Selasa, 17/2/26 | 20:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI CERPEN

Setetes Air dalam Bensin

Minggu, 30/6/24 | 09:10 WIB

Melihat keceriaanya itu, banyak orang menggodanya.

“Ha, di Makah ibuk sakik bakapanjangan se, tidak bisa beribadah dan berziarah dengan baik. Kini, ketika akan pulang ibuk sehat walafiat”. Dengan cepat dan ceria Ibu Rohana menjawab.

“Ya, Alhamdullilah, kini kita sudah bergelar haji. Aku membayangkan orang kampungku memangilku dengan Etek Haji bukan lagi dengan Etek Bensin”.

Semua yang mendengar kaget, tapi mereka hanya tersenyum dikulum. Aku dapat menebak apa yang dipikirkannya untuk apa sebetulnya Ibu Rohana ini ke Mekah. Ternyata ia hanya ingin namanya disebut sebagai Etek haji.

BACAJUGA

Cerpen Lelaki Tampan yang Membawaku Pergi

Cerpen Lelaki Tampan yang Membawaku Pergi

Minggu, 20/10/24 | 16:56 WIB
Luka Hati

Luka Hati

Minggu, 28/7/24 | 09:37 WIB

Sesampai di Bandara Tabing Padang, kami turun dari pesawat dan disambut oleh sanak keluarga dengan rasa haru. Begitu juga dengan Ibu Rohana. Aku melihat, betapa bahagianya ia ketika disambut keluarganya dan dipanggil dengan sebutan Etek Haji. Dengan besemangat .ia bercerita tentang kota Medinah dan Mekah serta tempat-tempat ziarah. Ia mengetahui semua tempat ziarah tersebut  seolah-olah ia mengunjungi semua tempat bersejarah itu. Tak ada ceritanya kalau selama di tanah suci sebetulnya ia sakit.

Beberapa hari setelah kepulanganku dari tanah suci, aku pergi membeli ketupat untuk sarapan keluarga ke Simpang. Sejatinya aku sudah melupakan cerita tentang ibu Rohana. Namun, ketika aku menunggu pesanan ketupat tersebut, beberapa ibu-ibu yang sedang makan ketupat di sana membicarakan nama Ibu Rohana karena ia memang berjualan bensin di sekitar itu. Sepenggalan dialog yang kutangkap yang membuat aku ternganga,

“Kabarnya Etek Haji bensin tu selama di Mekah sakit” Mendengar itu, ibu yang satu lagi menjawab.

“Ya, iyalah, ia naik haji dengan uang haram”. Mendengar itu temannya berkata,

“ Huss jangan begitu, dosa lho membicarakan aib orang.”

“ Aku tidak menjelekkannya, aku melihat  sendiri kalau ia menambahkan air ke dalam bensin yang dijualnya untuk memperoleh laba yang banyak.”

Mendengar dialog itu, aku beristigfar dan ingat nasihat penceramah ketika manasik haji. Mungkin ini makna perkataan penceramah dulu “walaupun hanya setestes air dicampurkan dalam bensin yang dijual dan uang penjualannya digunakan untuk  haji, akan membuat hajinya tidak diterima Allah. Wallahua’lam bissawwab, Hanya Allah yang tahu.

White Rose, Penghujung ‘23

 

Biodata Penulis:

Armini Arbain merupakan dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas. Buku-buku telah terbit dalam bentuk novel, kumpulan cerpen, dan buku referensi, seperti Novel Bergolak, Derita Anak Negeri, Kumpulan Cerpen: Lelaki Datang Malam, dan Pengarang-pengarang Sumatera Barat Era Reformasi: 1998-2013.

Halaman 7 dari 7
Prev1...67
Tags: #Armini Arbain
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Istilah “Magrib” dan “Orang Gila Mana” di Media Sosial

Berita Sesudah

Twenty-Four Eyes: Kehangatan dan Kepiluan dalam Satu Cerita

Berita Terkait

Cahaya dari Surau Tuo

Minggu, 11/1/26 | 22:10 WIB

Sumber: GeminiAI Cerpen: Rivana Dwi Puti* Dari balik buaian terkunci terdengar suara ayam memecah kesunyian panjang, seolah membangunkan seisi surau...

Kayu-Kayu yang Datang Bersama Air

Kayu-Kayu yang Datang Bersama Air

Minggu, 21/12/25 | 09:58 WIB

Gambar: Meta AI Cerpen: Putri Rahma Yanti   Aku bukan anak Sumatera Barat. Aku datang ke tanah ini membawa koper,...

Batu dan Zaman

Batu dan Zaman

Senin, 15/12/25 | 06:55 WIB

  Gambar dibuat dengan Meta AI Cerpen: Hasbi Witir   Di sebuah lorong yang bising dan pengap dengan bau yang...

Cerpen Lelaki Tampan yang Membawaku Pergi

Cerpen Lelaki Tampan yang Membawaku Pergi

Minggu, 20/10/24 | 16:56 WIB

Cerpen: Armini Arbain Senja turun dengan cepat dan azan magrib pun berkumandang dengan merdunya. Seperti biasa aku bergegas mengambil Alquran,...

Luka Hati

Luka Hati

Minggu, 28/7/24 | 09:37 WIB

Oleh: Armini Arbain*   Baru saja aku duduk melepas lelah setelah memberi penyegar pada wajah seorang ibu yang facial, Hp-ku...

Diriku dan Keterlambatan

Minggu, 16/4/23 | 12:12 WIB

Cerpen: Ibnu Naufal   Aku tak mengerti terkadang dengan diriku sendiri. Diri yang begitu unik dan istimewa, menuntut untuk diperlakukan istimewa oleh...

Berita Sesudah
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Twenty-Four Eyes: Kehangatan dan Kepiluan dalam Satu Cerita

Discussion about this post

POPULER

  • Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

    Membaca Cerpen “Robohnya Surau Kami” dari Perspektif Psikoanalisis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerpen “Pulanglah, Bujang” Karya Hasbunallah Haris dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Susunan Lengkap DPW PKB Sumbar 2026–2031, Firdaus Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024