Minggu, 30/11/25 | 23:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Sedikit Demi Sedikit, Lama-lama Jadi Rumit

Minggu, 28/7/24 | 14:09 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Ada satu kebiasaan yang sering menjebak kita, yaitu menunda-nunda pekerjaan. Pekerjaan yang awalnya sepele ditunda dengan harapan nanti dapat diselesaikan. Hari pun berganti, pekerjaan pun bertambah, dan terasa semakin berat saja. Tanpa disadari akan “meledak” dan membuat kita sesak.

Tidak salah kiranya bahwa hal paling rumit itu menyelesaikan pekerjaan yang ditunda. Terkadang pekerjaan itu tidaklah berat, namun sedikit niat yang tersemat untuk menyelesaikan dengan cepat. Ditumpuk begitu saja, mengingat masih ada esok untuk bekerja. Buruknya, pekerjaan itu semakin banyak dan membuatnya menjadi rumit. Saya menyebutnya sedikit demi sedikit lama-lama jadi rumit.

BACAJUGA

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Setidaknya ada dua hal yang harus dikelola dengan tepat, agar tidak terjadi hal serupa demikian. Tentu bukan sesuatu yang akurat, tapi ini solusi cepat. Dua hal itu adalah disiplin dan konsisten. Disiplin mengelola waktu dan konsisten mengerjakan pekerjaan menjadi dua hal yang mulai saya terapkan. Memang tidak serta-merta terealisasikan secara maksimal, namun perlahan dan pasti dikerjakan.

Saya memulainya dengan menetapkan hal prioritas untuk diselesaikan. Dari tumpukan pekerjaan itu, saya mulai memilih mana yang hampir dekat deadline, atau sudah lewat jatuh tempo tapi masih ada dispensasi. Ini sungguh menyedihkan, menyelesaikan pekerjaan dari asas pertimbangan tenggang rasa. Namun begitu, saya tetap kerjakan dengan maksimal.

Di sisi lain, saya mulai belajar untuk lebih realistis dengan diri sendiri. Saya mulai menyadari bahwa tidak semua hari akan produktif, tapi produktifitas bisa saja diusahakan setiap hari. Semua itu bagian dari sebuah proses, dan hal terpentingnya adalah menjaga ritme kerja, yakni dispilin dan konsisten.

Saya mulai berusaha untuk disiplin dan konsisten dalam bekerja, seperti mulai untuk tidak lagi menumpuk pekerjaan dan menjadikan rutinitas harian lebih teratur. Meski itu tidak semudah ucapan, perubahan postif mulai terasa, menyadarkan saya akan pentingnya setiap langkah kecil untuk lebih produktif. Paling tidak, segala hal menumpuk itu mulai perlahan menipis dan selesai.

Akhirnya saya menyadiri bahwa menumpuk pekerjaan itu seperti membiarkan cucian kotor. Semakin ditunda untuk dicuci, semakin menumpuk, dan semakin bau. Tapi tetap bisa untuk dibersihkan asalkan ada kemauan, disiplin, dan konsisten. Hingga suatu saat nanti kita bisa tertawa riang melihat tumpukan pekerjaan itu berhasil dituntaskan. Tidak ada lagi air mata kegelisahan, yang ada hanya tawa kebahagian dan bisikan “kenapa tidak dari dulu sih!”. Sekian.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

Berita Sesudah

Pemko Bukittinggi Rilis Program Pelayanan Kesehatan Primer 2024

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Satu Lagu Untuk Pulang

Minggu, 19/10/25 | 20:11 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Minggu lalu, saya menulis tentang kebiasaan aneh tapi menyenangkan, mendengarkan satu lagu saja, berulang-ulang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Minggu, 12/10/25 | 19:23 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Entah mengapa, hari itu saya hanya ingin mendengarkan satu lagu. Satu lagu saja! Padahal...

Suatu Hari di Sekolah

Saat Ide Mengalir di Detik Terakhir

Minggu, 05/10/25 | 20:02 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Ada satu fenomena unik yang saya kira hampir semua kita pernah...

Berita Sesudah
Pemko Bukittinggi Rilis Program Pelayanan Kesehatan Primer 2024

Pemko Bukittinggi Rilis Program Pelayanan Kesehatan Primer 2024

Discussion about this post

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana di Sumbar Terus Bertambah: 98 Meninggal dan 93 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024