Rabu, 21/10/26 | 06:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Bakal Terapkan EEWS, Sumbar Perkuat Mitigasi Bencana Gempa Bumi

Daerah Sumbar sangat rawan terhadap ancaman bencana, terutama gempa bumi hingga Megathrust Mentawai.

Senin, 07/10/24 | 10:00 WIB
Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menerima cinderamata dari MDMC, Minggu (6/10). (SCINETIA/adpsb)

PADANG, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bakal menerapkan teknologi Earthquake Early Warning System (EEWS), sebagai upaya dalam penanggulangan bencana.

Pernyataan itu disampaikan Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy dalam Kuliah Umum tentang Penanganan Bencana serta Kesiapan Menghadapi Potensi Megathrust di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Minggu (6/10).

EEWS atau sistem peringatan dini gempa bumi ini, bakal bekerja untuk mendeteksi gelombang sebelum terjadinya gempa. “Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan interval waktu itu untuk berlindung,” ungkap Audy.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut Pemprov Sumbar memiliki 10 kebijakan dalam penanggulangan bencana. Rinciannya aktivasi EWS dan EWS inklusi, memperkuat Pusdalop PB, optimalisasi tempat evakuasi sementara (TES).

BACAJUGA

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Senin, 19/10/26 | 15:40 WIB
Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Sabtu, 17/10/26 | 21:25 WIB

Fungsional jalur evakuasi seluruh daerah rawan bencana, optimalisasi sosialisasi (digital dan konvensional), perluasan program Desa Tangguh Bencana (DESTANA), replikasi dan perluasan blue line tsunami safe zone (Batas Landaan Tsunami).

Selanjutnya, penerapan building code berupa pemanfaatan gedung ramah gempa sebagai shelter, perkuat Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta optimalisasi an kolaborasi kerja sama dengan banyak pihak.

“Untuk meminimalisir resiko, Sumbar sangat membutuhkan kolaborasi dari banyak pihak, mulai dari pemerintah, organisasi kemanusiaan, akademisi, media, dan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Audy, salah satu mitra strategis Pemprov Sumbar dalam penanganan bencana di Sumbar yakni Muhammadiyah. Kolaborasi ini dilakukan melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada Januari-Juni 2024 Indonesia telah mengalami bencana sebanyak 874 kali. Akibatnya 263 korban jiwa, 28 hilang, dan 410 orang luka-luka, serta 3.864.634 warga mengungsi.

Secara akumulatif, menurutnya sekitar terjadi 141 bencana di Sumbar. Bencana didominasi longsor, banjir dan angin kencang. Dampaknya, ada 94 korban jiwa, 87.081 pengungsi, 9.331 rumah rusak, 55 sekolah rusak dan 132 jembatan terdampak, serta 5 unit fasilitas kesehatan rusak.

“Bencana gempa, tsunami kapan datangnya tidak ada yang bisa memastikan. Tapi untuk memitigasi dampak, tidak ada salahnya EEWS kita manfaatkan,” ujar Audy.

Ketua MDMC Sumbar, Portito, menjelaskan Kuliah Umum ini digelar dalam rangka memperingati bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) tahun 2024. Tak hanya itu, tapi juga membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman megathrust.

“Dengan tujuannya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang kemungkinan terjadi,” ungkap Portito.

Adapun nara sumber kegiatan ini, Plt Gubernur Sumbar, Kementerian ESDM, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Direktur Fasilitas Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB.

Kemudian Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Ketua LLHPB PP Aisiyah, Pengurus Pusat MDMC, dan Dewan Pakar MDMC Sumatera Barat, serta juga dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Sumbar.

“Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat, terbukti dari membludaknya peserta yang mencapai 1.284 orang,” tuturnya. (adpsb)

Tags: EEWS Pendeteksi Gempa BumiMDMC SumbarMegathrust MentawaiMitigasi Bencana Gempa BumiMitigasi Megathrust MentawaiPemprov SumbarPlt Gubernur Sumbar Audy Joinaldy
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mendidik Anak dengan Keteladanan

Berita Sesudah

Catat Kinerja Positif, Penumpang KAI di Sumbar Capai 1,3 Juta Lebih

Berita Terkait

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Senin, 19/10/26 | 15:40 WIB

Padang Pariaman, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus, menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan...

Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

Sabtu, 17/10/26 | 21:25 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menginstruksikan seluruh tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pelayanan kesehatan jemput bola dan...

Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

Jumat, 16/10/26 | 19:25 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melakukan peninjauan lapangan di...

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB

Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendesak Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan...

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

PASAMAN,— Anggota DPRD Sumatera Barat, Muzli M. Nur, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di...

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Senin, 12/10/26 | 10:16 WIB

Arosuka, Scientia.id — Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok pada 21 September 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi...

Berita Sesudah
Catat Kinerja Positif, Penumpang KAI di Sumbar Capai 1,3 Juta Lebih

Catat Kinerja Positif, Penumpang KAI di Sumbar Capai 1,3 Juta Lebih

POPULER

  • Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]

    Bupati Padang Pariaman Buka Soundbar Fest II

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Cuaca Berubah, Hama Ikut Berubah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membedah Luka Anak Rantau dalam Lagu “Sesi Potret”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026