Jumat, 29/8/25 | 18:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Disiplin Sehat: Menuntaskan Obat untuk Sembuh Sempurna

Minggu, 02/6/24 | 05:46 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Setiap kali saya berobat ke dokter dan mendapatkan resep, ada satu kebiasaan buruk yang sulit saya tinggalkan: tidak menyelesaikan obat ketika merasa sudah sembuh. Padahal, kesembuhan yang saya rasakan mungkin belum sempurna, dan dosis obat masih tersisa untuk beberapa kali minum lagi. Kebiasaan ini tidak hanya mengancam kesehatan pribadi saya, tetapi juga menimbulkan penyesalan yang mendalam.

Saya ingat satu kejadian yang memberikan pelajaran penting. Beberapa bulan lalu, saya demam, batuk, dan nyeri persendian. Dokter meresepkan antibiotik yang harus diminum selama tujuh hari penuh. Pada hari keempat, saya sudah merasa jauh lebih baik. Tenggorokan tidak lagi sakit, dan tubuh saya kembali bertenaga. Dengan perasaan senang dan optimis, saya memutuskan untuk berhenti minum obat. Menurut saya, mengapa harus terus minum obat jika sudah sembuh?

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Rahasia di Balik Semangkuk Mi Rebus

Minggu, 10/8/25 | 19:24 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Crack! Sebuah Denting Kecil

Minggu, 13/7/25 | 18:39 WIB

Namun, itu tidak berlangsung lama. Beberapa hari kemudian, infeksi itu kembali menyerang, kali ini lebih parah daripada sebelumnya. Tenggorokan saya terasa terbakar, dan demam tinggi membuat saya tak berdaya. Pengalaman ini mengajarkan saya betapa pentingnya disiplin dalam minum obat dan mengikuti dosis yang telah ditentukan.

Minum obat bukan hanya soal meredakan gejala, tetapi juga memastikan bahwa penyakit benar-benar teratasi hingga tuntas. Setiap dosis memiliki peran penting dalam proses penyembuhan, dan mengabaikan satu saja bisa berdampak fatal. Begitu yang saya pahami dari beberapa artikel yang dibaca.

Mengikuti aturan minum obat dengan tepat membutuhkan kedisiplinan dan kesadaran penuh. Setiap kali melihat kantong plastik yang di dalamnya ada beberapa obat dari klinik, mengingatkan saya untuk disiplin menghabiskannya. Disiplin minum obat bukan hanya soal ketaatan, tetapi juga bentuk cinta pada diri sendiri dan orang-orang yang peduli pada kita.

Saya belajar bahwa kebiasaan buruk ini harus dihentikan. Tidak ada lagi alasan untuk mengabaikan sisa dosis obat hanya karena merasa sudah sembuh, terutama antiniotik. Setiap butir obat yang diminum sesuai jadwal adalah langkah kecil menuju kesembuhan yang sempurna.

Disiplin dalam minum obat adalah tanggung jawab yang harus kita emban dengan serius. Mengikuti dosis dengan tepat adalah bentuk penghormatan pada diri sendiri dan proses penyembuhan yang kita jalani.  Sehingga pesan “Semoga Cepat Sembuh” dari plastik kemasan obat itu berjalan adanya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Susyi, Kimci, Piza, dan Kuliner Khas dari Negara Lain

Berita Sesudah

Perlawanan dalam Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Rumah dan Kenangan yang Abadi

Minggu, 24/8/25 | 21:15 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Minggu lalu, tepat pada 17 Agustus 2025, saya menulis sebuah catatan...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tuah Rumah

Minggu, 17/8/25 | 19:03 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Dalam dua tahun terakhir, rumah saya di kampung lebih sering sepi....

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Rahasia di Balik Semangkuk Mi Rebus

Minggu, 10/8/25 | 19:24 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Sore itu, hujan mengguyur tanpa henti sejak siang, menebar hawa dingin yang merayap masuk...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Melangkah Pelan dalam Dunia Pernaskahan: Catatan dari Masterclass Naskah Sumatera

Minggu, 03/8/25 | 21:28 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Menjadi peserta Masterclass Naskah Sumatera yang diadakan oleh SOAS University of...

Suatu Hari di Sekolah

Fiksi dan Fakta: Dua Sayap Literasi

Minggu, 27/7/25 | 16:28 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Perdebatan soal bacaan fiksi dan nonfiksi kerap muncul di...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Ruang Bernama Kita

Minggu, 20/7/25 | 21:04 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Pada 16 Februari 2025, saya pernah menulis di rubrik...

Berita Sesudah
Ideologi Simbolik dalam Cerpen “Jangan Bakar Lumbung Padi”

Perlawanan dalam Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

Discussion about this post

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi Affan, PMII Padang Ingatkan Jangan Ada Impunitas Aparat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024