Sabtu, 23/5/26 | 02:58 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Mentawai Keluar dari Status Daerah Tertinggal, Benarkah?

Selain Kabupaten Kepulauan Mentawai, terdapat 25 kabupaten lain dari 11 provinsi di Indonesia yang keluar dari status daerah tertinggal.

Jumat, 04/10/24 | 16:34 WIB
Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy bersama istri mengenakan pakaian adat Mentawai. (SCIENTIA/adpsb)

PADANG, Scientia – Kado manis menyambut Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) 2024. Pasalnya, tepat usia 25 tahun sejak berdiri 4 Oktober 1999, kini berhasil keluar dari status daerah tertinggal.

Kabar baik Mentawai itu ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI Nomor 490 Tahun 2024 tentang Kabupaten Daerah Tertinggal yang Terentas Tahun 2020-2024.

“Alhamdulillah, perjuangan panjang ini berbuah manis. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” kata Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy secara tertulis diterima Scientia.id, Jumat (4/10).

Ia mengaku puas dan bersyukur atas keberhasilan daerah terluar Sumbar tersebut lepas dari status tertinggal. Semua ini berkat kegigihan semua pihak, baik pemerintah kabupaten, provinsi, pemerintah pusat, dan masyarakat setempat.

BACAJUGA

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB
DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

Dengan keluarnya Kabupaten Kepulauan Mentawai ini dari status tertinggal, kini tidak ada lagi daerah di Sumbar menyandang status tersebut. Kendati begitu, pihaknya akan terus melakukan pembinaan agar Mentawai semakin berkembang.

“Perhatian kita tidak boleh lepas dari Mentawai, meski saat ini statusnya tidak lagi kabupaten yang sangat tertinggal,” ujar Plt Gubernur Sumbar itu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar, Medi Iswandi mengaku, dalam empat tahun terakhir ini Pemprov Sumbar dengan pihak terkait telah melaksanakan beberapa program secara terpadu mengurangi aspek-aspek ketertinggalan di Mentawai.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penguatan ekonomi masyarakat Mentawai. Misalnya peningkatan sarana dan prasarana pelayanan pendidikan, tunjangan khusus guru dan tenaga pendidikan, sektor kesehatan, ekonomi, dan transportasi.

Tak hanya itu, Pemprov Sumbar juga terus berupaya membawa agenda provinsi dan nasional ke Kabupaten Kepulauan Mentawai. Termasuk promosi pariwisata Mentawai di dalam hingga ke luar negeri.

“Rakor kepala daerah, rakor pengentasan daerah tertinggal, penyelesaian bandara rokot dan jalan trans Mentawai merupakan beberapa contoh di antaranya,” terangnya.

Berdasarkan ketetapan Mendes PDTT dalam SK Nomor 490 tahun 2024, selain Kabupaten Kepulauan Mentawai, terdapat 25 kabupaten lain dari 11 provinsi di Indonesia yang juga berhasil dientaskan Tahun 2020 – 2024. (adpsb)

Tags: Audy JoinaldyDaerah Tertinggal di Sumatera BaratJumlah Daerah di Indonesia Keluar dari Status TertinggalKabupaten Kepulauan MentawaiKeindahan Wisata Pulau MentawaiMentawai Keluar dari Status Daerah TertinggalObjek Wisata Pulau MentawaiPemprov SumbarPlt Gubernur Sumbar Audy Joinaldy
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Baznas Diminta Bantu Pemko Bukittinggi Atasi Kemiskinan

Berita Sesudah

Masuki Masa Kampaye, ASN di Bukittinggi Diminta Jaga Netralitas

Berita Terkait

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB

Ratusan lulusan dari berbagai kampus mengikuti One Day With BTPN Syariah di UIN IB Padang, Kamis (21/5). (Foto/Scientia: Wahyu Amuk)....

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria mendukung langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menembus jejaring UNESCO Creative Cities...

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Senin, 11/5/26 | 14:35 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi bersama tenaga ahli DPRD mulai mengkaji gagasan pengajuan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM)....

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Senin, 11/5/26 | 14:33 WIB

PADANG — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra menegaskan pentingnya fokus Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap penanganan...

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

Senin, 11/5/26 | 14:31 WIB

PADANG — Persoalan jalan rusak, ketimpangan pembangunan antarwilayah, hingga lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna...

Berita Sesudah
ASN di Bukittinggi Diminta Jaga Netralitas dalam Pelaksanaan Pilkada

Masuki Masa Kampaye, ASN di Bukittinggi Diminta Jaga Netralitas

POPULER

  • Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

    Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warna-Warna dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Aikoku Koushinkyoku”, Lagu Jepang Bersejarah di Sumatera Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026