota Layak Anak, yang seharusnya menjadi tempat dimana anak-anak dan remaja bisa tumbuh dalam suasana yang positif, dampak kekerasan atau ancaman bullying. Kasus ini mencerminkan bahwa kita telah gagal menjaga esensi dari julukan tersebut,” tegas Faril saat pada Scientia.id, Minggu (8/12).

BACAJUGA

IMAPAR UIN IB Padang Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Asam Pulau

IMAPAR UIN IB Padang Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Asam Pulau

Kamis, 08/1/26 | 16:52 WIB
Pemko Pariaman Perkuat Program Pencegahan Korupsi Lewat Rakor MCSP KPK 2025

Pemko Pariaman Perkuat Program Pencegahan Korupsi Lewat Rakor MCSP KPK 2025

Jumat, 07/11/25 | 17:54 WIB

Menurutnya, kasus penganiayaan ini bermula dari perundungan (bullying) yang dilakukan oleh korban terhadap pelaku.

“Bullying adalah akar dari banyak tragedi. Korban memang salah karena memicu sakit hati pelaku, tetapi tindakan balas dendam berupa penganiayaan juga tidak dapat dibenarkan dari sisi hukum maupun agama,” ujarnya.

Dari sudut pandang budaya dan agama, Faril mengkritisi degradasi nilai-nilai moral di tengah masyarakat Pariaman.

“Sebagai daerah yang berpegang pada falsafah Adat Basandi Syara’- Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK), Kota Pariaman seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan agama. Tingginya kasus kriminalitas termasuk penganiayaan ini, menunjukkan bahwa ada yang perlu diperbaiki, terutama dalam mendidik generasi muda,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran penting keluarga dalam membentuk karakter anak.

“Keluarga adalah pondasi utama. Jika pendidikan moral, agama dan kasih sayang ditanamkan sejak dini, kita bisa mencegah generasi muda terjerumus ke dalam konflik seperti ini,” katanya.

Faril menekankan bahwa sebagai Kota Layak Anak, Pariaman harus memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi korban perundungan serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya bullying.

“Lingkungan sosial yang suportif dan kesadaran masyarakat terhadap Pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan harus menjadi prioritas. Hanya dengan itu kita dapat mengembalikan Pariaman sebagai Kota Layak Anak yang sebenarnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemuda Padang Pariaman Diberdayakan Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas

Tragedi ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bersama-sama mencegah perundungan, menguatkan nilai-nilai agama dan budaya. (tmi)

Tags: IMAPARPariaman
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kripik Balado Salsabila, Sukses Menebar Manfaat Modal Nekad dengan Mudahnya Transaksi BRI

Berita Sesudah

Belajar Memilih Diksi Positif dari Kasus Gus Miftah

Berita Terkait

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

Rabu, 17/12/25 | 16:47 WIB

Padang, Scientia.id - Taman Budaya Sumatera Barat menggelar Seminar sastra bertema “Negeri (dan) Ironi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan...

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah
Kisah Gembok Cinta di Negeri Para Oppa

Belajar Memilih Diksi Positif dari Kasus Gus Miftah

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Tegaskan Gerakan Pramuka Pembentuk Generasi Muda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PDAM Kota Padang Putuskan Sambungan Air Tanpa Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024